Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Proposal kegiatan pelatihan keterampilan pengelasan di Cilacap, PLS UNNES 2013

23,985 views

Published on

Proposal kegiatan pelatihan keterampilan pengelasan di Cilacap, PLS UNNES 2013

Published in: Education
  • Best dissertation help you can get, thank god a friend suggested me ⇒⇒⇒WRITE-MY-PAPER.net ⇐⇐⇐ otherwise I could have never completed my dissertation on time.
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Hello! I can recommend a site that has helped me. It's called ⇒ www.HelpWriting.net ⇐ They helped me for writing my quality research paper.
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • You can ask here for a help. They helped me a lot an i`m highly satisfied with quality of work done. I can promise you 100% un-plagiarized text and good experts there. Use with pleasure! ⇒ www.WritePaper.info ⇐
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Sex in your area is here: ❤❤❤ http://bit.ly/2F7hN3u ❤❤❤
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Dating direct: ♥♥♥ http://bit.ly/2F7hN3u ♥♥♥
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Proposal kegiatan pelatihan keterampilan pengelasan di Cilacap, PLS UNNES 2013

  1. 1. PROPOSAL Kegiatan Pelatihan KeterampilanPengelasan Bagi Para Pemuda Putus Sekolah di desa Bunton kecamatan Adipala kabupaten Cilacap Oleh : 1. Etika Resti Hapsari ( 1201413005 ) 2. Lilis Andriyani ( 1201413039 ) 3. Isnaeni Pangestika ( 1201413043 ) 4. Wahyu Trisnawati ( 1201413061 ) PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2014
  2. 2. ii KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya,sehingga kelompok kami dapat menyelesaikan proposal kegiatan pelatihan las di desa Bunton kecamatan Adipala kabupaten Cilacap dengan lancar dan tepat waktu. Sholawat serta salam senantiasa kita sampaikan kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW yang kita nanti-nantikan syafa’atnya di yaumul kiyamah nanti. Amin. Penulis menyampaikan ucapan terimkasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan proposal ini.Akhirnya, sebagai karya manusia biasa, penulis menyadari pasti banyak kekurangan dan kelemahan yang terdapat pada proposal ini. Untuk itu, penulis juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang membantu dalam penyusunan proposal ini. Dan semoga kegiatan pelatihan ini dapat berjalan dengan lancar. Amiin Semarang, 13 Juni 2014 Penulis
  3. 3. iii DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ................................................................................................................i KATA PENGANTAR .............................................................................................................ii DAFTAR ISI ...........................................................................................................................iii PENDAHULUAN. .................................................................................................................. 1 A. Nama Kegiatan ...................................................................................................... 3 B. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan............................................................. 3 C. Peserta Kegiatan..................................................................................................... 3 D. Tujuan Kegiatan..................................................................................................... 4 E. Hasil yang diharapkan............................................................................................ 4 F. Desain Kegiatan . ................................................................................................... 4 G. Susunan Panitia ..................................................................................................... 4 H. Jadwal Kegiatan..................................................................................................... 4 I. Anggaran Kegiatan ................................................................................................ 4 J. Hasil dan Tindak Lanjut Kegiatan ......................................................................... 4 K. Penutup................................................................................................................... 5 LEMBAR PENGESAHAN .................................................................................................... 6 LAMPIRAN – LAMPIRAN A. Lampiran 1 .................................................................................. 7 B. Lampiran 2 .................................................................................. 9 C. Lampiran 3 .................................................................................. 10 D. Lampiran 4 .................................................................................. 12
