Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Motivator Indonesia Muda , Motivator Indonesia Terkenal , Motivator Indonesia Asia

32 views

Published on

Motivator Indonesia Muda , Motivator Indonesia Terkenal , Motivator Indonesia Asia

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Motivator Indonesia Muda , Motivator Indonesia Terkenal , Motivator Indonesia Asia

  1. 1. Motivator Indonesia Muda , Motivator Indonesia Terkenal , Motivator Indonesia Asia Sebagai motivator Indonesia dan motivator Muslim, sering saya mengingatkan para peserta di seminar motivasi saya, "Belajar, belajar, belajar!" Kalau belajar, rezeki akan lebih mudah untuk dikejar. Kalau belajar, kita akan berdiri dengan lainnya dengan sejajar. Namun tak semua orang mau belajar. Di antara mereka malah mengajukan alasan-alasan yang tak wajar. Kita semua sepakat bahwa yang suka beralasan dan bermalasan itu adalah ciri para pecundang. Sepenuh hati saya berharap, Anda menghindarinya. Sekali lagi, menghindarinya. Apa perlu saya ulangi untuk ketiga kalinya? ippho-motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-bisnis Ironisnya, inilah alasan-alasan mereka. - Saat kita menyarankan sesuatu yang baru, alasannya "Saya nggak punya ilmu, nggak punya pengalaman." - Saat kita memberitahu ilmu dan cara-caranya, katanya "Kamu sok tahu," atau "Ah ini susah," atau "Di sana sih berhasil, di sini belum tentu." - Saat kita memberitahu investasi yang besar, alasannya "Saya nggak punya uang." - Saat kita memberitahu investasi yang kecil, alasannya "Hasilnya kekecilan, hasilnya kelamaan." - Saat teman-temannya sukses duluan, alasannya "Itu kebetulan saja. Nasib orang kan beda-beda." - Dikasih gratis, murah, atau refund, katanya "Mau memanfaatkan saya? Mau menipu saya? Kamu pikir saya bodoh ya?" - Dikasih motivasi, tak percaya. Dikasih bukti, katanya pamer. Saat kita berhenti memotivasi, katanya "Kamu lagi bangkrut ya?" Tepok jidat, hehehe. Celetukan mereka "Ah, motivator itu ngomong doang. Kalau ngomong doang, aku juga bisa." Oya? Yakin bisa? Sekiranya bisa, berapa orang yang mau
  2. 2. mendengarkanmu? Berapa orang yang berubah setelah mendengarkanmu? Perlu dicatat, banyak motivator yang juga bisa action, nggak ngomong doang. Motivator-Indonesia-Motivator-Terbaik-Motivator-Islami Btw, jangan meremehkan kemampuan ngomong. Bukankah seorang Muhammad, Isa, atau Buddha bisa mempengaruhi miliaran manusia karena kemampuan bicaranya? Bukankah pahlawan sekaliber Bung Karno dan Bung Tomo tak terlepas dari kemampuan bicaranya? Orasi. Belum lagi kalau kita membahas profesi guru, dosen, dan ustadz. Bagi saya, simple saja. Lazimnya, saya hanya mengajar orang yang siap diajar. Ini sih wajar. Apalagi Robert Kiyosaki pernah berujar, "Jangan mengajari babi bernyanyi." Anda capek, babinya lebih capek. Hehehe. Saya nggak terlalu tertarik menghabiskan waktu saya hanya untuk meyakinkan mereka yang suka beralasan. Saya capek, merekanya lebih capek. Akan jauh lebih efisien dan efektif jika kita mencurahkan perhatian pada orang-orang yang siap diajar. Ini namanya prioritas. Kalau Anda ingin menjual lebih banyak, sepertinya Anda harus membaca tulisan ini. Pernah lihat corong? Ya, kalau zaman dulu kan kompor pakai minyak tanah. Jadi, minyak tanahnya dituangin dari jerigen ke kompor pakai corong. Atasnya lebar, tapi makin ke bawah makin menciut. Bentuknya seperti kerucut. motivator-indonesia-terbaik-motivator-indonesia-terkenal-motivator-perusahaan motivator-indonesia-terbaik-motivator-indonesia-terkenal-motivator-perusahaan