Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Ppt prakarya dan kewirausahaan tahapan simulasi wirausaha

17,476 views

Published on

Contoh tahapan Simulai wirausaha bingkai dari daun kering

Published in: Education
  • Login to see the comments

Ppt prakarya dan kewirausahaan tahapan simulasi wirausaha

  1. 1. TAHAPAN SIMULASI WIRAUSAHA Dito Faturachman Faza Nur Fuadina Intan Wahyu Nurhidayah
  2. 2. BINGKAI FOTO DARI DAUN KERING
  3. 3. Tahap 1 Persiapan Organisasi dan Perencanaan Produksi
  4. 4. 1. Pembentukan Organisasi Dan Pembagian Tugas • Merencanakan kerjasama dengan orang lain untuk membantu membuka wirausaha. • Melakukan rapat untuk merencanakan wirausaha tersebut. Dalam rapat perlu dibahas : – Produksi apa yang diproduksi – Bahan apa saja yang dibutuhkan – Alat apa saja yang dibutuhkan – Bagaimana teknik/cara pembuatan produk tersebut – Dari mana modal yang akan digunakan
  5. 5. • Membagi tugas : – Penanggungjawab keseluruhan (Ketua) – Penanggungjawab perlengkapan – Penanggungjawab keuangan – Penanggungjawab produksi – Penanggungjawab pemasaran (distribusi) – Dsb.
  6. 6. 2. Menetapkan target dan strategi • Menetapkan target yang ingin dicapai Contoh : – Jangka Pendek : dapat memasarkan produk sebanyak 200 biji dalam waktu satu minggu – Jangka Panjang : mendapat pemasukan sekitar 5 juta dalam satu bulannya • Menerapkan strategi Contoh : – Mendistribusikan barang ke pasar/toko kerajinan dengan memberikan diskon 20% pada 1 minggu pertama penjualan, – Mengenalkan/mengiklankan produk kepada masyarakat via brosur, radio, dll
  7. 7. 3. Membuat jadwal kegiatan • Menyusun rencana kerja Contoh: No RENCANA ALOKASI WAKTU 1 Rapat perencanaan 3 Januari 2016 2 Melakukan riset pasar 5 Januari 2016 3 Membeli perlengkapan 7 Januari 2016 4 Produksi 12-15 Januari 2016 5 Pengemasan 17 Januari 2016 6 Distribusi 20-27 Januari 2016
  8. 8. 4. Menetapkan biaya produksi dan harga jual, pembiayaan serta alur keuangan • Biaya Produksi adalah biaya yang dikeluarkan untuk bahan baku, tenaga kerja, dan biaya lain (overhead) • Harga Jual adalah harga yang ditentukan untuk menjual produk tersebut. • Pembiayaan adalah perencanaan alokasi dana dalam berwirausaha • Alur keuangan adalah pergiliran keuangan yang terjadi dalam kegiatan wirausaha.
  9. 9. Cara menentukan harga jual 1. Metode Penentuan Harga Biaya-Plus Modal (biaya produksi) + Laba = Harga Jual 2. Metode Pasar atau Pesaing Menyamakan harga produk berdasarkan harga jual kompetitor. Tidak didasarkan unsur biaya. 3. Price Skimming Price skimming cocok diterapkan untuk usaha yang punya pesaing sedikit. Metode ini menetapkan harga jual yang tinggi untuk setiap produk baru lalu berangsur-angsur turun saat ada tipe lain yang diluncurkan. 4. Multiple Unit Pricing Memberikan harga khusus untuk pembelian barang dengan jumlah yang banyak. 5. Bundling Penjualan dua atau lebih produk dalam satu harga, biasanya harga jual yang ditentukan dengan metode ini lebih rendah dari total penjumlahan masing-masing harga produk.
  10. 10. Rincian Keuangan Produksi Bingkai Foto dari Daun Kering • Biaya Produksi (30 biji) • Menentukan Laba laba dikehendaki sebesar 30% dari biaya produksi maka perhitungannya sebagai berikut : 30 100 × 1.000.000 = 300.000 • Perhitungan harga jual 1.000.000 + 300.000 30 = 1.300.000 30 = ± 𝑅𝑝 43.000,00 Bahan Baku (Perlengkapan) Rp 500.000,00 Jasa Rp 300.000,00 Transportasi Rp 100.000,00 Lain-lain Rp 100.000,00 Total Pengeluaran Rp 1.000.000,00
  11. 11. Tahap 2 Produksi hingga Penjualan
