Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
 
I. PERILAKU ORGANISASI DAN  DASAR-DASAR PERILAKU INDIVIDUAL <ul><li>Apakah Perilaku Organisasional itu ? </li></ul><ul><li...
<ul><li>b. Konsistensi lawan Perbedaan Individu </li></ul><ul><li>- Umumnya perilaku dapat diramalkan bila diketahui bagai...
<ul><li>- Perbedaan individu dapat menyebabkan cara bertindak yang berbeda walaupun mengh a dapi situasi yang sama. </li><...
<ul><li>3. Tantangan dan Peluang OB </li></ul><ul><li>a.Penciptaan Sebuah Desa Global </li></ul><ul><li>b.Dari “ Setiap or...
<ul><li>c.Ke Arah Memperbaiki Kualitas dan Produktivitas </li></ul>*Kemajuan Teknologi *Globalisasi *Pertumbuhan perusa- h...
<ul><li>d.Tantangan-Tantangan lain </li></ul>1.Memperbaiki ketrampilan menangani orang-orang a.Mampu menjadi pendengar yan...
<ul><li>4.Disiplin Ilmu yang Menyumbang kepada OB </li></ul>1.Psikologi a.Mengukur, menjelaskan, dan kadang-kadang menguba...
<ul><li>5. Beberapa Hal Mutlak dalam OB </li></ul>Manusia itu unik, tidak ada yang sama Membatasi kemampuan untuk menggene...
<ul><li>6. Mengembangkan Model dalam OB </li></ul>* perilaku individu di dalam kelompok bukan merupakan jumlah total dari ...
produktivitas efektif efiisien kemangkiran keluar-masuknya  karyawan kepuasan kerja Perbedaan banyaknya ganjaran yang dite...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Perilaku Organisasional

