Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Kupas Tuntas Valentine

25,429 views

Published on

sejarah dan dampak buruk valentine

Published in: Education
  • Login to see the comments

Kupas Tuntas Valentine

  1. 1. Kupas tuntas Valentine “Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah prasangka belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)” (QS. Al-An’am: 116)
  2. 2. Sejarah  Perayaan Kesuburan bulan Februari Di Roma kuno, 15 Februari adalah hari raya Lupercalia, sebuah perayaan Lupercus, dewa kesuburan, yang dilambangkan setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing. Sebagai bagian dari ritual penyucian, para pendeta Lupercus mempersembahkan korban kambing kepada sang dewa dan kemudian setelah minum anggur, mereka akan lari-lari di jejalanan kota Roma sembari membawa potongan-potongan kulit domba dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai. Terutama wanita-wanita muda akan maju secara sukarela karena percaya bahwa dengan itu mereka akan dikarunia kesuburan dan bisa melahirkan dengan mudah.
  3. 3. Hari Raya Gereja  Valentine bermula dari seorang rohaniawan Kristen yang menjadi martir (dibunuh) karena keyakinan yang dianutnya semasa kekuasaan Romawi di bawah Raja Claudius II (268-270 M).  Semasa hidupnya Valentinus disebut-sebut sebagai figur yang menjalani hidup dengan penuh kasih. Karena itulah, begitu dirinya terbunuh, maka para pengikutnya memberikan gelar Saint atau Santo (orang suci).  Peristiwa kematian St Valentine pada 14 Februari 270 M itu lantas diperingati sebagai upacara ritual keagamaan di sebagian penganutnya yang beragama Kristen tersebut.
  4. 4. Di era modern  Di negara-negara Barat, dimana perayaan Valentine bermula, perayaannya menurut catatan Wikipedia, menempati posisi kedua setelah perayaan Natal. The Greeting Card Assosiation di Amerika Serikat memperkirakan, di seluruh dunia sekitar satu miliar kartu valentine dikirimkan setiap tahun.  Perayaan Valentine kini terus berkembang pesat, menjalar ke segala penjuru dunia. Sejarah dan makna peringatan Valentine seperti sengaja disembunyikan guna merangkul generasi muda lain di negara-negara yang bukan penganut Kristen. Maka, kenyataannya dalam beberapa tahun terakhir ini peringatan kematian St Valentinus tersebut dianggap sebagai perayaan hari kasih sayang yang bernilai universal. Luar biasa!
  5. 5. Bagaimana “Kasih Sayang” menurut pandangan Islam….
  6. 6.  Di dalam Islam tidak ada Valentine, sebab kata Valentine itu merupakan istilah impor dari agama di luar Islam. Bahkan latar belakang sejarah dan esensinya pun tidak sejalan dengan Islam.  Namun kalau yang anda inginkan adalah perwujudan rasa kasih sayang menurut syariah Islam, tentu saja Islam merupakan ‘gudang’ nya kasih sayang. Tidak sebatas pada orang-orang terkasih saja, bahkan kasih sayang kepada semua orang. Bahkan hewan pun termasuk yang mendapatkan kasih sayang.
  7. 7. Bagaimana dengan rasa Cinta terhadap Kekasih…?
  8. 8.  Kasih sayang kepada orang terkasih pun ada di dalam Islam, bahkan menyayangi pasangan kita dinilai sebagai ibadah.  Namun kasih sayang antara dua insan di dalam Islam hanya terjadi dan dibenarkan dalam ikatan yang kuat. Sebuah ikatan suami istri.  Adapun bila belum ada ikatan, maka akan sia-sia sajalah curahan rasa kasih sayang itu. Sebab salah satu pihak atau malah dua-duanya sangat punya kemungkinan besar untuk mengkhianati cinta mereka.  Dan Islam tidak kenal cinta di luar nikah (baca: PACARAN), karena esensinya hanya cinta palsu, cinta yang tidak terkait dengan konsekuensi dan tanggung-jawab, cinta murahan dan -sejujurnya- tidak berhak menyandang kata cinta.
  9. 9. Bagaimana dengan cinta terhadap sesama…?
  10. 10.  Masih banyak bentuk kasih sayang Islam kepada sesama manusia. Antara lain bahwa Islam melarang manusia saling berbunuhan, menyakiti orang lain, bergunjing, mengadu domba atau pun sekedar mengambil harta orang lain dengan cara yang bathil.  “Siapa yang tidak sayang pada manusia, maka tidak akan disayang oleh Allah.” (HR. Abu Dawud, At- Tirmidzi, Al-Baihaqi, dan Al-Bukhari dalam Adab Al-Mufrad)  Barat yang menggembar-gemborkan Kasih Sayang, faktanya telah banyak membantai saudara-saudara kita di Palestina, Iraq, Afghanistan, dan negeri Muslim lainnya.
  11. 11. Kembali ke Valentine…
  12. 12.  Perayaan Valentine’s Day di masa sekarang ini mengalami pergeseran sikap dan semangat.  Kalau di masa Romawi, sangat terkait erat dengan dunia para dewa dan mitologi sesat, kemudian di masa Kristen dijadikan bagian dari simbol perayaan hari agama, maka di masa sekarang ini identik dengan pergaulan bebas muda-mudi. Mulai dari yang paling sederhana seperti pesta, kencan, bertukar hadiah hingga penghalalan praktek zina secara legal. Semua dengan mengatasnamakan semangat cinta kasih.