  4. 4. 1 PENDAHULUAN Pendidikan adalah modal utama bagi suatu bangsa dalam upaya meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang dimilikinya. Sumberdaya manusia yang berkualitas akan mampu mengelola sumber daya alam dan memberi layanan secara efektif dan efisien untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, hampir semua bangsa berusaha meningkatkan kualitas pendidikan yang dimilikinya, termasuk Indonesia. Kualitas sumberdaya manusia dapat dilihat dari kemampuan atau kompetensi yang dimiliki baik melalui jalur formal maupun non formal. Kompetensi yang dimiliki oleh manusia selanjutnya akan diterapkan secara nyata dalam kehidupan kerja. Persoalan ketenagakerjaan selalu mendapat perhatian yang serius dari berbagai kalangan, baik pemerintah, swasta maupun dari masyarakat. Kompleksitas permasalahan ketenagakerjaan ini dapat dipandang sebagai suatu upaya masing-masing individu untuk memperoleh dan mempertahankan hak-hak kehidupan yang melekat pada manusia agar memenuhi kebutuhan demi kelangsungan hidup. Tujuan pembangunan nasional, yaitu terwujudnya masyarakat Indonesia yang damai, demokratis, berkeadilan dan berdaya saing maju dan sejahtera dalam wadah negara kesatuan republik indonesia yang didukung oleh manusia yang sehat, mandiri dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa. Dari tujuan tersebut tercermin bahwa sebagai titik sentral pembangunan adalah pemberdayaan sumber daya manusia termasuk tenaga kerja, baik sebagai sasaran pembangunan maupun sebagai pelaku pembangunan. Dengan demikian, pembangunan ketenagakerjaan merupakan salah satu aspek pendukung keberhasilan pembangunan nasional. Di sisi lain, terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan nasional tersebut, khususnya dibidang dibidang ketenagakerjaan, sehingga diperlukan kebijakan dan upaya dalam mengatasinya. Sehubungan hal tersebut di atas pengembangan sumber daya manusia di Indonesia dilakukan melalui tiga jalur utama, yaitu pendidikan, pelatihan dan pengembangan karir di tempat kerja. Jalur pendidikan merupakan tulang punggung pengembangan sumber daya manusia yang dimulai dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi. Sementara itu, jalur pelatihan dan pengembangan karir di tempat kerja merupakan jalur suplemen dan komplemen terhadap
  5. 5. 2 pendidikan. Arah pembangunan sumber daya manusia di indonesia ditujukan padapengembangan kualitas sumber daya manusia secara komprehensif meliputi aspek kepribadian dan sikap mental, penguasaan ilmu dan teknologi, serta profesionalisme dan kompetensi yang ke semuanya dijiwai oleh nilai-nilai religius sesuai dengan agamanya. Salah satu model peningkatan kualitas hidup dapat diperoleh melalui jalur pelatihan. Melalui jalur yang singkat ini, peserta dibina dan diarahkan dengan metode yang lebih efektif dan tepat sasaran dan berorientasi pada manajemen dan praktik. Tujuannya adalah setelah kegiatan pelatihan, peserta dapat memanajemen diri sendiri dan menerapkan skill yang diperolehnya dalam bentuk sebuah wirausaha baru. Berdasarkan data yang diperoleh dari desa Bunton kabupaten Cilacap, jumlah pemuda yang putus sekolah dan berada pada usia produktif kerja cukup tinggi yaitu sekitar 80 orang. Kondisi ini jika dibiarkan dapat menyebabkan penumpukan pengangguran dan menimbulkan masalah sosial baru. Disatu sisi pertumbuhan daerah dan tingginya permintaan akan pembangunan disekitar wilayah kabupaten Cilacap dan desa Bunton khususnya, dapat menjadi peluang bagi wirausaha yang responsif untuk meraih kesempatan tersebut. Karena kabupaten Cilacap merupakan kawasan industri yang dimana di desa Buton tersebut sedang didirikan sebuah PLTU dan kilang minyak. Namun sejauh ini belum ada tindakan yang nyata baik dari pemerintah maupun tokoh masyarakat dan pengusaha. Akibatnya kebanyakan orderan yang diminta oleh para pengembang beralih pada sekelompok orang saja. Berdasarkan kenyataan tersebut, maka lembaga pelatihan dan pengembangan produktifitas sumber daya manusia yang berlokasi di desa Bunton mencoba untuk memfasilitasi kelompok produktif ini agar bisa lebih produktif dan berguna bagi upaya memperbaiki ekonomi keluarga, salah satunya adalah dengan jalan memberikan pelatihan tentang manajemen dan pengelolaanpengelasan.
