Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Model Evaluasi pelatihan

179 views

Published on

Dalam studi evaluasi banyak ditemukan model-model evaluasi dengan format dan sistematika yang berbeda. Sebagai berikut :

1. Evaluasi Model Kirkpatrick
2. Evaluasi model CIPP
3. Evaluasi model Brinkerhoff
4. Evaluasi model Stake (Model Countenance)
5. Evaluasi Model Wheel (roda)
6. Evaluasi Model Provus
7. Evaluasi Model Stake

Published in: Self Improvement
  • Be the first to comment

Model Evaluasi pelatihan

  1. 1. JENIS EVALUASI PELATIHAN 1
  2. 2. Yuda Mahendra Asmara Learning & Development Head
  3. 3. Model evaluasi pelatihan digunakan untuk menjawab dua pertanyaan pokok, yaitu: 1. apakah tujuan mengalami perubahan atau tidak dalam criteria? 2. apakah perubahan tersebut dapat dihubungkan dengan program pelatihan atau tidak. ADD A FOOTER 3
  4. 4. Ada dua strategi untuk menentukan apakah memang terjadi perubahan setelah pelatihan, yaitu:  Membandingkan cara peserta melakukan pekerjaannya setelah pelatihan dengan cara mereka sebelum menjalani pelatihan  membandingkan pengetahuan, perilaku atau hasil dari kelompok yang terlatih dengan kelompok yang tidak terlatih. 4 Dalam studi evaluasi banyak ditemukan model-model evaluasi dengan format dan sistematika yang berbeda. Sebagai berikut : 1. Evaluasi Model Kirkpatrick 2. Evaluasi model CIPP 3. Evaluasi model Brinkerhoff 4. Evaluasi model Stake (Model Countenance) 5. Evaluasi Model Wheel (roda) 6. Evaluasi Model Provus 7. Evaluasi Model Stake
  5. 5. 5 Evaluasi terhadap efektivitas program pelatihan (training) menurut Kirkpatrick (1998) dalam Eko Putro Widoko (2010) mencakup empat level evaluasi, yaitu: level 1 reaction, level 2 learning, level 3 behavior, dan level 4 result.
  6. 6. 6 Model evaluasi CIPP yang dikemukakan oleh Stufflebeam & Shinkfield (1985) adalah sebuah pendekatan evaluasi yang berorientasi pada pengambil keputusan (a decision oriented evaluation approach structured) Model evaluasi CIPP ini terdiri dari 4 komponen yang diuraikan sebagai berikut:
  7. 7. 7 Brinkerhoff & Cs. (1983) mengemukakan tiga golongan evaluasi yang disusun berdasarkan penggabungan elemen-elemen yang sama, seperti evaluator-evaluator lain, namun dalam komposisi dan versi mereka sendiri sebagai berikut:
  8. 8. 8 Stake menekankan adanya dua dasar kegiatan dalam evaluasi, yaitu description dan judgement dan membedakan adanya tiga tahap dalam program pendidikan yaitu context, process dan outcomes. Apabila menilai suatu program pendidikan, maka harus melakukan perbandingan yang relatif antara satu program dengan yang lainnya. Dalam model ini  antencedent (masukan),  transaction (proses)  outcomes (hasil) Dibandingkan tidak hanya untuk menentukan apakah ada perbedaan antara tujuan dengan keadaan yang sebenarnya, tetapi juga dibandingkan dengan standar yang absolut untuk menilai manfaat program (Farida Yusuf Tayibnapis, 2000:22).
  9. 9. 9 Stake menekankan adanya dua dasar kegiatan dalam evaluasi, yaitu description dan judgement dan membedakan adanya tiga tahap dalam program pendidikan yaitu context, process dan outcomes. Apabila menilai suatu program pendidikan, maka harus melakukan perbandingan yang relatif antara satu program dengan yang lainnya. Dalam model ini antencedent (masukan), transaction (proses) dan outcomes (hasil) data dibandingkan tidak hanya untuk menentukan apakah ada perbedaan antara tujuan dengan keadaan yang sebenarnya, tetapi juga dibandingkan dengan standar yang absolut untuk menilai manfaat program (Farida Yusuf Tayibnapis, 2000:22).
  10. 10. 10 Model evaluasi ini berbentuk roda karena menggambarkan usaha evaluasi yang berkaitan dan berkelanjutan dan satu proses ke proses selanjutnya. Model ini digunakan untuk mengetahui apakah pelatihan yang dilakukan suatu instansi telah berhasil, untuk itu diperlukan lah sebuah alat untuk mengevaluasinya. Secara singkat, model wheel ini mempunyai 3 tahap utama yaitu : 1.pembentukan tujuan pembelajaran, 2.pengukuran outcomes pembelajaran 3.penginterpretasian hasil pengukuran dan penilaian.

×