Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
1. Teori Kepemimpinan Pemimpin Besar
(Great Man Theory)
a) Kepemimpinan adalah kemampuan yang
melekat. – Pemimpin besar di...
Menurut teori kepemimpinan ini seorang
pemimpin besar terlahir sebagai pemimpin yang
yang memiliki ciri-ciri yang istimewa...
Teori ini menganggap pemimpin itu
dilahirkan (given), bukan karena faktor
pendidikan dan pelatihan. Konsep kepemimpinan
da...
Adapun kelemahan dari seorang pemimpin pada
teori sifat diantaranya :
1.Terlampau banyak sifat-sifat yang harus dimiliki
s...
2. Teori Sifat (Karakter)
(Trait Theory)
 Pemimpin tebentuk karena warisan
karakteristik perilaku tertentu yang dimiliki
...
Teori sifat tersebut mengasumsikan
bahwa para pemimpin telah mewarisi sifat-
sifat di dalamnya yang membuat orang
cocok un...
3. Teori Perilaku (Behavior Theory)
 Sesuai prinsip ‘behaviorism’ seorang
pemimpin besar dapat dibentuk, tidak selalu
kar...
Teori perilaku disebut juga dengan teori sosial
dan merupakan sanggahan terhadap teori genetis.
Pemimpin itu harus disiapk...
Dasar pemikiran pada teori ini adalah
kepemimpinan merupakan perilaku seorang
individu ketika melakukan kegiatan
pengaraha...
4. Teori Situasional (Situational Theory)
 Pemimpin harus memilih tindakan yang
terbaik berdasarkan situasi yang sedang
d...
Teori Kepemimpinan Situasional adalah suatu
pendekatan terhadap kepemimpinan yang
menganjurkan pemimpin untuk memahami
per...
Penyesuaian gaya kepemimpinan yang
dimaksud adalah kemampuan menentukan ciri
kepemimpinan dan perilaku karena tuntunan
sit...
a. Model kontinum Otokratik-Demokratik
Gaya dan perilaku kepemimpinan tertentu
selain berhubungan dengan situasi dan kondi...
b. Model Interaksi Atasan-Bawahan
Menurut model ini, efektivitas kepemimpinan
seseorang tergantung pada interaksi yang ter...
c. Model Situasional
Model ini menekankan bahwa efektivitas
kepemimpian seseorang tergantung pada pemilihan
gaya kepemimpi...
 Memberitahukan
 Menjual
 Mengajak bawahan berperan serta
 Melakukan pendelegasian
d. Model Jalan-Tujuan
Seorang pemim...
e. Model Pimpinan-Peran serta Bawahan
Perhatian utama model ini adalah perilaku
pemimpin dikaitkan dengan proses pengambil...
5. Teori Kontingensi
Model kepemimpinan kontingensi
dikembangkan oleh Fiedler. Model
kepemimpinan kontingensi mengemukakan...
6. Teori Path – Goal
Teori ini sendiri merupakan salah satu pendekatan
situasional (kontingensi) yang menggunakan konsep-
...
7. Teori kelompok
Teori kelompok dalam kepemimpinan
(group theory of leadership) dikembangkan
atas dasar ilmu psikologi so...
8. Teori Social Learning
“Sosial Learning” merupakan suatu teori
yang dapat memberikan suatu model yang
menjamin kelangsun...
Power point kepemimpinan
Power point kepemimpinan
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Power point kepemimpinan

21,583 views

Published on

teori kepemimpinan

Published in: Leadership & Management
  • My brother found Custom Writing Service ⇒ www.HelpWriting.net ⇐ and ordered a couple of works. Their customer service is outstanding, never left a query unanswered.
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Writing good research paper is quite easy and very difficult simultaneously. It depends on the individual skill set also. You can get help from research paper writing. Check out, please ⇒ www.WritePaper.info ⇐
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • I downloaded your plans 2 days ago and had to come back just to say that, it's just like what you said in the video. There is enough variety of projects in here, big and small, intricate and simple. Cheers! 》》》 https://url.cn/xFeBN0O4
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Follow the link, new dating source: ❤❤❤ http://bit.ly/2Qu6Caa ❤❤❤
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Dating direct: ❶❶❶ http://bit.ly/2Qu6Caa ❶❶❶
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Power point kepemimpinan

