Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Gugus fungsional senyawa organik

16,248 views

Published on

Gugus fungsi adalah atom atau kelompok atom dengan susunan tertentu yang menentukan struktur dan sifat suatu senyawa.
Senyawa-senyawa yang mempunyai gugus fungsi yang sama dikelompokkan ke dalam golongan yang sama.
Gugus fungsi tersebut merupakan bagian yang paling reaktif jika senyawa tersebut bereaksi dengan senyawa lain.

Published in: Education
  • Login to see the comments

Gugus fungsional senyawa organik

  1. 1. GUGUS FUNGSIONAL SENYAWA ORGANIK KELOMPOK 8 FADHIL GIYATS ASDIANA NEKASARI NURASIA AYU AZKIYAH PUTRI
  2. 2. Gugus Fungsi MATER I
  3. 3. Gugus Fungsi • Gugus fungsi adalah atom atau kelompok atom dengan susunan tertentu yang menentukan struktur dan sifat suatu senyawa. • Senyawa-senyawa yang mempunyai gugus fungsi yang sama dikelompokkan ke dalam golongan yang sama. • Gugus fungsi tersebut merupakan bagian yang paling reaktif jika senyawa tersebut bereaksi dengan senyawa lain.
  4. 4. Gugus Fungsi
  5. 5. ALKOHO L• Spiritus, merupakan contoh bahan yang mengandung alkohol. • Alkohol merupakan turunan dari alkana. • Struktur alkohol diperoleh dengan menggantikan satu atom H dengan gugus –OH. • Penamaan alkohol juga disesuaikan dengan nama alkana yaitu dengan mengubah akhiran -a pada alkana dengan -ol. • Misalkan metana menjadi metanol, etana menjadi etanol. Rumus umum alkohol : Jumlah atom C = 2, atom H = 6, dan 1 atom
  6. 6. TATA NAMA ALKOHOL• Tentukan rantai karbon terpanjang yang mengandung gugus OH.Rantai terpanjang tersebut merupakan rantai utama,diberi nama sesuai dengan nama alkananya, tetapi huruf terakhir -a diganti dengan -ol. • Semua atom karbon di luar rantai utama dinamakan cabang, diberi nama alkil sesuai jumlah atom C. • Rantai utama diberi nomor dari ujung terdekat dengan gugus –OH. • Urutan pemberian nama alkohol adalah nomor cabang–nama alkil– nomor gugus OH–nama rantai utama. • Jika terdapat lebih dari satu gugus Terdapat dua buah cabang, yaitu etil di nomor 4 dan metil di nomor 3. Rantai terpanjang terdapat 6 atom C (heksana) dan terdapat dua gugus OH di nomor 2 dan 4. Jadi, senyawa di atas diberi nama 4-etil, 3-metil,2,4- heksanadiol.
  7. 7. KLASIFIKASI ALKOHOLKlasifikasi alkohol didasarkan pada jenis atom C yang mengikat gugus –OH. a) Alkohol primer adalah alkohol dengan gugus –OH terikat pada atom C primer. a) Alkohol sekunder adalah alkohol dengan gugus –OH terikat pada atom C sekunder. Gugus –OH selalu diikat oleh CH. Oleh karena itu, secara umum rumus struktur dari alkohol sekunder adalah seperti berikut. a) Alkohol tersier adalah alkohol dengan gugus –OH terikat pada atom C tersier. Gugus –OH selalu diikat oleh C. Oleh karena itu secara umum rumus struktur dari alkohol tersier adalah seperti berikut.
  8. 8. Eter (Alkoksi Alkana) • Eter atau alkoksi alkana terbentuk dari dua alkohol yang bereaksi dengan melepaskan molekul air. Contoh C2H5OH + C2H5 – OH → C2H5 – O – C2H5 + H2O etanol etanol etoksi etana air Secara umum, rumus molekul eter dapat dituliskan seperti berikut. R – O – R' • Gugus fungsi – O – terikat pada dua gugus alkil. Gugus alkil dapat sama tetapi dapat juga berbeda. Perhatikan rumus molekul etoksi etana di atas. Jumlah atom C = 4, H = 10, dan O = 1. Jika dituliskan rumus molekulnya adalah C4H10O.
  9. 9. TATA NAMA Eter (Alkoksi Alkana) • Tata nama eter dapat dilakukan dengan sistem IUPAC dan nama trivial. Menurut sistem IUPAC eter disebut juga alkoksi alkana. Tata nama menurut IUPAC dilakukan dengan menetapkan alkil yang lebih kecil sebagai alkoksi dan alkil yang lebih besar sebagai alkana. Tata nama dengan nama trivial dilakukan dengan menyebutkan nama alkil sesuai urutan abjad dan diakhiri eter. Jika kedua alkil sama digunakan awalan -di. Perhatikan tata nama senyawa eter berikut.
  10. 10. KEISOMERAN Eter (Alkoksi Alkana) • Eter dengan rumus umum R – O – R' mempunyai keisomeran fungsi dengan alkohol (R – OH).
  11. 11. Aldehida
  12. 12. TATA NAMA Aldehida
  13. 13. KETON
  14. 14. TATA NAMA KETON
  15. 15. KEISOMERAN KETON

×