Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

SISTEM SARAF PUSAT DAN SARAF TEPI LENGKAP

12,254 views

Published on

sistem saraf pusat terdiri atas otak dan medula spinalis. sistem saraf tepi ada 12 nervus cranial dan 31 nervus spinal

Published in: Education
  • Follow the link, new dating source: ❶❶❶ http://bit.ly/39mQKz3 ❶❶❶
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Sex in your area is here: ❶❶❶ http://bit.ly/39mQKz3 ❶❶❶
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

SISTEM SARAF PUSAT DAN SARAF TEPI LENGKAP

  1. 1. KELOMPOK 11 1. AMIRA PURI ZAHRA 2. AYU INDAH RACHMAWATI 3. CAKRA WIJAYA 4. ELIZABETH RUTINA 5. FEBRINA HELIMATUNISA 6. ILHAMSYAH 7. NADIRA RAHIL RACHMAWANI 8. NI MADE ARIYULIAMI SAVITRI 9. SEPTILIA SUGIARTI 10. THEODORA ADVEGERIANTI 11. WIVAN DJ
  2. 2. SKENARIO Mahasiswa kedokteran FK unila angkatan 2014 sedang mengikuti praktikum anatomi.Sebelum praktikum dilakukan pretest dengan materi mengenai neuron dan diminta untuk menggambarkan strukturnya. Saatpraktikum mereka nampak serius mengidentifikasi saraf pusat dan saraf perifer.Pada susunan saraf mereka belajar hingga mendalami lobus pada otak, saraf kranial, saraf spinal, dan juga otak kecil beserta fungsinya. Dengan menggunakan phantom buatan tentang system saraf bahkan mahasiswa dengan mudah dapat belajar tentang menings, ruangan-ruangan di dalam otak yang berisi liquor cerebrospinal dan system sinus duramater Lengkap sekali pertanyaan yang muncul di akhir pada diskusi praktikum antara lain “Bagaimana ya saraf ini bias menghantarkan rangsang dan kemana sajakah rangsang ini akan dihantarkan?” Keyword: neuron, otak, saraf kranial, saraf spinal, cerebellum, menings, liquor cerebrospinal, sinus duramater Main problem: system saraf pusat dan perifer
  3. 3. Sistem Saraf Pusat Sistem saraf pusat terdiri dari : 1. Otak 2. Sumsum tulang belakang (Medula spinalis) Fungsi : mengintegrasi, memproses dan mengkoordinasi data sensorik dengan perintah motorik.
  4. 4. OTAK DEPAN(PROENSEPHALON) a. Otak besar (Telensefalon) Otak besar terdapat paling ujung otak depan dan merupakan bagian terbesar (80% dari bobot otak). Otak besar terdiri atas dua belahan(hemisfer), belahan kiri dan belahan kanan. Permukaan luar otak besar berwarna abu-abu, disebut korteks,sedangkan sebelah dalamnya berwarna putih disebut sumsum.Kortes mengandung tumpukan badan sel neuronyang berperan dalam sistem limbik sebagai pusat emosi yang terdapat di sekitar korpus kalosum, dan medulla disusun oleh serabut saraf, pda medula terdapat bagian yang mengandung perikarion neuron yang disebut nukleus.Masing-masing hemisfer terbagi menjadi empat lobus yaitu lobus frontal (sekitar kening), lobus parietal (sekitar ubun-ubun), lobus temporal (samping) dan lobus oksipital (belakang).
  5. 5. b. Diensefalon Diencefalon berada didepan otak tengah bagian tersebut tedriri atas talamus, hipotalamus, dan infundibulum. Talamus terdiri atas subtansi kelabu yang dibangun oleh neuron tanpa selubung mielin. Bagian tersebut merupakan daerah penerimaan seluruh informasi sensorik,kecuali penciuman, dan hupotalamus terletak dibawah talamus, bagian tersebut mengandung sel neurosekretor yang menghsilakan neurohormon.Neurohormon berfungsi untuk mengontrol kelenjar pituitari selain itu, hipotalamus juga mengatur berbagai proses internal, seperti suhu tubuh, metabolisme karbohidrat,rasa lapar dan haus.