  1. 1. 1. Teori Kepemimpinan Pemimpin Besar (Great Man Theory) a) Kepemimpinan adalah kemampuan yang melekat. – Pemimpin besar dilahirkan, bukan dibentuk. b) Pemimpin besar muncul sebagai heroik, mitos, dan ditakdirkan karena diperlukan. c) Disebut “Great Man” karena pada saat itu pemimpin dianggap kualitas laki-laki.
  2. 2. Menurut teori kepemimpinan ini seorang pemimpin besar terlahir sebagai pemimpin yang yang memiliki ciri-ciri yang istimewa yang mencakup: · Karisma · Kecerdasan · Kebijaksanaan · Memberikan dampak besar
  3. 3. Teori ini menganggap pemimpin itu dilahirkan (given), bukan karena faktor pendidikan dan pelatihan. Konsep kepemimpinan dalam teori orang besar adalah atribut tertentu yang melekat pada diri pemimpin, atau sifat personal, yang membedakan pemimpin dari pengikutnya. Teori ini secara garis besar merupakan penjelasan tentang orang besar atau pahlawan dengan pengaruh individualnya berupa karisma, intelegensi, kebijaksanaan, atau dalam bidang politik tentang pengaruh kekuasaannya yang berdampak terhadap sejarah.
  4. 4. Adapun kelemahan dari seorang pemimpin pada teori sifat diantaranya : 1.Terlampau banyak sifat-sifat yang harus dimiliki seorang pemimpin 2.Mengabaikan unsur Follower dan Situasi serta pengaruhnya terhadap efektivitas pemimpin 3.Tidak semua ciri cocok untuk segala situasi 4.Terlampau banyak memusatkan pada sifat-sifat kepemimpinan dan mengabaikan apa yang sebenarnya dilakukan oleh pemimpin.
  5. 5. 2. Teori Sifat (Karakter) (Trait Theory)  Pemimpin tebentuk karena warisan karakteristik perilaku tertentu yang dimiliki seseorang.  Tetapi, Jika perilaku tertentu adalah indikator kepemimpinan, mengapa banyak orang yang memiliki sifat kepemimpinan tetapi tidak menjadi pemimpin.
  6. 6. Teori sifat tersebut mengasumsikan bahwa para pemimpin telah mewarisi sifat- sifat di dalamnya yang membuat orang cocok untuk menjadi pemimpin. Banyak yang mengatakan bahwa pemimpin adalah orang yang dapat sepenuhnya mengekspresikan diri, sementara yang lain tidak bisa, dan ini adalah apa yang membuat mereka berbeda dari orang lain.
  7. 7. 3. Teori Perilaku (Behavior Theory)  Sesuai prinsip ‘behaviorism’ seorang pemimpin besar dapat dibentuk, tidak selalu karena dilahirkan atau dimitoskan.  Kepemimpinan tergantung pada tindakan, bukan pada kualitas mental atau kondisi internal  Setiap orang memiliki jiwa kepemimpinan melalui cara pembelajaran, observasi dank arena pengalaman
  8. 8. Teori perilaku disebut juga dengan teori sosial dan merupakan sanggahan terhadap teori genetis. Pemimpin itu harus disiapkan, dididik dan dibentuk tidak dilahirkan begitu saja (leaders are made, not born). Setiap orang bisa menjadi pemimpin, melalui usaha penyiapan dan pendidikan serta dorongan oleh kemauan sendiri. Teori ini tidak menekankan pada sifat-sifat atau kualitas yang harus dimiliki seorang pemimpin tetapi memusatkan pada bagaimana cara aktual pemimpin berperilaku dalam mempengaruhi orang lain dan hal ini dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan masing-masing.
  9. 9. Dasar pemikiran pada teori ini adalah kepemimpinan merupakan perilaku seorang individu ketika melakukan kegiatan pengarahan suatu kelompok ke arah pencapaian tujuan. Teori ini memandang bahwa kepemimpinan dapat dipelajari dari pola tingkah laku, dan bukan dari sifat-sifat (traits) soerang pemimpin. Alasannya sifat seseorang relatif sukar untuk diidentifikasikan.
  10. 10. 4. Teori Situasional (Situational Theory)  Pemimpin harus memilih tindakan yang terbaik berdasarkan situasi yang sedang dihadapi.  Gaya kepemimpinan berbeda-beda tergantung situasi yang berlainan.  Misalnya di tengah cendikiawan, gaya kepemimpinan demokratis mungkin paling tepat diterapkan
  11. 11. Teori Kepemimpinan Situasional adalah suatu pendekatan terhadap kepemimpinan yang menganjurkan pemimpin untuk memahami perilaku bawahan, dan situasi sebelum menggunakan perilaku kepemimpinan tertentu. Pendekatan ini menghendaki pemimpin untuk memiliki kemampuan diagnosa dalam hubungan antara manusia (Monica, 1998). Seorang pemimpin yang efektif dalam teori ini harus bisa memahami dinamika situasi dan menyesuaikan kemampuannya dengan dinamika situasi yang ada.