  12. 12. Produksi adalah upaya yang dilakukan dalam rangka menambah nilai pada suatu barang kerajinan. Arah kegiatannya ditujukan kepada upaya upaya pengaturan yang sifatnya menambah atau menciptakan kegunaan dari suatu barang kerajinan. 5. Melakukan Produksi Sebelum melaksanakan proses produksi, perlu adanya persiapan bahan, tempat, dan alat kerja. Bahan Baku : Limbah daun (organik) Bahan Pendukung : Tripleks, piloks Alat Kerja : Gunting, Lem, Gantungan Keselamatan kerja : Masker, sarung tangan Tempat : Senyaman dan selonggar mungkin, dijauhkan dari jangkauan anak-anak, jauh dari api, teduh akan cuaca
  13. 13. a. Tahap Pembahanan Tahap pembahanan adalah mempersiapkan bahan baku agar siap diproduksi. b. Tahap Pembentukan Pembentukan bahan baku bergantung pada jenis material, bentuk dasar material dan bentuk produk yang akan dibuat.
  14. 14. c. Tahap Perakitan Perakitan adalah proses penggabungan dari beberapa bagian komponen untuk membentuk suatu konstruksi kerajinan hiasan yang diinginkan. d. Tahap Finishing Finishing atau pekerjaan akhir merupakan bagian yang sangat penting dalam proses pembuatan kerajinan hiasan. Finishing ini akan memberikan tampilan terhadap nilai jual produk.
  15. 15. Pengendalian kualitas merupakan suatu proses untuk menentukan barang-barang yang rusak dan diusahan untuk dikurangi serta mempertahankan barang-barang yang sudah baik kemudian mengontrol agar hasil produksi di waktu yang akan datang tidak lagi mengalami penurunan kualitas atau kerusakan. menetukan produk standar menelusuri pada tahap proses Meminimumkan biaya proses untung a. Menentukan standar kualitas baik dalam hal ukuran, daya tahan, warna, bentuk, harga dsb dengan memakai peralatan yang standar. b. Mencari pemeriksa atau controler yang mempunyai kecakapan yang dibutuhkan baik mengenai pemakaian peralatan maupun pemeliharaannya. c. Tujuan pengendalian kualaitas adalah untuk meminimunkan biaya proses produksi sehingga dananya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang lebih produktif. 6. Melakukan Quality Control (QC)
  16. 16. Kemasan adalah sebagai bagian terluar yang membungkus suatu produk dengan tujuan untuk melindungi produk dari cuaca, guncangan dan benturan-benturan, terhadap benda lain. Syarat : Pengaman Nilai informasiNilai promosi Nilai estetik memperindah Fungsi utama : menjual melindungi memudahkan 7. Melakukan pengemasan
  17. 17. Promosi merupakan kegiatan terpenting, yang berperan aktif dalam memperkenalkan, memberitahukan dan mengingatkan kembali manfaat suatu produk agar mendorong konsumen unluk membeli produk yang dipromosikan tersebut. Tujuan Promosi 1. Merubah tingkah laku dan pendapat konsumen, 2. Memberitahu pasar yang dituju tentang penawaran produk, 3. Membujuk masyarakat konsumen, agar menyenangi, dan mendorong pembelian, 4. Mengingatkan masyarakat konsumen akan manfaat produk, 5. Mempertahankan merek produk perusahaan. 8. Melakukan Promosi, Penjualan, dan Distribusi
  18. 18. Sasaran Promosi 1. Seluruh masyarakat konsumen agar mereka mau membeli produk 2. Para pembeli/pelanggan produk dari perusahaan tersebut 3. Para pemakai produk pada waktu sekarang 4. Masyarakat yang mempunyai daya beli 5. Para distributor dan para agen yang menjual produknya 6. Pemerintah yang memerlukan produk dari pengusaha yang bersangkutan 7. Mereka yang mempunyai kekuasaan dan ia dapat memerintahkan untuk membelinya
  19. 19. Distribusi adalah salah satu aspek dari pemasaran. Distribusi juga dapat diartikan sebagai kegiatan pemasaran yang berusaha memperlancar dan mempermudah penyampaian barang dan jasa dari produsen kepada konsumen, sehingga penggunaannya sesuai dengan yang diperlukan (jenis, jumlah, harga, tempat, dan saat dibutuhkan). Penjualan (sales) adalah aktivitas atau bisnis menjual produk atau jasa. Dalam proses penjualan, penjual atau penyedia barang dan jasa memberikan kepemilikan suatu komoditas kepada pembeli untuk suatu harga tertentu.
  20. 20. Tahap 3 Evaluasi
