Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Motivator Indonesia Asia , Motivator Indonesia Muda , Motivator Indonesia , Motivator Indonesia Terbaik , Motivator Indonesia Terkenal

70 views

Published on

Motivator Indonesia Asia , Motivator Indonesia Muda , Motivator Indonesia , Motivator Indonesia Terbaik , Motivator Indonesia Terkenal

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Motivator Indonesia Asia , Motivator Indonesia Muda , Motivator Indonesia , Motivator Indonesia Terbaik , Motivator Indonesia Terkenal

  1. 1. Motivator Indonesia Asia , Motivator Indonesia Muda , Motivator Indonesia Terkenal Sebagai motivator Indonesia, kadang saya bertanya kepada peserta, "Di keluarga, ada yang merokok? Di pergaulan, ada yang merokok? Kebayang kalau sebungkus rokok harganya Rp50ribu?" Selama ini banyak yang bertanya-tanya, benarkah merokok itu nggak sehat? Bener- bener nggak sehat? Sebelum menjawab dan memutuskan, baiknya kita pahami dulu untung-ruginya. Pertama-tama, saya mau bertanya kepada para ayah. Adakah ayah perokok yang menyarankan rokok pada anaknya? Nggak ada. Di lubuk hatinya yang paling dalam, si ayah tahu rokok itu beracun... Adakah sertifikat halal untuk rokok? Adakah anjuran membaca bismillah ketika merokok? Nggak ada... Lanjut, saya mau bertanya kepada para ibu. Adakah ibu yang rela melihat anaknya menghirup racun? Nggak ada. Amoniak, zat yang ada pada kencing manusia, ternyata juga ada pada tembakau. Beracun. Ini gunanya untuk pupuk, bukan untuk dihirup. Pantas saja disebut, rokok membunuhmu... motivator-indonesia-terkenal-motivator-indonesia-terbaik-motivator-perusahaan motivator-indonesia-terkenal-motivator-indonesia-terbaik-motivator-korporat Adakah dokter bertaraf internasional yang berani menyimpulkan, rokok itu bebas racun? Nggak ada... Dan pesan Nabi Muhammad, "Sesiapa yang menghirup racun hingga mati, maka ia akan menghirup racun itu di neraka jahanam." Mengapa semakin maju sebuah negara dan semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, semakin jauh mereka dari rokok? Karena mereka sudah sadar, bahaya rokok itu jauh lebih besar daripada manfaatnya. Mengapa RJ Reynolds, salah satu produsen rokok terbesar dunia, malah melarang karyawannya untuk merokok? Karena bagi RJ Reynolds, karyawan dan kesehatan karyawan adalah aset yang berharga. Tulisan ini boleh Anda share sekarang, atau nanti saja, setelah selesai membacanya. Perlukah anda dan anak-anak anda menenggak bir hanya karena pabrik bir itu membuka lapangan kerja? Nggak perlu. Sama sekali nggak perlu. Demikian pula dengan pabrik rokok. Sekiranya kita semua berhenti merokok, toh pabrik rokok masih bisa memproduksi yang lain. Tenang saja. Lapangan kerja tak akan berkurang. Kalaupun anda masih
  2. 2. kuatir dengan nasib buruh rokok, yah sedekahkan saja uang rokok anda kepada mereka, Rp 12.000 per hari. Nah, karena saat ini anda sudah menimbang-nimbang untuk berhenti merokok, maka anda boleh membayangkan ganjaran-ganjaran yang bakal anda terima: - keluarga anda akan lega dan bangga, yang mana ini membuat anda merasa begitu cool. - anda pun memberi keteladanan dan pesan yang kuat kepada anak bahwa dia tak perlu ikut-ikutan merokok. - uang rokok selama ini bisa anda alihkan untuk membeli vitamin anak dan susu anak, juga sedekah. - anda telah melakukan mental switching dan ini adalah kemampuan istimewa karena kebanyakan orang tak memiliki-nya. Fyi, mental switching adalah modal dasar bagi mereka yang ingin menemukan titik balik dalam hidup. Detik ini, mungkin anda membayangkan kenikmatan yang bertambah-tambah ketika berhasil berhenti merokok. Apalagi anda tahu persis, sebenarnya ini perkara mudah. Soal keputusan saja. Iya tho? Orang yang bermental pemenang pastilah bisa mengambil keputusan dan tetap dalam keputusannya, sekaligus mengalahkan pengaruh candu. Dan lebih jauh lagi, teman sejati pastilah menghargai keputusan anda