Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Penanggulangan bencana terpadu by Maria Haryanti Butarbutar

defenisi dari bencana, tujuan penanggulangan dari bencana, prinsip bencana, tahapan bencana, KLB

  • Be the first to comment

Penanggulangan bencana terpadu by Maria Haryanti Butarbutar

  1. 1. PENANGGULANGAN BENCANA TERPADU MARIA HARYANTI.B GADAR
  2. 2. DEFENISI BENCANA adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.
  3. 3. TUJUAN PENANGGULANGAN BENCANA  Mencegah dan membatasi jumlah korban manusia serta kerusakan harta benda dan lingkungan hidup.  Menghilangkan kesengsaraan dan kesulitan dalam kehidupan dan penghidupan korban bencana.  Mengembalikan korban bencana dari daerah/lokasi penampunggan/pengungsian ke daerah asal bila memungkinkan atau merelokasi kedaerah/lokasi baru yang layak huni dan aman.  Mengembalikan fungsi fasilitas umum utama, seperti komunikasi/transportasi, air minum, listrik, telepon. Termasuk mengembalikan kehidupan ekonomi dan social daerah yang terkena bencana.  Mengurangi kerusakan dan kerugian lebih lanjut.
  4. 4. Prinsip Bencana 1) Cepat dan Tepat 2) Prioritas 3) Koordinasi dan keterpaduan : saling mendukung 4) Berdaya guna dan berhasil guna :dilakukan dengan tidak membuang waktu, tenaga, dan biaya yang berlebihan 5) Transparansi dan akuntabilitas : secara terbuka dan dapat dipertanggung jawabkan 6) Kemitraan: pemerintah dan masyarakat secara luas 7) Pemberdayaan : memberdayakan masyarakat agar dapat mengurangi dampak dari bencana 8) Nondiskriminatif : tidak memberikan perlakuan yang berbeda terhadap 9) Nonproletisi : dilarang menyabarkan agama atau keyakinan
  5. 5. Mengandung tiga aspek dasar, yaitu: Terjadinya peristiwa atau gangguan yang mengancam dan merusak (hazard). Peristiwa atau gangguan tersebut mengancam kehidupan, penghidupan, dan fungsi dari masyarakat. Ancaman tersebut mengakibatkan korban dan melampaui kemampuan masyarakat untuk mengatasi dengan sumber daya mereka.
  6. 6. Tahapan Manajemen Bencana
  7. 7. 1. Kegiatan pra bencana kegiatan pencegahan (SAR) mitigasi, KesiapSiagaan (rencana, keperawatan, pely gawat darurat) peringatan dini.
  8. 8. Mitigasi Yaitu merupakan usaha yang dilakukan untuk mencegah risiko-risiko yang ada berkembang menjadi bencana secara keseluruhan atau tindakan yang dilakukan untuk mengurangi efek bencana ketika terjadi
  9. 9. Mitigasi terdiri dari 3 unsur Bahaya Peringatan persiapan.
  10. 10. Perencanaan bencana 1)Perencanaan internal : rumah sakit (triase, lab) 1)Perencanaan eksternal : Bantuan,
  11. 11. 2. Kegiatan Saat Bencana Respon : mencakup mobilisasi pelayanan gawat darurat dan first responders yang diperlukan ke tempat bencana Aktivasi : pemberitahuan, komando Implementasi : search and research
  12. 12. III. Kegiatan Pasca Bencana a. Rehabilitasi Rehabilitasi sebagaimana dilakukan melalui kegiatan  Perbaikan lingkungan daerah bencana  Perbaikan prasarana dan sarana umum  Pemberian bantuan perbaikan rumah masyarakat  Pemulihan sosial psikologis  Pelayanan kesehatan  Rekonsiliasi dan resolusi konflik  Pemulihan social ekonomi budaya  Pemulihan keamanan dan ketertiban  Pemulihan fungsi pemerintahan  Pemulihan fungsi pelayanan publik.
  13. 13. b. Rekonstruksi Rekonstruksi sebagaimana dimaksud dilakukan melalui kegiatan pembangunan yang lebih baik, meliputi :  Pembangunan kembali prasarana dan sarana  Pembangunan kembali sarana social masyarakat  Pembangkitan kembali kehidupan sosial budaya masyarakat  Penerapan rancang bangun yang tepat dan penggunaan peralatan yang lebih baik  Partisipasi dan peran serta lembaga dan organisasi kemasyarakatan, dunia usaha dan masyarakat  Peningkatan kondisi sosial, ekonomi dan budaya  Peningkatan fungsi pelayanan public  Peningkatan pelayanan utama dalam masyarakat.
  14. 14. KLB (kejadian Luar Biasa) ?????
  15. 15. Adanya : Wabah penyakit Epidemiologi Ancaman terhadap suatu tempat
  16. 16. Apa yang harus dilakukan sebagai tenaga medis ??? Pencegahan Pemantauan KLB Identifikasi penderita Penyuluhan Meninjau kasus pencegahan
  17. 17. THANK YOU

    Be the first to comment

    Login to see the comments

  • DwikiWandaSyahputra

    Jan. 4, 2021
  • AnnisaRestifani

    Jan. 4, 2021
  • HartiniSitinjak

    Jan. 4, 2021
  • EinilHia

    Jan. 4, 2021
  • AyumiFebryLitamara

    Jan. 4, 2021
  • MhdikhlasBaharudin

    Jan. 4, 2021
  • RezaAnanda8

    Jan. 4, 2021
  • WahyudiFahriWahyudiF

    Jan. 4, 2021
  • Iqrimaputri1

    Jan. 4, 2021
  • NabilaNabila56

    Jan. 4, 2021
  • WulanSyahfitri

    Jan. 4, 2021
  • IsmailMaritohrj

    Jan. 4, 2021
  • DelismanWaruwu

    Jan. 4, 2021
  • ghinaafifah3

    Jan. 4, 2021
  • NovitaSari396

    Jan. 4, 2021
  • RidwanPasaribu2

    Jan. 4, 2021
  • MartogimonicaMulai

    Jan. 4, 2021
  • AnggiSiahaan2

    Jan. 4, 2021
  • LindaElviana

    Jan. 4, 2021
  • AndianliuManurung

    Jan. 4, 2021

defenisi dari bencana, tujuan penanggulangan dari bencana, prinsip bencana, tahapan bencana, KLB

Views

Total views

1,120

On Slideshare

0

From embeds

0

Number of embeds

0

Actions

Downloads

78

Shares

0

Comments

0

Likes

70

×