Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Kebijakan dan Praktik Sumber
Daya Manusia
Oleh :
Tri Panca Titis
Dwi Karyawati D
Lili Lusiana
Jakarta 2017, UPI YAI
Materi Pembahasan
1. Mengidentifikasi metode seleksi awal yang sangat berguna
2. Mengidentifikasi metode seleksi substansi...
Model dari proses seleksi dalam organisasi
Para pelamar
Seleksi Awal, bertujuan pemangkasan kasar dan
memutuskan apakah me...
Program Pelatihan dan Pengembangan
Tipe pelatihan :
1. Keterampilan dasar, secara umum menemukan 40% lulusan sekolah tingg...
Metode pelatihan :
1. Pelatihan formal, direncanakan sebelum dan
memiliki format yang terstruktur
2. Pelatihan informal, t...
Program Pelatihan dan Pengembangan
Mengevaluasi efektivitas :
Efektivitas program mengacu kepada kepuasan
pada level terte...
Evaluasi Kinerja
Kinerja adalah penilaian kepada karyawan seberapa
banyak karyawan melaksanakan tugas yang telah tertera
p...
Tujuan Evaluasi Kinerja
Membantu manajemen dalam mengambil keputusan dalam hal
SDM yang umum seperti : promosi, pemindahan...
Siapakah yang melakukan evaluasi ??
Salah satu survei 53% dari para karyawan memiliki
input dalam evaluasi kinerja anda. E...
Metode Evaluasi Kinerja
• Essay tertulis, menulis penggambaran secara naratif mengenai
kelebihan, kekuarangan, kinerja mas...
• Urutan peringkat kelompok, metode evaluasi
yang menempatkan para karyawan kedalam
klasifikasi tertentu. Misal : dalam ku...
Saran untuk meningkatkan evaluasi
kinerja
• Gunakanlah penilaian yang banyak, seiring dengan
meningkatnya jumlah penilaian...
Menyediakan umpan balik kinerja,
mengapa??
1. Hampir setiap karyawan dapat bertahan
untuk meningkatkan dalam bidang, manag...
Variasi secara internasional dalam
penilaian kinerja
Pada studi terbaru menemukan bahwa perbedaan
signifikan di seluruh ne...
Peran kepemimpinan dalam SDM
1. Merancang dan mengelola program manfaat secara
ideal disesuaikan secara unik dengan budaya...
3. Mengelola konflik antara pekerjaan dan
kehidupan, organisasi memodifikasi tempat
kerja dengan pilihan penjadwalan dan
m...
Mediasi, Penghentian dan Pemecatan
Departemen SDM menjadi pusat ketika
kejadian tidak menyenangkan seperti :
pertikaian, k...
TERIMA KASIH
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Kebijakan dan praktik sumber daya manusia

4,952 views

Published on

Kebijakan dan praktik sumber daya manusia

Published in: Leadership & Management
  • You can hardly find a student who enjoys writing a college papers. Among all the other tasks they get assigned in college, writing essays is one of the most difficult assignments. Fortunately for students, there are many offers nowadays which help to make this process easier. The best service which can help you is ⇒ www.HelpWriting.net ⇐
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • @Harriet Paterson , oke thank's
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • You can hardly find a student who enjoys writing a college papers. Among all the other tasks they get assigned in college, writing essays is one of the most difficult assignments. Fortunately for students, there are many offers nowadays which help to make this process easier. The best service which can help you is ⇒ www.WritePaper.info ⇐
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Dating for everyone is here: ❤❤❤ http://bit.ly/39pMlLF ❤❤❤
