Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Manajemen Penyelenggaraan Diklat_ Pelatihan MANAGEMENT of TRAINING (MoT)_ ALPEKSI Jakarta

816 views

Published on

Pemateri /Trainer: Kanaidi, SE., M.Si., cSAP
HP. 0812 2353 284, +62 878 2298 4716 Telp/Fax : +62 22-4267735
WA. : 0812 2353 284 Pin BB : 79D6107F
e-mail : kanaidi963@gmail.com atau kanaidi@yahoo.com
Facebook : kanaidi.kenpartii

Published in: Education
  • Be the first to comment

Manajemen Penyelenggaraan Diklat_ Pelatihan MANAGEMENT of TRAINING (MoT)_ ALPEKSI Jakarta

  1. 1. Manajemen Penyelenggaraan Diklat By : Kanaidi, SE., M.Si , cSAP Jakarta, 27-28 Mei 2016 kanaidi963@gmail.com .. HP.08122353284 PTPRI MA YASA E DUKA
  2. 2. PENDEKATAN SISTEM DALAM DIKLAT MASUKAN PROSES PRODUK KELUARAN DAMPAK  Peserta  Widyaiswara  Waktu  Anggaran  Sar-Pras  PBM  Evaluasi  Penataan Sarpras  Makalah/ materi diklat  Penguasaan kapasitas khusus  Lulusan sesuai kompetensi yg diharapkan  Kontribusi terhadap organisasi
  3. 3. Peserta • Penetapan sesuai dengan persyaratan administrasi sebagaimana persyaratan yang ditetapkan dlm pedoman; • Jika diperlukan dilakukan tes/uji kompetensi sebagai calon peserta diklat; Berikan hak nya, perlakukan sebagai manusia dewasa, apresiasi prestasinya.
  4. 4. Widyaiswara • Perhatikan spesialisasi atau keahlian widyaiswara ybs dengan memperhatikan sertifikasi atau pengalaman ybs. • Perhatikan hasil evaluasi peserta dan penyelenggara thd widyaiswara ttg kompetensi dalam PBM • Perhatikan komitmen dan tanggung jwb widyaiswara ybs. • Berikan pembinaan dan apresiasi secara memadai. (berikan hak nya setelah kewajiban dipenuhi: honor, surat permohonan, surat ket mengajar, apresiasi kinerjanya).
  5. 5. Waktu • Tetapkan kalender diklat dan laksanakan secara ketat; • Informasikan jauh hari sebelumnya kepada peserta dan widyaiswara sebelum diklat dilaksanakan; • Penetapan rencana penyelenggaraan diklat dengan tetap memperhatikan tingkat kesibukan yang berlangsung pada unit-unit kerja. Toleransi kehadiran peserta pd awal mengikuti diklat dan pada saat PBM, harus tetap diperhatikan.
  6. 6. Anggaran • Penyusunan anggaran sesuai dengan besaran SBU; • Perhatikan prosedur dan aturan penggunaan anggaran; • Perhatikan transparansi dan akuntabilitas; Hindarkan diri dari etika yg kurang terpuji terkait dg kewajiban kepada berbagai pihak terkait.
  7. 7. SarPras • Cek sarpras yang tersedia; • Rencanakan kebutuhan sarpras sesuai dengan metode pembelajaran; • Konsultasikan dengan bagian perencanaan atau bagian umum atau bagian perlengkapan, terkait dengan pengadaan sarpras; • Pelihara sarpras dengan baik; Jika tidak sedang dimanfaatkan, simpan sarpras pada tempat penyimpanan yang tersedia, bagi penyelenggara antisipasi penataan sarpras sesuai metode pembelajaran;
  8. 8. Proses Belajar Mengajar (PBM) • Cek kebutuhan sarpras sesuai mata diklat dan metode pembelajaran; • Cek dan pastikan kehadiran peserta; • Sarankan kepada widyaiswara untuk menggunakan metode andragogi; • Amati PBM yang sedang berlangsung; • Lakukan evaluasi kpd peserta dan widyaiswara; • Minta GBPP dan SAP serta bahan ajar dari widyaiswara; Dampingi peserta dan widyaiswara selama PBM berlangsung, klau diperlukan minta feedback kpd Widyaiswara serta soal dari materi yang disajikan.
