Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Teori belajar dan pembelajaran

130 views

Published on

Teori Belajar dan Pembelajaran model Childreen Learning In Science (CLIS)

Published in: Education
  • Be the first to comment

Teori belajar dan pembelajaran

  1. 1. KELOMPOK 4
  2. 2. LATAR BELAKANG
  3. 3. RUMUSAN MASALAH 1. Apa pengertian model belajar CLIS? 2.Apa faktor yang memengaruhi CLIS? 3.Bagaimana penerapan CLIS dalam pembelajaran? 4.Apa kelemahan dan kelebihan model belajar CLIS dalam belajar mengajar?
  4. 4. • Model pembelajaran CLIS adalah kerangka berpikir untuk menciptakan lingkungan yang memungkinkan terjadinya kegiatan belajar mengajar yang melibatkan siswa dalam kegiataan pengamatan dan percobaan dengan menggunakan LKS. • Model pembelajaran CLIS bertujuan membentuk pengetahuan (konsep) ke dalam memori siswa agar konsep tersebut dapat bertahan lama, karena menggunakan sederet tahapan kegiatan siswa dalam mempelajari konsep yang diajarkan.
  5. 5. CLIS MENURUT PARA AHLI 1. Rosalind Driver Mengatakan bahwa model pembelajaran CLIS adalah model mengajar yang sudah ditentukan dan terdiri dari beberapa tahap: • Orientasi • Pemunculan gagasan • Penyusunan ulang gagasan • Penerapan gagasan • Mengkaji ulang perubahan gagasan Berdasarkan tahapan tersebut maka dapat dikemukakan karakteristik model pembelajaran CLIS antara lain: • Dilandasi oleh pandangan konstruktifisme • Pembelajaran berpusat pada siswa • Melakukan aktifitas hands on/ minds on • Menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar
  6. 6. Alfiati Syafrina (2000: 20) “Mengemukakan bahwa model belajar CLIS adalah model pembelajan yang memiliki tahap-tahap untuk membangkitkan pemahaman konseptual siswa yang dilandasi pandangan konstruktivisme yang memperhatikan pengalaman dan konsep awal siswa, pembelajaran berpusat pada siswa melalui aktivitas hands on/ minds on dan menghadapi lingkungan sebagai bahan belajar.”
  7. 7. KELEBIHAN MODEL PEMBELAJARAN CLIS1. Gagasan anak lebih mudah dimunculkan 2. Empat syarat perubahan konsepsi yang dikemukakan oleh posner et al terpenuhi 3. Membiasakan siswa belajar mandiri dalam memecahkan suatu masalah 4. Menciptakan kreativitas siswa untuk belajar sehingga tercipta suasana kelas yang lebih nyaman dan kreatif, terjalinnya kerja sama sesama siswa dan siswa terlibat secara langsung dalam melakukan kegiatan.
  8. 8. KELEMAHAN MODEL PEMBELAJARAN CLIS
  9. 9. Menciptakan situasi belajar terbuka dan kebebasan mengemukaan gagasan Memberikan kesempatan untuk bertanya. Kemudian pada akhir kegiatan pembelajaran, guru menjelaskan konsep dan contohnya Memberikan tugas peorangan
  10. 10. • Dalam Yuyu Rahayu (2001 : 29) Russefendi (1983 : 30) menyatakan perlu memerhatikan beberapa faktor yang dapat memengaruhi hasil belajar, M. Surya menemukakan aspek-aspek tergolong kedalam faktor internal, yaitu : 1. Faktor fisiologis 2. Faktor psikologis 3. Faktor kematangan
  11. 11. FAKTOR FISIOLOGIS Fakor psikologis, baik bersifat bawaan maupun yang diperoleh siswa • Faktor potensial : intelengensi dan bakat • Faktor aktual : achievment atau prestasi • Faktor non-intelektif : minat, kebiasaan, motivasi, konsep diri, dan emosional. Faktor fisiologis atau jasmaniah siswa, baik bersifat bawaan maupun yang diperoleh siswa, misal : pendengaran, penglihatan, struktur, dan cacat tubuh FAKTOR PSIKOLOGIS FAKTOR KEMATANGAN baik fisik maupun psikis
  12. 12. No . Perbedaan CLIS Konvensional 1. Kegiatan awal • Guru mengecek kehadiran siswa. Fase 1 : Orientasi • Guru melakukan apersepsi dan menghadapkan siswa pada fenomena alam yang sering dijumpai. Fase 2 : Pemunculan gagasan awal • Guru menggali konsepsi awal siswa • Mengondisikan siswa • Menyampaikan tujuan pembelajaran
  13. 13. No. Perbedaan CLIS Konvensional 2 Kegiatan Inti Fase 3 : Penyusunan gagasan a. Siswa menggunakan teori untuk berhipotesis. b. Guru mengajak siswa berkelompok untuk melakukan eksperimen c. Siswa melakukan eksperimen membuktikan hipotesisnya d. Siswa diminta menghubungkan hasil eksperimen dengan hipotesis Fase 4 : a. Siswa diminta menjawab pertanyaan-pertanyaan di LKS b. Dengan bimbingan guru, siswa mendiskusikan hasil eksperimen a. Guru menerangkan suatu konsep b. Siswa bertanya hal-hal yang tidak dimengerti c. Guru memberikan contoh soal aplikasi konsep d. Guru meminta isswa untuk mngerjakan latihan soal dari buku paket e. Siswa mencatat materi yang diterangkan dan diberi soal- pekerjaan rumah
  14. 14. No. Perbedaan CLIS Konvensional 3. Kegiatan penutup Fase 5 : Kaji ulang perubahan gagasan a. Guru memberikan pertanyaan lisan atau kuis untuk mengevaluai apa yang telah diperoleh selama proses pembelajaran a. Mengecek dan memberikan umpan balik
  15. 15. Pokok Materi Pelajaran Dilakukan tahap analisis kebutuhan pokok bahasan yang akan dijadikan materi pelajaran yang disesuaikan dalam silabus pembelajaran dan buku sumber pelajaran siswa. Silabus pembelajaran disesuaikan dengan - SK : memahami fungsi dan proses kerja berbagai peralatan teknologi informasi dan komunikasi - KD : menjelaskan fungsi dan cara kerja jaringan telekomunikasi (wireline, wirelesss, modem, satelit)
  16. 16. Tipe ini juga didesain untuk mengakomodasi rentang tingkat kemampuan siswa dalam suatu kelas dengan menggunakan teknik pengelompokan siswa sehingga terjadi proses interaksi antar siswa yang berimplikasi pada peningkatan pemahaman siswa tersebut.
  17. 17. 1. Fase orientasi 2. Fase pemunculan gagasan awal 3. Fase pengungkapan dan pertemuan awal 4. Pembuktian situasi dan konflik 5. Kontruksi gagasan baru dan evaluasi 6. Penerapan gagasan 7. Mengkaji ulang penerapan gagasan
  18. 18. • Children Learning In Science (CLIS) merupakan model pembelajaran yang dilandasi paradigma konstruktivisme dengan memperhatikan pengetahuan awal siswa menggunakan LKS. Pembelajaran berpusat pada siswa melalui aktivitas hands on / minds on. • Pembelajaran ini umum untuk semua mata pelajaran. Sehingga dalam penggunaannya harus disesuaikan dengan materi. • CLIS memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan seperti halnya model belajar lain.

×