  6. 6. OTAK TENGAH Otak tengah (mesensefalon) terus tumbuh dan pada orang dewasa disebut otak tengah. Bagian ini terdiri dari pendikulus dan korpora kuadrigemina.
  7. 7. Otak belakang (rombensefalon) . a. Otak kecil terdiri atas dua hemisfer dan satu vermis yang terletak dibagian bawah belakang otak besar, bentuknya seperti otak besar tetapi lebih pipih dan berlekuk. Otak kecil merupakan pusat regulasi motorik, baik gerak refleks ataupun gerak sadar. Otak kecil berfungsi membantu otak besar untuk mengontrol aktivitas otot dan memperkuat pengiriman impuls ke otot dan membantu dalam mengatur keseimbangan sepanjang waktu.
  8. 8. b. Pons Pons (jembatan) berbentuk gepeng pada batang otak diatas medula oblongata. Pons mengandung lintasan hantaran motorik yang menghubungkan korteks otak besar dengan belahan otak kecil. Pons berfungsi sebagai jembata diantara kedua belahan otak kecil dan antara medula dengan otak besar
  9. 9. c. Medula oblongata Medula oblongata terdapat pada pangkal batang otak dibagian dasar tengkorak, sebagai lanjutan dari sumsum tulang belakang. Fungsi medulla oblongata adalah sebagai tempat persimpangan bagi serabut dan mengontrol aktivitas berbagai organ dalam, misalnya pernapasan, detak jantung, dan otot organ pencernaan
  10. 10. sumsum tulang belakang terdiri atas dua bagian. bagian luarnya merupakan massa berwarna putih, tersusun atas serabut saraf (ikatan akson dan dendrit) yang dibungkus oleh selubung.Bagian dalamnya merupakan massa berwarna abu-abu dimana permukaan luarnya berbentuk seperti sayap kupu-kupu.Bagian ujung "sayap" tersebut biasa disebut tanduk. Sepanjang sumsum tulang belakang terdapat 31 pasang saraf spinal. Cabang dari setiap saraf spinal mempunyai sebuah ganglion yang terletak dibagian ujung posterior.Pada bagian inilah bagian badal sel saraf sensorik berada, sedangkan badan sel saraf motorik terletak pada bagian ujung anterior. Sumsum tulang belakang memiliki beberapa fungsi antara lain, menyampaikan impuls sensorik dari sistem saraf tepi menuju ke otak dan sebagai pusat gerak refleks.
  11. 11. SARAF CRANIAL 1. Saraf olfactorius ( CN I ) Merupakan saraf sensorik. Saraf ini berasal dari epithelium olfaktori mukosa nasal. Berkas serabut sensorik mengarah ke bulbus olfaktori dan menjalar melalui traktus olfaktori sampai ke ujung lobus temporal (girus olfaktori), tempat persepsi indera penciuman berada.
  12. 12. 2. Saraf opticus ( CN II ) Merupakan saraf sensorik. Impuls dari batang dan kerucut retina di bawa ke badan sel akson yang membentuk saraf optic. Setiap saraf optic keluar dari bola mata pada bintik buta dan masuk ke rongga cranial melaui foramen optic. Seluruh serabut memanjang saat traktus optic, bersinapsis pada sisi lateral nuclei genikulasi thalamus dan menonjol ke atas sampai ke area visual lobus oksipital untuk persepsi indera penglihatan.
  13. 13. 3. Saraf okulomotorius ( CN III ) Merupakan saraf gabungan, tetapi sebagian besar terdiri dari saraf motorik. Neuron motorik berasal dari otak tengah dan membawa impuls ke seluruh otot bola mata (kecuali otot oblik superior dan rektus lateral), ke otot yang membuka kelopak mata dan ke otot polos tertentu pada mata. Serabut sensorik membawa informasi indera otot (kesadaran perioperatif ) dari otot mata yang terinervasi ke otak.
  14. 14. 4. Saraf traklear ( CN IV ) Adalah saraf gabungan , tetapi sebagian besar terdiri dari saraf motorik dan merupakan saraf terkecil dalam saraf cranial. Neuron motorik berasal dari langit-langit otak tengah dan membawa impuls ke otot oblik superior bola mata. Serabut sensorik dari spindle otot menyampaikan informasi indera otot dari otot oblik superior ke otak.