  6. 6. 3 A. Nama Kegiatan Adapun nama kegiatan ini adalah “ Pelatihan Keterampilan Pengelasan Bagi Para Pemuda Putus Sekolah di desa Bunton kecamatan Adipala kabupaten Cilacap ”. B. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan Adapun pelaksanaan kegiatan pengelasain ini adalah : Hari , tanggal : Minggu – Sabtu, 14 – 27 September 2014. Waktu : pukul 08.00 WIB - 15.00 WIB Tempat : Pendopo Desa Bunton C. Peserta Kegiatan Adapun peserta dari kegiatan ini adalah : 1. Pemuda desa : 30 2. Fasilitator Manajemen dan Motivasi :2 3. Fasilitator Teknik : 3 Sehingga peserta seluruhnya berjumlah : 35 D. Tujuan Kegiatan Program pelatihan pengelolaan pengelasan bertujuan untuk : 1. Memotivasi dan membangun sikap wirausaha bagi kelompok muda produktif yang putus sekolah di desa Bunton 2. Melatih keterampilan kaum muda produktif dalam usaha pengelasan 3. Mengisi kekosongan tenaga kerja di PLTU dan kilang minyak di sekitar wilayah kabupaten Cilacap khususnya di desa Bunton 4. Menciptakan dan mengembangkan hubungan kerja dan kerjasama (team work) antar pemuda dan lembaga 5. Menumbuhkan dan mengembangkan motivasi kerja/ berprestasi dalam rangka meningkatkan produktivitas unit kerja
  7. 7. 4 E. Hasil yang diharapkan Secara khusus dengan program pelatihan ini , hasil yang diharapkan yaitu :  Jangka pendek : 1. Peserta termotivasi dan berani membangun sikap wirausaha baru 2. Mengisi kekosongan tenaga kerja di PLTU dan kilang minyak di sekitar wilayah kabupaten Cilacap khususnya di desa Bunton 3. Melatih keterampilan kaum muda produktif dalam usaha pengelasan  Jangka panjang : 1. Peserta termotivasi dan berani membangun sikap wirausaha baru khususnya dibidang perbengkelan 2. Keterampilan kaum muda produktif dalam bidang pengelasan makin meningkat 3. Dapat membuka bengkel las secara mandiri F. DesainKegiatan Terlampir G. Susunan Panitia Terlampir H. Jadwal Kegiatan Terlampir I. Anggaran Kegiatan Terlampir J. Hasil dan Tindak Lanjut Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam bentuk usaha-usaha baru dalam bidang perbengkelan khususnya bengkel las dan dapat di aplikasikan dalam industri dibidang PLTU dan kilang minyak khususnya.
  8. 8. 5 K. Penutup Proposal ini dibuat sebagai upaya lembaga atas tingginya persaingan didunia industri dan tantangan akan dunai kerja yang makin menglobal. Disatu sisi pemerintah berupaya untuk menekan angka pengangguran namun disisi lain pengangguran tetap bertambah dan diperparah dengan minimnya modal dan keterampilan kerja. Sasaran utamanaya adalah kelompok muda produktif yang putus sekolah di desa Bunton. Untuk itu kami mengharapkan dukungan dan partisipasi penuh dari pemerintah khususnya Gubernur Jawa Tengah melalui Biro Kesra Setda Jawa Tengah, Dinas Sosial Propinsi Jawa Tengah, Bupati Cilacap, Dinas Pekerjaan Umum Cilacap dan Dinas Pendidikan bagian Pendidikan Non Formal kabupaten Cilacap dan lain-laindalam bentuk dana dan material untuk menyukseskan kegiatan ini. Kami mohon maaf apabila ada kekurangan dan kesalahan dalam penyampaian dan penulisan proposal ini. Atas perhatiannya, kami sampaikan ucapan terimakasih.