  9. 9. • Evaluasi pelatihan membandingkan hasil – hasil setelah pelatihan dengan tujuan yang diharapkan para pengelola, penyelenggara, pelatih, serta peserta pelatihan. • Sering terjadi pelatihan dilaksanakan tanpa pemikiran/persiapan untuk mengukur dan mengevaluasinya dikemudian hari, guna melihat seberapa baik pelatihan itu telah dilakukan. Evaluasi
  10. 10. Evaluasi • Siapkan pedoman evaluasi Pra, pd wktu PBM, dan Pasca Diklat; • Siapkan formulir evaluasi kepada Pengamat Kelas, Peserta, dan Widyaiswara; • Jelaskan cara menilai (mengevaluasi), serta jelaskan juga indikator penilaian; • Berikan formulir penilaian peserta kpd Widyaiswara yang memungkinkan widyaiswara menilai dari segi waktu. Olah hasil evaluasi secara obyektif dan transparan, serta tetapkan model evaluasi yang lain untuk membantu keakuratan evaluasi yang dilakukan.
  11. 11. Bahan/Materi Diklat • Susun bahan diklat yang berkualitas dan upto date; • Sediakan dan berikan kepada peserta sebelum pembukaan diklat; • Minta kepada widyaiswara jika ada materi tambahan; • Minta evaluasi dari widyaiswara dan peserta terkait dengan isi/materi bahan diklat: • Lakukan revisi-revisi jika sangat diperlukan terkait dengan materi yang sangat substansial; Catat saran dan masukan peserta dan widyaiswara terkait dengan modul/bahan diklat, serta renakan revisi dengan melibatkan berbagai pihak terkait;
  12. 12. Penguasaan Kapasitas Khusus • Untuk materi diklat teknis tertentu, tunjuk widyaiswara/pengajar yang mempunyai kemampuan dan keahlian khusus sesuai dengan kekhususan materi yang disajikan. • Minta saran dan masukan berbagai pihak untuk memperoleh widyaiswara/pengajar yang mempunyai penguasaan kapasitas khusus tersebut. Jangan membeli kucing dalam karung, jangan korbankan diklat dan peserta.
  13. 13. Lulusan Sesuai Kompetensi yang Diharapkan • Terutama kompetensi teknis, perlu disiapkan alat ukur (indikator) yang memenuhi validitas untuk mengetahui kompetensi lulusan sesuai dengan yang diharapkan; • Pada saat proses PBM perlu ditunjuk “Pengamat Kelas” untuk memantau keberhasilan Widyaiswara dalam mencapai indikator keberhasilan, yang ditetapkan (komitmen bersama) antara pengelola dan widyaiswara. Sebagai bentuk tanggung jwb, lembaga diklat hrs mampu menghasilkan lulusan2 dengan kemampuan teknis sbg mana yg diharapkan oleh organisasi, jabatan, maupun individu pegawai ybs.
  14. 14. Kontribusi Terhadap Organisasi • Monev kepada para lulusan diklat perlu terus dilakukan dalam kurun waktu tertentu untuk mengetahui kontribusi lulusan terhadap peningkatan kinerja organisasi; • Monev pasca diklat sebagai bentuk pertanggung jawaban lembaga diklat terhadap permanent system alumni diklat. Monev juga berperan sebagai umpan balik untuk mengetahui sejauh mana alumni diklat dimanfaatkan kompetensinya, serta mengetahui sejauh mana suatu program diklat tetap layak untuk direncanakan dan dilaksanakan kembali; Tanggung jawab lembaga diklat tdk hanya pada saat pegawai mengikuti proses belajar mengajar.
  15. 15. PTPRI MA YASA E DUKA 79D6107F 022-4267735

×