  13. 13.  Jadi salah satu tujuan disebarkannya budaya Valentine adalah MARKETING.
  14. 14.  Selain itu juga, bertujuan untuk merusak generasi muda Muslim.  Generasi muda Muslim dibuat terlena, dan menganggap free sex itu biasa saja.
  15. 15. Bijak Menyikapi Valentine  Rasa kasih sayang sejatinya harus diniatkan karena Allah. Bukan karena keuntungan dan kesenangan duniawi. Makna kasih sayang tidaklah berujung, sedangkan rasa kasih sayang adalah fitrah yang mesti direalisasikan terhadap sesama, tentunya dalam koridor-koridor Islam.  Rasulullah bersabda, "Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal kecintaan, kasih-sayang dan belas kasihan sesama mereka, laksana satu tubuh. Apabila sakit satu anggota dari tubuh tersebut maka akan menjalarlah kesakitan itu pada semua anggota tubuh itu dengan menimbulkan insomnia (tidak bisa tidur) dan demam (panas dingin)." (HR. Muslim).  Bahkan dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Baihaqi melalui Anas ra. Nabi bersabda, "Tidak akan masuk surga kecuali orang yang penyayang." Jadi, jelas bahwa yang masuk surga itu hanyalah orang-orang yang mempunyai rasa kasih sayang tulus tanpa diikuti dengan niat-niat jelek. Ini juga berarti bahwa Islam tidak mengenal waktu, jarak, dan tempat akan sebuah kasih sayang, baik terhadap teman, sahabat, kerabat, dan keluarganya sendiri.
  16. 16.  Dalam Islam kata ‘tahu' berarti mampu mengindera (mengetahui) dengan seluruh panca indera yang dikuasai oleh akal dan hati. Pengetahuan yang sampai pada taraf mengangkat isi dan hakikat sebenarnya. Bukan hanya sekadar dapat melihat atau mendengar. Bukan pula sekadar tahu sejarah, tujuannya, apa, siapa, kapan, bagaimana, dan di mana, tetapi lebih dari itu.  Oleh karena itu, Islam amat melarang keyakinan yang mengikuti kepada suatu keyakinan lain atau dalam Islam disebut taklid.  Rasulullah saw, "Barang siapa yang meniru atau mengikuti suatu kaum (agama) maka dia termasuk kaum (agama) itu."  Firman Allah dalam surah Ali Imran [3] ayat 85, "Barangsiapa yang mencari agama selain agama Islam, maka sekali-sekali tidaklah diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi."
  17. 17. Kesimpulan  Dengan melihat kemudharatan yang terjadi dari perayaan Valentine ini, kiranya sudah saatnya kita gencar mengingatkan “dampak yang tak diinginkan” tersebut. Sebab, bisa jadi jutaan pasangan muda-mudi di sini turut merayakan Valentine tanpa memahami makna dan sejarahnya. Mereka mengikuti tradisi dan budaya populer yang dirayakan oleh kebanyakan bangsa Barat yang notabene non Muslim.  Dinul Islam yang suci telah menuntun manusia dengan ajaran kasih sayang yang suci, bukan kasih sayang yang disalahgunakan. Bukankah kita tak menginginkan generasi yang mudah terseret arus yang berkedok gaya hidup modern, tapi sejatinya adalah gaya hidup jahiliyah modern. Valentine’s Day mendapat sambutan baik di negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim karena yang dikedepankan adalah nilai universal dan gaya hidup pop. Sementara sejarah asli yang melatarbelakanginya ditutup-tutupi atau dikaburkan. Sadarlah wahai generasi Islam!
  18. 18. Semoga Allah memberikan kepada kita hidayah-Nya dan ketetapan hati untuk dapat istiqamah dengan Islam, sehingga hati ini menerima kebenaran serta menjalankan ajarannya. Tujuan dari semua itu adalah agar kita selalu taat. Insya Allah dengan izin-Nya, kelak di surga kita dapat berjumpa dengan para anbiya, baik Nabi Adam hingga Nabi Muhammad saw, serta orang-orang yang mendapat rahmat dari Allah. "Barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya maka dia akan bersama orang-orang yang diberi nikmat dari golongan nabi-nabi, para shiddiq (benar imannya), syuhada, sholihin (orang-orang saleh), mereka itulah sebaik-baik teman." (QS. an-Nisa'[4]: 69).
  19. 19. Sumber:  Misroji, M.I.Kom: “Valentine’s Day, Perayaan yang Dikaburkan Sejarahnya”, http://www.eramuslim.com/syariah/tsaqofah-islam/misroji-m-i-kom- valentine-s-day-perayaan-yang-dikaburkan-sejarahnya.htm  Ahmad Sarwat, Lc: “Hukum Merayakan Hari Valentine bagi Umat Islam”, http://www.fimadani.com/hukum-merayakan-hari-valentine-bagi-umat- islam/  DPU DT: “Valentine Day, Benarkah Hanya Kasih Sayang Belaka?”, http://www.dpu-online.com/artikel/detail/8/1820/valentine-day-benarkah-hanya- kasih-sayang-belaka

×