Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
KELOMPOK 3 
Anggota : 
Adist Mutaqin Bilah 
Aldya Rachama Nurzaelan 
Hisyam Saepul Rohman 
Rinrin Karina 
Rizza Fauzi...
1.Latar Belakang : 
DAYAK VS MADURA 
Penduduk asli Kalimantan Barat adalah Suku Dayak yang hidup sebagai 
petani dan nelay...
2.PERMASALAHAN : 
 Dalam berkomunikasi penduduk yang heterogen ini menggunakan bahasa 
Indonesia atau Melayu sebagai baha...
 Ditambah lagi muncul persoalan bahwa suku Dayak 
merasa tidak puas dengan persaingan yang terus datang 
dari warga Madur...
3.PENYIMPANGAN TERHADAP 
AGAMA 
 Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu 
mengajarkan kepada umatnya untu...
4.PENYIMPANGAN TERHADAP UUD 1945 
 Pasal 28 A 
 Pasal 28 B, Ayat ( 2 ) 
 Pasal 28 G, Ayat ( 1 ) 
 Pasal 28 H, Ayat ( 1...
5. SOLUSI 
(1) Untuk sementara waktu yang tidak dapat ditentukan batasnya, etnis 
Dayak dan Melayu sepakat tidak menerima ...
(4) Dialog antar etnis yang berkesinambungan 
dengan memanfaatkan lembaga adat masyarakat 
perlu dilakukan dalam proses pe...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

PENYIMPANGAN KEPADA SILA KE 3

PPT berisi satu masalah yang menyimpang terhadap silake 3.

  • Login to see the comments

PENYIMPANGAN KEPADA SILA KE 3

  1. 1. KELOMPOK 3 Anggota : Adist Mutaqin Bilah Aldya Rachama Nurzaelan Hisyam Saepul Rohman Rinrin Karina Rizza Fauziah Nurasyfa
  2. 2. 1.Latar Belakang : DAYAK VS MADURA Penduduk asli Kalimantan Barat adalah Suku Dayak yang hidup sebagai petani dan nelayan Selain suku asli, suku lainnya yang juga telah masuk ke bumi Kalimantan adalah Melayu, Cina, Madura, Bugis, Minang dan Batak. Penduduk Madura pertama tiba di Kalimantan tahun 1930 di bawah program transmigrasi yang dicanangkan oleh pemerintah kolonial Belanda dan dilanjutkan oleh pemerintah Indonesia.Tahun 2000, transmigran membentuk 21% populasi Kalimantan Tengah.
  3. 3. 2.PERMASALAHAN :  Dalam berkomunikasi penduduk yang heterogen ini menggunakan bahasa Indonesia atau Melayu sebagai bahasa sehari-hari. Tetapi karena tingkat pendidikan mereka rendah, kebanyakan mereka memakai bahasa daerahnya masing-masing. Dengan demikian seringkali ditemui kesalah pahaman di antara mereka. Terlebih jika umumnya orang Madura berbicara dengan orang Dayak, gaya komunikasi orang Madura yang keras ditangkap oleh Orang Dayak sebagai kesombongan dan kekasaran.  Konflik Sampit tahun 2001 bukanlah insiden yang satu-satunya terjadi, karena telah terjadi beberapa insiden sebelumnya antara warga Dayak dan Madura. Konflik besar terakhir terjadi antara Desember 1996 dan Januari 1997 yang mengakibatkan 600 korban tewas.Salah satu insiden yang terjadi adalah kebakaran yang disebabkan oleh warga Madura dan kemudian sekelompok anggota suku Dayak mulai membakar rumah-rumah di permukiman Madura. Sedikitnya 100 warga Madura dipenggal kepalanya oleh suku Dayak selama konflik ini. Suku Dayak memiliki sejarah praktik ritual pemburuan kepala (Ngayau).
  4. 4.  Ditambah lagi muncul persoalan bahwa suku Dayak merasa tidak puas dengan persaingan yang terus datang dari warga Madura yang semakin agresif. Hukum-hukum baru telah memungkinkan warga Madura memperoleh kontrol terhadap banyak industri komersial di provinsi ini seperti perkayuan, penambangan dan perkebunan
  5. 5. 3.PENYIMPANGAN TERHADAP AGAMA  Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu menjaga persatuan. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an Surat Ali Imron ayat 103.  "Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah dan janganlah kamu bercerai berai dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuh-musuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk." (Q.S. Ali 'Imran [3]: 103)
  6. 6. 4.PENYIMPANGAN TERHADAP UUD 1945  Pasal 28 A  Pasal 28 B, Ayat ( 2 )  Pasal 28 G, Ayat ( 1 )  Pasal 28 H, Ayat ( 1 )  Pasal 28 J, Ayat ( 1 )
  7. 7. 5. SOLUSI (1) Untuk sementara waktu yang tidak dapat ditentukan batasnya, etnis Dayak dan Melayu sepakat tidak menerima kembali etnis Madura di bumi Kalimantan terutama di daerah konflik . Hal ini dilakukan agar tidak terjadi bentrokan di antara mereka karena sangat rentan tersulut oleh isu yang akan membakar kemarahan kedua belah pihak; (2) Rehabilitasi bangunan yang rusak akibat pengrusakan dan pembakaran terhadap infrastruktur masyarakat umum juga dilakukan agar dapat berjalannya kegiatan masyarakat sebagaimana mestinya. Moral dan mental masyarakat juga perlu mendapat perhatian dan pembinaan agar terwujud suatu rekonsiliasi yang damai dan melibatkan kembali seluruh tokoh masyarakat; (3) Re-evakuasi dilakukan bagi korban konflik ke daerah yang lebih aman. Untuk itu perhatian terhadap keamanan mereka di daerah pengungsian harus didukung oleh pihak keamanan sampai mereka mendapat tempat yang layak;
  8. 8. (4) Dialog antar etnis yang berkesinambungan dengan memanfaatkan lembaga adat masyarakat perlu dilakukan dalam proses pembentukan kerjasama mengakhiri konflik yang berkepanjangan; (5) Demikian juga dengan penegakkan hukum terhadap pelaku pelanggaran hukum perlu dilakukan secara konsisten dan adil tanpa berpihak pada etnis tertentu selain itu kemampuan personil petugas keamanan perlu ditingkatkan.

×