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • DOWNLOAD FULL BOOKS, INTO AVAILABLE FORMAT ......................................................................................................................... ......................................................................................................................... 1.DOWNLOAD FULL. PDF EBOOK here { https://tinyurl.com/y6a5rkg5 } ......................................................................................................................... 1.DOWNLOAD FULL. EPUB Ebook here { https://tinyurl.com/y6a5rkg5 } ......................................................................................................................... 1.DOWNLOAD FULL. doc Ebook here { https://tinyurl.com/y6a5rkg5 } ......................................................................................................................... 1.DOWNLOAD FULL. PDF EBOOK here { https://tinyurl.com/y6a5rkg5 } ......................................................................................................................... 1.DOWNLOAD FULL. EPUB Ebook here { https://tinyurl.com/y6a5rkg5 } ......................................................................................................................... 1.DOWNLOAD FULL. doc Ebook here { https://tinyurl.com/y6a5rkg5 } ......................................................................................................................... ......................................................................................................................... ......................................................................................................................... .............. Browse by Genre Available eBooks ......................................................................................................................... Art, Biography, Business, Chick Lit, Children's, Christian, Classics, Comics, Contemporary, Cookbooks, Crime, Ebooks, Fantasy, Fiction, Graphic Novels, Historical Fiction, History, Horror, Humor And Comedy, Manga, Memoir, Music, Mystery, Non Fiction, Paranormal, Philosophy, Poetry, Psychology, Religion, Romance, Science, Science Fiction, Self Help, Suspense, Spirituality, Sports, Thriller, Travel, Young Adult,
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Kebijakan dan praktik sumber daya manusia

  1. 1. Kebijakan dan Praktik Sumber Daya Manusia Oleh : Tri Panca Titis Dwi Karyawati D Lili Lusiana Jakarta 2017, UPI YAI
  2. 2. Materi Pembahasan 1. Mengidentifikasi metode seleksi awal yang sangat berguna 2. Mengidentifikasi metode seleksi substansi yang sangat berguna 3. Mengidentifikasi seleksi kontingen 4. Membandingkan 4 tipe utama dari pelatihan 5. Mengontraskan metode pelatihan secara formal dengan informal 6. Mengontraskan pelatihan ditempat kerja dengan pelatihan kerja lapangan 7. Membuat daftar mengenai metode dalam melakukan evaluasi atas kinerja 8. Memperlihatkan bagaimana para manager dapat meningkatkan evaluasi kinerja 9. Menggambarkan peranan kepemimpinan dalam organisasi
  3. 3. Model dari proses seleksi dalam organisasi Para pelamar Seleksi Awal, bertujuan pemangkasan kasar dan memutuskan apakah memenuhi kualifikasi dasar suatu pekerjaan Pemenuhan kualifikasi dasar Seleksi Substantif, menetukan yang sangat berkualifikasi diantara kualifikasi dasar. Contoh : tes tertulis, kinerja, wawancara Kualifikasi terbaik Seleksi kontingen, melakukan pemeriksaan final sebelum membuat penawaran kepada para pelamar. Contoh : tes narkoba, pemeriksaan latar belakang Para pelamar tidak memenuhi kualifikasi akan ditolak Para pelamar memenuhi kualifikasi dasar, tetapi kurang berkualifikasi Para pelamar, tetapi gagal dalam seleksi kontingen