  15. 15. 5. Saraf trigeminal ( CN V ) Saraf cranial terbesar, merupakan saraf gabungan tetapi sebagian besar terdiri dari saraf sensorik. Bagian ini membentuk saraf sensorik utama pada wajah dan rongga nasal serta rongga oral. Neuron motorik berasal dari pons dan menginervasi otot mastikasi kecuali otot buksinator.Badan sel neuron sensorik terletak dalam ganglia trigeminal. Serabut ini bercabang ke arah distal menjadi 3 divisi : Cabang optalmik membawa informasi dari kelopak mata, bola mata, kelenjar air mata,sisi hidung, rongga nasal dan kulit dahi serta kepala. Cabang maksilar membawa informasi dari kulit wajah, rongga oral (gigi atas, gusi dan bibir) dan palatum. Cabang mandibular membawa informasi dari gigi bawah, gusi, bibir, kulit rahang dan area temporal kulit kepala.
  16. 16. 6. Saraf abdusen ( CN VI ) Merupakan saraf gabungan, tetapi sebagian besar terdiri dari saraf motorik. Neuron motorik berasal dari sebuah nucleus pada pons yang menginervasi otot rektus lateral mata. Serabut sensorik membawa pesan proprioseptif dari otot rektus lateral ke pons.
  17. 17. 7. Saraf fasial ( CN VII ) Merupakan saraf gabungan. Meuron motorik terletak dalam nuclei pons. Neuron ini menginervasi otot ekspresi wajah, termasuk kelenjar air mata dan kelenjar saliva Neuron sensorik membawa informasi dari reseptor pengecap pada dua pertiga bagian anterior lidah.
  18. 18. 8. Saraf vestibulokoklearis ( CN VIII ) Hanya terdiri dari saraf sensorik dan memiliki dua divisi. Cabang koklear atau auditori menyampaikan informasi dari reseptor untuk indera pendengaran dalam organ korti telinga dalam ke nuclei koklear pada medulla, ke kolikuli inferior, ke bagian medial nuclei genikulasi pada thalamus dan kemudian ke area auditori pada lobus temporal. Cabang vestibular membawa informasi yang berkaitan dengan ekuilibrium dan orientasi kepala terhadap ruang yang diterima dari reseptor sensorik pada telinga dalam.
  19. 19. 9. Saraf glosofaringeal ( CN IX ) Merupakan saraf gabungan. Neuron motorik berawal dari medulla dan menginervasi otot untuk wicara dan menelan serta kelenjar saliva parotid. Neuron sensorik membawa informasi yang berkaitan dengan rasa dari sepertiga bagian posterior lidah dan sensasi umum dari faring dan laring ; neuron ini juga membawa informasi mengenai tekanan darah dari reseptor sensorik dalam pembuluh darah tertentu.
  20. 20. 10. Saraf vagus ( CN X ) Merupakan saraf gabungan. Neuron motorik berasal dari dalam medulla dan menginervasi hampir semua organ toraks dan abdomen. Neuron sensorik membawa informasi dari faring, laring, trakea, esophagus, jantung dan visera abdomen ke medulladan pons.
  21. 21. 11. Saraf aksesori spinal ( CN XI ) Merupakan saraf gabungan, tetapi sebagian besar terdiri dari serabut motorik. Neuron motorik berasal dari dua area : bagian cranial berawal dari medulla dan menginervasi otot volunteer faring dan laring, bagian spinal muncul dari medulla spinalis serviks dan menginervasi otot trapezius dan sternokleidomastoideus. Neuron sensorik membawa informasi dari otot yang sama yang terinervasi oleh saraf motorik ; misalnya otot laring, faring, trapezius dan otot sternokleidomastoid.
  22. 22. 12. Saraf hipoglosal ( CN XII ) Termasuk saraf gabungan, tetapi sebagian besar terdiri dari saraf motorik. Neuron motorik berawal dari medulla dan mensuplai otot lidah. Neuron sensorik membawa informasi dari spindel otot di lidah.mata.