3,919 views

Published on

Magister Manajemen's Theory

  • Login to see the comments

Perilaku Organisasional

  1. 2. I. PERILAKU ORGANISASI DAN DASAR-DASAR PERILAKU INDIVIDUAL <ul><li>Apakah Perilaku Organisasional itu ? </li></ul><ul><li>1.Mengenal Perilaku Organisasi </li></ul><ul><li>2.Mengganti Intuisi dengan Studi Sistematis </li></ul><ul><li>a. Generalisasi Perilaku </li></ul><ul><li>- Menggeneralisasi tentang apa yang dilakukan dan akan dilakukan oleh orang-orang melalui </li></ul><ul><li>pengamatan, merasakan, mempertanyakan, mendengarkan, dan membaca. </li></ul><ul><li>- Pemahaman yang diperoleh dari proses ini dapat secara langsung yaitu pengalaman sendiri </li></ul><ul><li>atau tidak langsung yaitu pengalaman orang lain. </li></ul>Perilaku Organisasi (Organizational Behaviour) Studi mengenai apa yang dilakukan oleh individu atau kelompok orang dalam organisasi dan bagaimana perilaku tersebut mempengaruhi kinerja organisasi. Apa yang dipelajari ? Determinan perilaku dalam organisasi, yaitu : perorangan, kelompok, dan struktur . OB menekankan perilaku yang dikaitkan dengan pekerjaan, kerja, ke-mangkiran, keluar-masuknya karyawan, produktivitas, dan manajemen
  2. 3. <ul><li>b. Konsistensi lawan Perbedaan Individu </li></ul><ul><li>- Umumnya perilaku dapat diramalkan bila diketahui bagaimana orang mempersepsikan situasi dan apa yang penting baginya. </li></ul><ul><li>- Seorang pengamat mungkin melihat suatu perilaku sebagai tidak rasional, karena tidak mempunyai akses ke informasi yang sama atau tidak mempersepsikan lingkungan dengan cara yang sama. </li></ul>AKURASI GENERAL- ISASI Benarkah ??? banyak pandangan tentang perilaku manusia itu didasarkan pada intuisi dan bukan fakta, sehingga diperlukan pendekatan yang sistematis guna menyempurnakan kemampuan untuk menjelaskan dan meramalkan Beberapa generalisasi terbukti efektif Sering juga tidak bisa menjelaskan mengapa seseorang melakukan sesuatu Contoh : -Semua karyawan menjadi sangat produktif bila atasannya ramah dan mempercayai. -Semua orang menginginkan pekerjaan yang menantang -Karyawan harus ditakut-takuti agar mau bekerja dengan baik -Orang mau bekerja keras bila dimotivasi dengan uang
  3. 4. <ul><li>- Perbedaan individu dapat menyebabkan cara bertindak yang berbeda walaupun mengh a dapi situasi yang sama. </li></ul>konsistensi- konsistensi * peraturan *hasil belajar *kebiasaan perilaku dapat diramalkan *melalui studi sistematis *melihat hubungan sebab-akibat *menarik kesimpulan berdasarkan bukti ilmiah mendukung atau berlawanan dengan keyakinan ternyata begitu !!!
  4. 5. <ul><li>3. Tantangan dan Peluang OB </li></ul><ul><li>a.Penciptaan Sebuah Desa Global </li></ul><ul><li>b.Dari “ Setiap orang itu sama” ke “keanekaragaman angkatan kerja” </li></ul>agar mampu bekerja efektif TANTANGAN Mengubah filosofi perlakuan sama untuk semua orang mengakui perbedaan Organisasi dengan angkatan kerja yang berbeda dalam 1.Kebutuhan 2.Aspirasi 3.Sikap Pahami budaya mereka Bagaimana budaya itu membentuk mer e ka Belajar menyesu ai kan gaya manajemen anda Menanggapi perbedaan dengan cara tertentu agar a.Tidak berpindahnya karya- wan b.Meningkatnya produktivitas c.Meningkatkan kreativitas, inovasi, dan kualitas peng-ambilan keputusan
  5. 6. <ul><li>c.Ke Arah Memperbaiki Kualitas dan Produktivitas </li></ul>*Kemajuan Teknologi *Globalisasi *Pertumbuhan perusa- haan persaingan ketat TQM REENGINEERING perubahan perilaku restrukturisasi organisasi TQM : Perbaikan secara berkesinam- bungan dari semua proses or- ganisasi dalam rangka memuas- kan pelanggan Reengineering : Perubahan secara menyeluruh terhadap fungsi-fungsi organisasi Respon Organisasi *Memperbaiki kualitas dan produktivitas