  4. 4. Program Pelatihan dan Pengembangan Tipe pelatihan : 1. Keterampilan dasar, secara umum menemukan 40% lulusan sekolah tinggi kekurangan keterampilan dasar dalam membaca secara komperhensif, penulisan dan matematika 2. Keterampilan teknis, sebagian besar pelatihan diarahkan pada perbaikan dan peningkatan keterampilan teknis dengan teknologi dan desain struktural baru 3. Keterampilan pemecahan masalah, bagi para manager dan karyawan meliputi aktivitas menajamkan logika, pertimbangan dan keterampilan untuk mendefinisikan masalah 4. Keterampilan interpersonal, karyawan telah menjadi sebuah unit kerja dan kinerja bergantung pada kemampuan untuk berinteraksi secara efektif kepada rekan kerja dan manager 5. Pelatihan kesopanan, MSDM harus menjadi waspada dengan efek perilaku sosial didalam tempat kerja, menaruh banyak perhatian pada ketidaksopanan, intimidasi dan supervisi yang kejam dari organisasi 6. Pelatihan etika, sebagian besar program pengembangan yang berlangsung/ penegakan secara berkala dari prinsip etis
  5. 5. Metode pelatihan : 1. Pelatihan formal, direncanakan sebelum dan memiliki format yang terstruktur 2. Pelatihan informal, tidak terstruktur, tidak terencana dan lebih mudah untuk menyesuiakan dengan situasi dan individu Metode pelatihan ditempat kerja meliputi rotasi, magang, tugas pengganti dan bimbingan secara formal Program Pelatihan dan Pengembangan
  6. 6. Program Pelatihan dan Pengembangan Mengevaluasi efektivitas : Efektivitas program mengacu kepada kepuasan pada level tertentu, manfaat pengetahuan di tempat kerja, perubahan perilaku dan keberhasilan pelatihan tergantung dari individu
  7. 7. Evaluasi Kinerja Kinerja adalah penilaian kepada karyawan seberapa banyak karyawan melaksanakan tugas yang telah tertera pada deskripsi pekerjaan semata. 3 tipe utama perilaku mempengaruhi kinerja : 1. Kinerja tugas, melakukan kewajiban dan tanggungjawab memberikan kontribusi pada produksi suatu barang/ untuk tugas administratif 2. Kewargaan, tindakan yang membentuk lingkungan psikologis dari organisasi 3. Kontraproduktivitas, tindakan yang secara aktif dapat merusak organisasi
  8. 8. Tujuan Evaluasi Kinerja Membantu manajemen dalam mengambil keputusan dalam hal SDM yang umum seperti : promosi, pemindahan dan pemecatan. Apa saja yang di evaluasi : 1. Hasil tugas individu, hasil akhir diperhitungkan dan tidak saran. Misal : kuantitas yang diproduksi, sisa sampah yang dihasilkan dan biaya per unit dari penjulana 2. Perilaku, diukur tidak dibatasi pada mereka yang terkait secara langsung dengan produktivitas individu. Misal : membantu orang lain dalam menyampaikan saran, menjadi sukarela dalam tugas ekstra 3. Sifat, merupakan kriteria paling lemah karena sifat pada individu. Misal : memiliki tingkah laku baik, kepercayaan diri, dapat diandalkan, terlihat sibuk/ memiliki kekayaan pengalamaan yang baik
  9. 9. Siapakah yang melakukan evaluasi ?? Salah satu survei 53% dari para karyawan memiliki input dalam evaluasi kinerja anda. Evaluasi diri sendiri sering dinaikan secara berlebihan dan bias dalam melayani diri sendiri, jarang setuju dari penilaian superior. Disarankan menggunakan sumber penilaian yang banyak, penilain kinerja dari individu dikatakan sama besar dengan penilaian mengenai pribadi yang dievaluasi. Dengan mengambil rata-rata dari seluruh penilai maka dapat memperoleh evaluasi kinerja yang dapat diandalkan, tidak bias dan akurat.