motivator-indonesia-terbaik-motivator-indonesia-terkenal-motivator-perusahaan Nah, dalam menjual Anda juga bisa melakukan hal yang sama. Saring dulu orang- orang yang kemungkinan minat alias berpotensi membeli produk. Kami di Kampus Umar Usman juga melakukannya. Tanpa spanduk, tanpa baliho, tanpa brosur, alhamdulillah kami bisa menjaring calon-calon mahasiswanya. Kadang kita menghabiskan waktu dengan memikirkan segmentasi dan targeting. Jelas, kedua-duanya diperlukan. Tapi kalau dipakai berlebihan, itu bisa memperkecil pasar. Beneran, memperkecil pasar. Jadi mestinya? Jaring dulu, baru saring. Nah, segmentasi dan targeting adalah proses menyaring.
  3. 3. Joe Girard, seorang penjual terbaik dan terkenal, juga memiliki cara pandang begitu. Jaring dulu, baru saring. Kapan-kapan kita sambung lagi ya. Happy action! Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Perusahaan Diposkan oleh Motivator Indonesia - Ippho Santosa di 15.46.00 Tidak ada komentar: Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Bagikan ke Pinterest Label: motivator indonesia, Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Perusahaan, Motivator Untuk Perusahaan Lokasi: Jakarta, Special Capital Region of Jakarta, Indonesia Motivator Indonesia Ippho Santosa Ingatkan Soal Belajar (Tips Terbaik) Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Dunia Belajar itu harus. Learn, then you earn. Ini salah tips dari saya. Mari sisihkan waktu dan uang untuk belajar. Itu akan mengundang percepatan. Coba- coba sendiri jadinya malah lebih lamaaa dan lebih mahaaal. Motivator-Indonesia-Terbaik-Motivator-Indonesia-Terkenal-Motivator-Dunia Lihatlah pengusaha, profesional, dan motivator zaman sekarang. Muda-muda, sudah sukses. Kok bisa? Karena mereka mau menyisihkan waktu dan uang untuk belajar. Sekarang giliran kita! Dua tahun belajar dengan sungguh-sungguh, insya Allah akan menjadi hari-hari yang menentukan atas nasib juga masa depan Anda. Yakin? Membawakan seminar motivasi pekerja atau seminar motivasi karyawan memerlukan pendekatan tersendiri. Ada pula yang menyebutnya seminar motivasi kerja. Biasanya, yang dibahas lebih pada produktivitas kerja dan etos kerja, lalu dikemas dalam bentuk
  4. 4. in-house seminar atau in-house training. Bagi organisasi, ini bagian dari pelatihan dan pengembangan SDM. Seminar motivasi bisnis atau seminar motivasi wirausaha, tentu saja memerlukan pendekatan yang berbeda. Mengelola produksi dan penjualan dalam skala UKM, biasanya itulah yang sering dibahas, dikemas dalam bentuk public seminar. Dari segi skala, kadang berupa seminar nasional, kadang berupa seminar internasional. Sekali lagi, kedua-duanya berbeda walaupun sama-sama seminar motivasi diri atau seminar motivasi sukses. Perlu digarisbawahi, isinya bukan sekadar seruan-seruan semangat, melainkan juga inspirasi demi inspirasi dan hal-hal teknis dalam mencapai sesuatu. Maka muncullah berbagai tema lainnya, seperti seminar perubahan, seminar penjualan, seminar otak kanan, seminar pencapaian target, dan lain-lain. motivator-indonesia-terbaik Menjadi pembicara seminar atau motivator Indonesia, sudah menjadi passion bagi Ippho Santosa, bukan sekadar profesi. Ia berusaha menjadi salah satu motivator terbaik atau pembicara terbaik di negeri ini. Dengan izin Yang Maha Kuasa, sekitar satu juta alumni seminar sudah membuktikan itu, bahkan seminarnya telah menembus belasan negara di empat benua. Buku-bukunya telah terjual satu juta eksemplar dan hanya dua motivator di Indonesia yang telah melampaui angka itu, yakni Ippho Santosa dan Ary Ginanjar.

×