  9. 9. 6 LEMBAR PENGESAHAN Semarang, 13 Juni 2014 Sekretaris Isnaeni Pangestika NIM. 1201413043 Ketua Panitia Etika Resti Hapsari NIM. 1201413005 Mengetahui, Kepala Bagian Pendidikan Non Formal Disdikpora Cilacap Dr. Achmad Effendi, S. Pd, M.Pd NIP. 19640210 19890201 1 002
  10. 10. 7 Lampiran 1. Desain Kegiatan 1. Materi Materi yang diajarkan dalam kegiatan Pelatihan ini terdiri dari : a. Manajemen pegelolaan diri b. Manajemen pengelolaan keuangan c. Manajemen pengelolaan kegiatan usaha d. Motivasi kerja e. Pemahaman Silabus (adaptif, normatif dan produktif dan mulok) f. Pengetahuan dasar material g. Pengenalan bengkel h. Tata leta peralatan dan pengelolaan material dan mesin dalam bengkel i. Pemilihan material pengelasan j. Desain pagar, pintu, rilling dan berbagai media las k. Mengeset mesin las l. Mengelas dasar m. Mengelas lanjut n. Mengelas tingkat akhir o. Finishing p. Penanganan material pasca produksi q. Pemasaran dan penjualan 2. Metode Metode pembelajaran dalam kegiatan pelatihan ini terdiri dari metode ceramah, survey dan demostrasi dan eksperimen serta praktikum 3. Fasilitator Fasilitator kegiatan pelatihan ini terdiri dari : a. Fasilitator manajemen dan Motivasi (2 orang) Terdiri dari seorang akademisi dan seorang praktisi
  11. 11. 8 b. Fasilitator Teknik (3 orang) Terdiri dari 3 orang tenaga teknik yang ahli dalam bidang pengelasan 4. Fasilitas Fasilitas yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini adalah : a. Ruang diklat yang representatif b. Media Pembelajaran (modul dan alat peraga) c. Mesin las d. Alat pelindung diri (APD) e. K3 f. Bengkel Survey
  12. 12. 9 Lampiran 2. SUSUNAN PANITIA Pelindung : Bupati Cilacap Penasehat : Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga kabupaten Cilacap Penanggung Jawab : Kepala Bagian Pendidikan Non Formal Disdikpora Cilacap Ketua : Etika Resti Hapsari Wakil Ketua : Lilis Andriyani Sekretaris : Isnaeni Pangestika Bendahara : Wahyu Trisnawati Seksi Kegiatan  Dian Fatmawati  Shabiq Farhan  Ratna Dika  Fahmi Saputra  Fauzi Amalia Seksi Dokumentasi  Satrio Mahardika  Cahyo Nugroho  Elik Hermawan  Maya Anisa  Shella Maria Seksi Konsumsi  Reka Herdianto  Amalia Larasati  Hardini Elia  Yusuf Ega  Tri Wahyudi  Qori Maulani Seksi Humas  Fifin Pusparani  Eka Ulyani  Hans Zakiy  Yoan Zein  Stephanie Yang Seksi Perlengkapan  Ika Wisnu  Murti Priatni  Gani Irsyadi  Arsyad Ady  Abdil Lutfie  Syahrul Arya
  13. 13. 10 Lampiran 3. JADWAL KEGIATAN Jumlah total jam pelatihan adalah7 jam yang dimulai dari pukul 08.00 WIB - 15.00 WIB dan dilaksanakan selama 14 hari kerja sehingga total terdapat 98 jam efektif yang kemudian dibagi mejadi :  Tatap muka : 25% artinya 24 Jam  Survey : 1 % artinya 1 Jam  Sumulasi dan Demonstrasi : 4% artinya 5 Jam  Praktikum : 70% artinya 68 Jam Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua minggu terhitung tanggal 14 – 27 September 2014.  Hari Pertama No. Waktu Kegiatan Fasilitator 1. 