  10. 10. Metode Evaluasi Kinerja • Essay tertulis, menulis penggambaran secara naratif mengenai kelebihan, kekuarangan, kinerja masa lalu, potensial dan saran peningkatan • Insiden yang sangat penting, cara melakukan evaluasi perilaku yang merupakan kunci dalam membedakan diantara pelaksanaan pekerjaan secara efektif dan tidak efektif • Skala penilaian secara grafis, metode evaluasi faktor kinerja pada skala inkremental • Skala peringkat yang ditentukan dengan perilaku (BARS), menggabungkan elemen utama dari insiden yang penting dari pendekatan skala penilaian dengan grafik • Perbandingan yang dipaksakan, evaluasi kinerja dibuat dengan perbandingan secara eksplisit terhadap karyawan lainnya
  11. 11. • Urutan peringkat kelompok, metode evaluasi yang menempatkan para karyawan kedalam klasifikasi tertentu. Misal : dalam kuartil • Peringkat individu, metode evaluasi yang mengurutkan peringkat dari para karyawan dari yang terbaik hingga yang terburuk Metode Evaluasi Kinerja
  12. 12. Saran untuk meningkatkan evaluasi kinerja • Gunakanlah penilaian yang banyak, seiring dengan meningkatnya jumlah penilaian maka kemungkinan memperoleh informasi lebih akurat akan meningkat sama halnya dengan umpan balik • Melakukan evaluasi selektif, meningkatkan kesepakatan diantara evaluasi pada area yang memiliki keahlian • Melatih para penilai, jika anda tidak dapat menemukan penilai yang tepat, maka buatlah mereka. Memberi pelatihan dapat menghasilkan lebih banyak para penilai yang akurat • Memberikan karyawan dengan proses hukum, yaitu : individu diberitahukan mengenai apa yang diharapkan dari mereka, semua bukti relevan dengan pelanggaran untuk ditampilkan dalam persidangan yang adil, keputusan final didasarkan pada bukti dan bebas dari bias
  13. 13. Menyediakan umpan balik kinerja, mengapa?? 1. Hampir setiap karyawan dapat bertahan untuk meningkatkan dalam bidang, manager menjadi takut untuk berkonfrontasi ketika menyajikan umpan balik negatif 2. Karyawan cenderung untuk menjadi defensif ketika kelemahan mereka ditunjukkan 3. Karyawan cenderung untuk memiliki penilaian yang digelembukan atas penilaian diri sendiri
  14. 14. Variasi secara internasional dalam penilaian kinerja Pada studi terbaru menemukan bahwa perbedaan signifikan di seluruh negara dalam praktik pelaksaan kinerja. Penilaian kinerja formal digunakan lebih sering dalam negara yang tinggi ketegasan tinggi penghindaran ketidakpastian, dan rendah di dalam kolektivisme dalam kelompok. Sisi lain, penilaian kinerja dalam budaya yang tinggi, penghindaran dalam ketidakpastian digunakan untuk tujuan komunikasi dan pengembangan (tujuan pemberian imbalan dan promosi)
  15. 15. Peran kepemimpinan dalam SDM 1. Merancang dan mengelola program manfaat secara ideal disesuaikan secara unik dengan budaya organisasi , yang mencerminkan dari nilai organisasi, memperlihatkan kelayakan ekonomi, berkesinambungan dalam jangka panjang. Sebagai manfaat meningkatkan kesejahteraan psikologis dari karyawan, sehingga meningkatkan kinerja organisasi 2. Menyusun rancangan dan menegakkan kebijakan ketenagakerjaan, seiring dengan manfaat terdapat tanggungjawab karyawan perlu mengetahui apa yang organisasi harapkan dari mereka, serta kebijakan ketenagakerjaan minimum akan membantu mendefinisikan budaya organisasi yang positif
  16. 16. 3. Mengelola konflik antara pekerjaan dan kehidupan, organisasi memodifikasi tempat kerja dengan pilihan penjadwalan dan manfaat mengakomodasikan kebutuhan yang bervariasi dan beranekaragam tenaga kerja. dan pemecahan konflik menunjukkan organisasi mengeluarkan upaya membantu karyawan membantu permasalahan dalam manajemen waktu dan lebih dalam membuat segmen kehidupan mereka secara jelas Peran kepemimpinan dalam SDM
  17. 17. Mediasi, Penghentian dan Pemecatan Departemen SDM menjadi pusat ketika kejadian tidak menyenangkan seperti : pertikaian, konflik sebagainya, teknik mediasi bergantung pada kebijakan perusahaan untuk mencapai penyelesaian secara positif. Bagi karyawan meninggalkan perusahaan maka departemen SDM tempat terakhir bagi karyawan yang akan keluar.
  18. 18. TERIMA KASIH

×