  21. 21. 9. Evaluasi Kinerja dan Keuangan Untuk mengetahui : • Posisi Keseluruhan Usaha • Apakah Ada kemajuan atau Kemunduran usaha? • Melakukan langkah perbaikan atau pengembangan • Memikirkan target usaha selanjutnya Yang perlu di evaluasi : • Bagaimana kondisi keuangan ? • Bagaimana kondisi pasar? • Bagaimana kemajuan usaha? • Bagaimana tahapan pertumbuhan dan pengembangan usaha? • Bagaimana kepemimpinan?
  22. 22. 10. Penyusunan Laporan Evaluasi Laporan Manajemen Laporan harian/mingguan / Laporan bulanan / Laporan triwulan / Laporan tahunan Laporan Keuangan a. Neraca Memuat tentang gambaran mengenai posisi keuangan perusahaan pada saat tertentu. Meliputi assets (kekayaan yang dimiliki suatu perusahaan), Kewajiban (utang-utang perusahaan), dan Ekuitas (hak pemiliikan atas aktiva perusahaan) b. Laporan laba-rugi c. Laporan perubahan posisi keuangan (arus kas) Laporan arus kas adalah laporan yang digunaka untuk memberikan informasi mengenai penerimaan dan pengeluaran kas pada periode tertentu.
  23. 23. Analisis SWOT Analisis SWOT adalah suatu bentuk analisis di dalam manajemen perusahaan atau di dalam organisasi yang secara sistematis dapat membantu dalam usaha penyusunan suatu rencana yang matang untuk mencapai tujuan, baik itu tujuan jangka pendek maupun tujuan jangka panjang.
  24. 24. • Strength (Kekuatan) : Yaitu analisis kekuatan, situasi ataupun kondisi yang merupakan kekuatan dari suatu organisasi atau perusahaan pada saat ini. • Weakness (Kelemahan) : Yaitu analisi kelemahan, situasi ataupun kondisi yang merupakan kelemahan dari suatu organisasi atau perusahaan pada saat ini. • Opportunities (Peluang) : Yaitu analisis peluang, situasi atau kondisi yang merupakan peluang diluar suatu organisasi atau perusahaan dan memberikan peluang berkembang bagi organisasi dimasa depan. • Treats (Ancaman) : Yaitu analisis ancaman, cara menganalisis tantangan atau ancaman yang harus dihadapi oleh suatu perusahaan ataupun organisasi untuk menghadapi berbagai macam faktor lingkungan yang tidak menguntungkan pada suatu perusahaan atau organisasi yang menyebabkan kemunduran.
  25. 25. Aplikasi Bagaimana kekuatan (strengths) mampu mengambil keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada. Bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mencegah keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada. Bagaimana kekuatan (strengths) mampu menghadapi ancaman (threats) yang ada. Bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mampu membuat ancaman (threats) menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru.
  26. 26. Analisis SWOT Kerajinan Bingkai Foto dari Daun Kering Kekuatan (Strength) • Bahan mudah didapat (daun kering , kayu bekas) • Harga bahan baku murah • Unik • Harga terjangkau Peluang (Opportunities) • Barang yang dijual unik, maka bagi orang yang menyukai seni pasti akan tertarik • Harga terjangkau, jadi konsumen akan lebih mudah tertarik dengan produk ini Ancaman (Treats) • Ketersediaan berbagai limbah di daerah ini sangat banyak sehingga beresiko munculnya pesaing yang membuat produk sejenis • Banyak juga wirausaha kreatif lain diluar sana baik berbhan baku limbah maupun tidak Kelemahan (Weakness) • Daun mudah sobek atau pecah • Pengeringan daun tergantung cuaca
  27. 27. Analisis SWOT • Inovasi desain baru harus selalu dibuat untuk mengatasi pesaing, dan desain harus selalu unik dan ber-estetika tinggi • Harus menemukan terobosan baru untuk mengatasi kelemahan pada saat produksi, seperti waktu yang digunakan saat mengeringkan daunnya • Produksi harus mempertahankan kualitas tetapi harga harus tetap terjangkau • Mempromosikan produk lebih maksimal agar usaha lebih berkembang dan terkenal daripada para pesaing yang ada
  28. 28. Sikap Wirausaha • Disiplin • Komitmen Tinggi • Jujur • Kreatif dan Inovatif • Mandiri • Realistis dalam berfikir
  29. 29. TERIMAKASIH

×