  12. 12. Penyesuaian gaya kepemimpinan yang dimaksud adalah kemampuan menentukan ciri kepemimpinan dan perilaku karena tuntunan situasi tertentu. Demikian pula seorang bawahan perlu dipertimbangkan sebelum pimpinan penyesuaian gaya kepemimpinan yang dimaksud adalah kemampuan menentukan ciri memilih gaya yang cocok atau sesuai. Dengan demikian berkembanglah berbagai macam model-model kepemimpinan diantaranya :
  13. 13. a. Model kontinum Otokratik-Demokratik Gaya dan perilaku kepemimpinan tertentu selain berhubungan dengan situasi dan kondisi yang dihadapi, juga berkaitan dengan fungsi kepemimpinan yang harus diselenggarakan. Ciri kepemimpinan yang menonjol disini adalah menjadi pendengar yang baik disertai perilaku memberikan perhatian pada kepentingan dan kebutuhan bawahan.
  14. 14. b. Model Interaksi Atasan-Bawahan Menurut model ini, efektivitas kepemimpinan seseorang tergantung pada interaksi yang terjadi antara pemimpin dan bawahannya dan sejauh mana interaksi tersebut mempengaruhi perilaku pemimpin yang bersangkutan. Seorang akan menjadi pemimpin yang efektif apabila :  Hubungan atasan dan bawahan dikategorikan baik  Tugas yang harus dikerjakan bawahan disusun pada tingkat struktur yang tinggi  Posisi kewenangan pemimpin tergolong kuat
  15. 15. c. Model Situasional Model ini menekankan bahwa efektivitas kepemimpian seseorang tergantung pada pemilihan gaya kepemimpinan yang tepat untuk menghadapi situasi tertentu dan tingkat kematangan jiwa bawahan. Dimensi kepemimpinan yang digunakan dalam metode ini adalah perilaku pemimpin yang berkaitan dengan tugas kepemimpinannya dan hubungan atasan-bawahan. Berdasarkan dimensi tersebut, gaya kepemimpina yang dapat digunakan adalah :
  16. 16.  Memberitahukan  Menjual  Mengajak bawahan berperan serta  Melakukan pendelegasian d. Model Jalan-Tujuan Seorang pemimpin yang efektif menurut model ini adalah pemimpin yang mampu menunjukkan jalan yang dapat ditempuh bawahan. Salah satu mekanisme untuk mewujudkan hal tersebut yaitu kejelasan tugas yang harus dilakukan bawahan dan perhatian pemimpin kepada kepentingan dan kebtuuhan bawahannya. Perilaku pemimpin berkaitan dengan hal tersebut harus merupakan faktor motivasional bagi bawahannya.
  17. 17. e. Model Pimpinan-Peran serta Bawahan Perhatian utama model ini adalah perilaku pemimpin dikaitkan dengan proses pengambilan keputusan. Perilaku pemimpin perlu disesuaikan dengan struktur tugas yang harus diselesaikan oleh bawahannya. Salah satu syarat penting untuk paradigma tersebut adalah adanya serangkaian ketentuan yang harus ditaati oleh bawahan dalam menetukan bentuk dan tingkat peran serta bawahan dalam pengambilan keputusan.
  18. 18. 5. Teori Kontingensi Model kepemimpinan kontingensi dikembangkan oleh Fiedler. Model kepemimpinan kontingensi mengemukakan bahwa prestasi kelompok tergantung interaksi antara gaya kepemimpinan dengan kadar menguntungkan/tidaknya situasi. Kepemimpinan dipandang sebagai suatu hubungan yang didasarkan atas kekuasaan dan pengaruh.
  19. 19. 6. Teori Path – Goal Teori ini sendiri merupakan salah satu pendekatan situasional (kontingensi) yang menggunakan konsep- konsep dari hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Ohio State University. Esensi dari teori ini adalah bahwa seorang pemimpin mempunyai tugas untuk membantu bawahannya dalam pencapaian tujuan-tujuan dan menyediakan petunjuk dan/atau dukungan yang diperlukan untuk memastikan bahwa tujuan-tujuan tersebut seiring sejalan dengan tujuan kelompok atau organisasi secara keseluruhan.
  20. 20. 7. Teori kelompok Teori kelompok dalam kepemimpinan (group theory of leadership) dikembangkan atas dasar ilmu psikologi sosial. Teori ini menyatakan bahwa untuk pencapaian tujuan- tujuan kelompok harus ada pertukaran yang positif antara bawahan dan pemimpinannya.
  21. 21. 8. Teori Social Learning “Sosial Learning” merupakan suatu teori yang dapat memberikan suatu model yang menjamin kelangsungan interaksi timbal balik antara pemimpin, model yang menjamin kelangsungan interaksi timbal balik antara pemimpin, lingkungan dan prilakunya sendiri.

×