  6. 7. <ul><li>d.Tantangan-Tantangan lain </li></ul>1.Memperbaiki ketrampilan menangani orang-orang a.Mampu menjadi pendengar yang baik b.Mampu memberikan umpan balik dengan cara yang benar c.Mampu mendelegasikan otoritas secara tepat d.Mampu menciptakan tim-tim yang kreatif 2.Dari manajemen kontrol ke pemberian kuasa a.Pengambilan keputusan didelegasikan pada tingkat operasional b.Karyawan diberi kebebasan untuk menentukan jadwal, prosedur, dan pemecahan masalah yang berkaitan dengan tugas c.Karyawan diberi kewenangan mengendalikan pekerjaan mereka secara penuh Mananjer menyerahkan kendali-----karyawan bertanggung jawab 3.Memperbaiki perilaku etis a.Karyawan banyak menghadapi dilema etis, mereka dituntut untuk menentukan tingkah laku yang benar atau salah, misalnya : *Apakah menegur bila memergoki kegiatan ilegal di organisasi *Apakah harus mematuhi perintah yang secara pribadi tidak disetujui *Apakah harus bermain politik di organisasi guna membantu kemajuan karir b.Kini yang membedakan antara benar dan salah menjadi makin kabur * Banyak orang terlibat dalam praktik tidak etis, melanggar peraturan c.Cara mengatasinya melalui penerapan kode etik, seminar, pelatihan, dan perlindungan bagi karyawan yang mengungkapkan praktik tidak etis di dalam organisasi
  7. 8. <ul><li>4.Disiplin Ilmu yang Menyumbang kepada OB </li></ul>1.Psikologi a.Mengukur, menjelaskan, dan kadang-kadang mengubah perilaku manusia dan binatang b.Yang diperhatikan yaitu problem kelelahan, kebosanan, dll yang relevan dengan kondisi kerja yang dapat menghambat kinerja yang efisien c.Sumbangan lainnya yaitu persepsi, kepribadian, keefektifan kepemimpinan, proses pengambilan keputusan,seleksi karyawan,desain pekerjaan,dan stres kerja 2.Sosiologi a.Mempelajari orang-orang dalam hubungan dengan sesamanya b.Sumbangannya yaitu studi tentang perilaku kelompok, dinamika kelompok, desain tim kerja, budaya organisasi, teori dan struktur organisasi formal, birokrasi, kekuasaan, konflik, perilaku antarkelompok 3.Psikologi Sosial a.Memfokuskan pada pengaruh seseorang terhadap orang lain b.Sumbangannya yaitu pengukuran, pemahaman, dan perubahan sikap; pola komunikasi; dan proses pengambilan keputusan kelompok 4.Antropologi a.Studi tentang masyarakat yang mempelajari manusia dan kegiatan mereka b.Mempelajari budaya dan lingkungan, misalnya perbedaan nilai-nilai fundamen- tal, sikap dan perilaku orang-orang di negara atau organisasi yang berbeda. c.Sumbangan : budaya organisasi, lingkungan organisasi, perbedaan-perbedaan antara budaya nasional 5.Ilmu Politik Mempelajari perilaku individu dan kelompok dalam lingkungan politik, misalnya tentang alokasi kekuasaaan
  8. 9. <ul><li>5. Beberapa Hal Mutlak dalam OB </li></ul>Manusia itu unik, tidak ada yang sama Membatasi kemampuan untuk menggeneralisasi secara seder-hana, akurat, dan meyakinkan Dua orang bertindak sangat ber- beda dalam situasi yang sama Satu orang bertindak berbeda dalam situasi yang berbeda Konsep-konsep OB mencermin- kan kondisi situasional X dapat menyebabkan Y dalam kondisi Z
  9. 10. <ul><li>6. Mengembangkan Model dalam OB </li></ul>* perilaku individu di dalam kelompok bukan merupakan jumlah total dari tiap individu yang bertindak menurut caranya sendiri *perilaku individu dipengaruhi banyak hal, sehingga perilakunya dapat memenuhi standar yang dapat diterima oleh kelompok VARIABEL TERGANTUNG VARIABEL BEBAS Individual Kelompok Organisasi 1.Produktivitas 2.Kemangkiran 3.Tingkat keluar-masuk nya karyawan 4.Kepuasan kerja a.Biografis (usia, jenis kelamin, perkawinan) b.Ciri kepribadian c.Nilai dan sikap d.Tingkat kemampuan dasar e.Persepsi f.Pengambilan keputusan pribadi g.Pembelajaran h.Motivasi a.Kelompok lain b.Konflik c.Kekuasaan dan politik d.Struktur kelompok a.Desain organisasi b.Teknologi dan proses kerja c.Kebijakan dan praktik SDM (proses seleksi, pelatihan, metode penilaian kinerja) d.Budaya organisasi
  10. 11. produktivitas efektif efiisien kemangkiran keluar-masuknya karyawan kepuasan kerja Perbedaan banyaknya ganjaran yang diterima dengan yang diyakini seharusnya diterima * Terjadi inefisiensi: perekrutan, seleksi, pelatihan *Bila yang keluar karyawan marjinal, tidak ada ma- lah, yang bermasalah bila terjadi sebaliknya Aliran pekerjaan terganggu Keputusan penting tertunda Pengurangan kuantitas output Berdampak langsung terhadap efektivitas dan efisiensi Kemangkiran karena kelelahan dan stres,baik untuk pekerjaan dokter bedah, pilot, dll

×