  23. 23. SARAF SPINAL
  24. 24. Spinal Nerve
  25. 25. Cervical (C1-C5) = 8 pasang untuk mengatur lengan, leher Torakal (T1-T12) = 12 pasang untuk mengatur tubuh Lumbal (L1-L5) = 5 pasang untuk mengatur tungkai Sakral (S1-S5) = 5 pasang untuk mengatur pelvis dan sekitar pangkal paha Coccygeal = 1 pasang untuk mengatur pangkal paha
  26. 26. TULANG PELINDUNG SARAF CALVARIA BASIS CRANII VERTEBRATA
  27. 27. 1. Duramater Duramater adalah lapisan meninges yang tebal, kuat, dan paling dekat dengan otak. Duramater berarti “ibu yang kuat”. Pada bagian terluar yang longgar terdiri dari serat fibrosa dan serat elastis. Pada bagian tengah kebanyakan berserat dan terdiri dari dua bagian: lapisan endosteal (yang lebih dekat dengan tengkorak) dan lapisan meningeal (yang lebih dekat dengan otak). Duramater bersifat seperti kantung yang menyelubungi arachnoid dan membawa darah dari otak ke jantung.
  28. 28. 2. Arachnoid Lapisan meninges yang terletak dibagian tengah disebut arachnoid mater. Dinamakan demikian karena strukturnya mirip jaring laba-laba namun transparan. Struktur ini memberikan efek bantalan untuk sistem saraf pusat. Arachnoid merupakan membran transparan yang tipis serta terdiri dari jaringan fibrosa dan sel-sel yang kedap cairan. Arachnoid tidak mengikuti bentuk permukaan otak jadi terlihat seperti kantong yang longgar tapi pas.
  29. 29. 3. Piamater Piamater adalah membran yang sangat halus, tipis, dan mengikuti bentuk permukaan otak yang berlekuk-lekuk. Ia terdiri dari jaringan fibrosa dan sel yang kedap cairan. Pada piamater terdapat pembuluh darah menuju ke otak dan sumsum tulang belakang.
  30. 30. SINUS DURAMATER Duramater adalah lapisan terluar yang lapisan nya tebal dan terdiri dari 2 lapisan. Lapisan ini biasanya terus bersambungan tetapi terputus pada beberapa spesifik. a. Lapisan Periosteal luar pada duramater melekat pada permukaan dalam kranium. Peran : sebagai periosteum pada tulang tengkorak. b. Lapisan Meningeal dalam pada duramater tertanam sampai ke dalam fisura otak dan terlipat kembali kearahnyauntuk membentuk bagian – bagian berikut :
  31. 31. 1. Falks serebrum terletak dalam fisura longitudinal antara hemisfer serebral. 2. Falks serebelum membentuk bagian pertengahan antar hemisfer serebelar 3. Tentorium serebelum memisahkan serebrum dari serebelum 4. Sela diafragma tulang yang membungkus kelenjar hipofisis. Pada beberapa regia Lapisan Periosteal dan Lapisan Meningeal dipisahkan oleh pembuluh darah besar, sinus vena yang mengalirkan darah keluar dari otak. Ruang subdural : memisahkan duramater dari araknoid pada regia kranial dan medulla spinalis. Ruang Epidural : ruang potensial antara periosteal luar dan lapisan meningeal dalam pada duramater di regia medulla spinalis.