07.30 – 08.00 Registrasi 2. 08.00 – 08.30 Pembukaan Ceramah Ketua Lembaga dan Instansi Terkait 3. 08.30 – 10.00 Manajemen pegelolaan diri Ceramah Manajemen 4. 10.00 – 11.00 Manajemen pengelolaan keuangan Ceramah Manajemen 5. 11.00 – 12.00 Manajemen pengelolaan kegiatan usaha Ceramah Manajemen 6. 12.00 – 12.45 ISHOMA 7. 12.45 – 13.15 Motivasi kerja Ceramah Manajemen 8. 13.15 – 13.45 Pengetahuan dasar material Teknik 9. 13.45 – 14.30 Pengenalan bengkel Teknik 10. 14.30 – 15.00 Motivasi kerja Manajemen
  14. 14. 11  Hari kedua sampai hari ke empat belas No. Waktu Kegiatan Fasilitator 1. 07.30 – 08.00 Registrasi 2. 08.00 – 08.45 Tata leta peralatan dan pengelolaan material dan mesin dalam bengkel Simulasi & Demosntrasi Teknik 3. 08.45 – 09.30 Desain pagar, pintu, rilling dan berbagai media las Simulasi & Demosntrasi Teknik 4. 09.30 – 10.15 Mengeset mesin las Praktikum Teknik 5. 10.15 – 11.00 Mengelas dasar Praktikum Teknik 6. 11.00 – 12.00 Pemasaran dan penjualan Ceramah Manajemen 7. 12.00 – 12.45 ISHOMA 8. 12.45 – 13.15 Mengelas lanjut Praktikum Teknik 9. 13.15 – 13.45 Mengelas tingkat akhir Praktikum Teknik 10. 13.45 – 14.30 Finishing Praktikum Teknik 11. 14.30 – 15.00 Penanganan material pasca produksi Simulasi & Demosntrasi Teknik
  15. 15. 12 Lampiran4. ANGGARAN KEGIATAN Biaya yang dibutuhkan untuk pelaksanaan kegiatan pelatihan dan pengembangan produktifitas bidang manajemen dan pengelolaan bengkel las, sebesar Rp. 34. 280.000,00 Pemasukan : Rp 34. 280.000,00 Pengeluaran : Rp 34. 280.000,00 Saldo : Rp 0,00 A. Pemasukan Anggaran ini dari APBD kabupaten Cilacap sebesar = Rp. 34. 280.000,00 B. Pengeluaran  Kesekretariatan 1. Pengandaan Materi 30 x @Rp 20.000,00 = Rp 400.000,00 2. ATK 30 x @Rp 10.000,00 = Rp 200.000,00 3. Sertifikat 20 x @ Rp 15.000,00 = Rp 300.000,00  Konsumsi 1. Snack 30 x @ Rp 5.000,00 x 14 = Rp 2.100.000,00 2. Makan Siang 30 x @ Rp 10.000,00 x 14 = Rp 4.200.000,00  Honorarium Jumlah Fasilitator 1. Fas. Manajemen 2 x @ Rp 100.000,00/jam x 5 = Rp 1.000.000,00 2. Fas. Teknik 3 x @ Rp 50.000,00/jam x 33 = Rp 4.950.000,00 3. Transport Peserta 30 x @ Rp 15.000,00 x 14 = Rp 6.300.000,00 4. Pegawai 2 x @ Rp 250.000,00 x 14 = Rp 500.000,00
  16. 16. 13  Kebutuhan Material 1. Travo Las 5 x @ Rp 1.200.000,00 = Rp 6.000.000,00 2. Elekroda 30 Dos x @ Rp 150.000,00 = Rp 450.000,00 3. Besi 12 10 Staf x @ Rp 70.000,00 = Rp 700.000,00 4. Besi 10 10 Staf x @ Rp 50.000,00 = Rp 500.000,00 5. Besi 8 8 Staf x @ Rp 35.000,00 = Rp 280.000,00 6. Plat 10 Lembar x @ Rp 250.000,00= Rp 2.500.000,00 7. Pipa 15 Batang x @ Rp100.000,00= Rp1.500.000,00 8. Pipa Virkram 15 Batang x @ Rp 120.000,00= Rp 1.800.000,00 9. Asesoris 10 paket x @ Rp 60.000,00 = Rp 600.000,00 Total = Rp 34.280.000,00 Bendahara Wahyu Trisnawati NIM. 1201413061 Ketua Panitia Etika Resti Hapsari NIM. 1201413005 Mengetahui, Kepala Bagian Pendidikan Non Formal Disdikpora Cilacap Dr. Achmad Effendi, S. Pd, M.Pd NIP. 19640210 19890201 1 002
  17. 17. 14

×