untuk berhenti merokok. Wahai perokok. Saya, Ippho Santosa, menulis ini karena kepedulian saya kepada anda dan keluarga anda, walaupun banyak pihak tidak menyukainya. Dan siapapun kita, perokok atau tidak, mari sejenak kita renungkan dan sampaikan tulisan ini kepada teman-teman kita dan keluarga kita. Share ya. Semoga kebaikan, hanya kebaikan, yang menjadi kebiasaan kita dan keluarga kita. Sebagai motivator, saya merasa perlu untuk menulis dan mengingatkan ini. Walaupun, tak harus menjadi motivator, tak harus melalui seminar motivasi, tak harus melalui training motivasi, untuk menyampaikan ini. Sebagai motivator Indonesia, saya sering mengajak peserta untuk bersikap tangguh. Saya pun bertanya. Mana yang lebih besar? Semangatmu? Atau alasanmu? Kalau alasan yang dipilih, tentulah sudah ketebak gimana nasibmu. Gitu-gitu melulu. motivator-bisnis-motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-sukses motivator-bisnis-motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-sukses
  3. 3. Beralasan dan bermalasan itu dekat sekali dengan sikap 'menyerah'. Ujung-ujungnya, gagal dan terjungkal. Menyerah, itu BUKAN menunjukkan besarnya HAMBATAN, tapi itu cuma menunjukkan besarnya alasan dan kemalasan. motivator-bisnis-motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-sukses Jangan malas. Yang nyaman belum tentu baik. Yang serba menantang juga belum tentu baik. Apa yang membuatmu bertumbuh, itu yang terbaik. Jangan malas. Tak perlu membandingkan sukses kita dengan orang lain. Nggak akan ada habis-habisnya. Bandingkan saja dengan pencapaian kita tahun sebelumnya. Jangan malas. Orang -orang yang percaya pada KEINDAHAN IMPIAN dan keindahan masa depannya, mana mungkin bermalasan? Jangan malas. Sukses yang dilandasi dengan kegigihan dan kejujuran, akan lebih langgeng. Bahkan orang tersebut akan lebih dihargai daripada kesuksesan dan pencapaiannya. Sukses dan keberuntungan berpihak pada mereka yang terus-menerus mencoba, terus- menerus belajar, dan terus-menerus beramal. Share tulisan ini kalau Anda setuju. Sekian dari saya, Ippho Santosa. Sebagai motivator Indonesia, saya sering membahas soal stress, termasuk dalam dunia kerja dan usaha. Tekanan pekerjaan yang cukup berat, ditambah urusan pribadi, menjadi faktor dominan yang menyebabkan karyawan stress. Belum lagi kalau ternyata atasan tidak bisa diteladani dan bawahan tidak bisa diandalkan. Akhirnya motivasi kerja menurun. Ini sebenarnya terjadi di semua bidang. Bukan di bidang tertentu saja. motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-terkenal-motivator-bisnis Saran saya, harus dicari tahu dulu akar permasalahannya. Ya, akarnya. Jalan-jalan dan liburan hanya bisa memberi kesenangan sesaat. Solusi sejati tidak bisa terhadirkan dari aktivitas-aktivitas sedemikian. Sekiranya akar permasalahan sudah diketahui, barulah bisa dipikirkan next step-nya.
  4. 4. Saran berikutnya, minta masukan dari pasangan dan mentor. Ya, dari orang-orang dekat yang mengenal kita. Sepertinya mereka memiliki pandangan yang lebih jernih terhadap permasalahan kita. Juga lebih jujur. Posisi mereka bagaikan cermin dan begitulah, kadang kita perlu cermin untuk diri kita dan permasalahan kita. motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-terkenal-motivator-bisnis Terakhir, bawalah setiap masalah dalam doa dan ibadah. Karena kita semua tahu, hanya DIA yang menggenggam segala solusi. Hanya DIA pula yang bisa menentramkan setiap hati. Menggunakan akal dan nalar semata hanya menyusahkan diri sendiri. Stress. Ini sering sekali saya bahas dalam seminar-seminar motivasi. motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-terkenal-motivator-bisnis Dengan berbagai cara di atas, mudah-mudahan kita, tim kita, dan keluarga kita terbebas dari stress. Setidaknya, berkurang kadar stress-nya. Dari jauh, saya turut mendoakan. Sekian dari saya, Ippho Santosa, motivator Indonesia.

×