  32. 32. Cairan cerebrosipnal Cairan cerebrosipinal mengelilingi ruang subaraknoid disekitar otak dan medulla spinalis. Cairan ini juga mengisi ventrikel dalam otak. - css dihasilkan oleh Flexus coroideus
  33. 33. - css dihasilkan oleh Flexus coroideus Ventrikrel Lateral Ventrikel tertius Ventrikel kuartus Sub araknoid dan medulla spinalis Sinus duramasit Melalui foramen intervetrebalis Melalui aquaductus cerebri absopsi
  34. 34. NEUROGLIA Fungsi: penopang struktural & nutrisional bagi neuron, isolasi elektrikal, menaikkan konduksi impuls di sepanjang akson Ada 2 jenis sel glia: 1. Sel glia pada sistem saraf pusat 2. Sel glia pada sistem saraf tepi
  35. 35. Sel Glia pada SSP Astrocytus: ukuran paling besar, bentuk sferis, tidak teratur, fungsi utamamemberi sokongan struktur sel, memberi nutrisi, membentuk barrier darah-otak Oligodendrocytus: jumlah paling banyak, fungsi pendukung konduksi impuls pada SSP (membentuk myelin pd SSP) Sel ependima: mrp neuroepitel, terdapat di lapisan dalam ventrikel otak, fungsi penghasil cairan serebrospinal, perlindungan nutrisi sel Mikroglia: ukuran paling kecil, fungsi komponen fagositik (melindungi sel dari pengaruh luar)
  36. 36. Sel Glia pada sistem saraf tepi Sel Schwan: di sepanjang akson, fungsi penghasil myelin meningkatkan konduksi impuls saraf Sel satelit: sel penyokong pada sel saraf tepi
  37. 37. SARAF BERDASARKAN FUNGSI ADA 3 MACAM 1. S. SENSORIK = SARAF AFFERENT 2. S. MOTORIK = SARAF EFFERENT 3. S. ASOSIASI = INTER NEURON
  38. 38. SARAF SENSORIK : AFEREN Menghantarkan rangsangan dari reseptor sensoris ke sistem saraf pusat. Reseptor terdapat didendrit atau badan sel yang menerima rangsangan fisik atau kimiawi.
  39. 39. SARAF MOTORIK : EFEREN Membawa informasi keluar SSP ke organ sasaran (sel otot atau kelenjar). - SARAF SOMATIK - SARAF OTONO-MIK
  40. 40. SARAF ASOSIASI : INTER NEURON Menyampaikan pesan antara s. sensorik dan s. motorik. Terletak di SSP dengan jumlah hampir 90% dari seluruh neuron.
  41. 41. Potensial Aksi (Despolarisasi dan Respolarisasi) 1. Jika ion serabut saraf cukup terstimulasi, maka gerbang Na+ akan terbuka 2. Ion positif bergerak pada sel, mengubah potensial istirahat (polarisasi) menjadi potensial aksi (depolarisasi) ditunjukkan dengan pergeseran diferensial dari -65mV kepuncak listrik (potensial puncak) yang hampir mencapai +40 mV. Depolarisasi juga menyebabkan terbukanya lebih banyak gerbang natrium, yang kemudian akan mempercepat respon dalam siklus umpan balik positif 3. Potensial aksi sangat singkat , hanya bertahan kurang dari seperseribu detik. 4. Gerbang natrium menutup, menghentikan aliran ion Na+ , gerbang kalium membuka, ion K+ mengalir keluar sel dengan deras. 5. Repolarisasi (polarisasi balik) adalah pemulihan daya potensial untuk kembali pada keadaan istirahat a.Pompa Na+ dan K+ membantu pengembalian gradien konsentrasi ion asal melewati membran sel. b. Pompa akan menghancurksn kelebihan ion Na+ dan mengembalikan K+ yang telah berdifusi keluar sel.
  42. 42. SINAPSIS Hubungan khusus Rangsang (stimulus) dihantarkandari neuron ke sel target Komponen sinaps: 1. Membran presinaps: letak berdekatan dg sel asal impuls, mengandung penebalan padat elektron, saat stimulasi mengeluarkan neurotransmiter 2. Celah sinaptik: celah berisi cairan, letak: antara membran presinaps dg membran postsinaps, mrp media yg menghantarkan neurotransmiter ke membran postsinaps 3. Membran postsinaps: mrp penebalan membran plasma pd sel target
  43. 43. MEKANISME KERJA SINAP 1. Impuls/P.A sampai di axon presinap 2. Saluran ion Ca (kalsium) terbuka 3. Ion Ca masuk  translokasi vesikel 4. Eksositosis (keluarnya transmiter ke celah sinap) 5. Neurotransmiter berikatan dg reseptor 6. Efek Excitatory (menghantar) atau Inhibitory (menghambat) impuls
  44. 44. NEUROTRANSMITTER Bahan kimia yang meneruskan informasi pada celah sinaps. Dibuat oleh sel sendiri (badan sel) TIPE TRANSMITTER Cholinergik Aminoacid Amin Peptida Acetyl choline GABA, Glutamat, Glycine Dopamine (DA), Epinephrine, Histamine Serotonin Endorphin, Enkephalin, substance P
  45. 45. TERIMA KASIH

×