Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Menghitung Jam Produktif Kejuruan SMK

19,848 views

Published on

SMK

Published in: Education

Menghitung Jam Produktif Kejuruan SMK

  1. 1. Komponen Durasi Waktu (Jam) A. Mata Pelajaran 1. Normatif 1. Pendidikan Agama 192 1. Pendidikan Kewarganegaraan 192 1. Bahasa Indonesia 192 1. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 192 1. Seni Budaya 128 1. Adaptif 1. Bahasa Inggris 440 1. Matematika 516 1. Ilmu Pengetahuan Alam 192 1. Fisika 192 1. Kimia 192 1. Biologi 192 1. Ilmu Pengetahuan Sosial 128 1. KKPI 202 1. Kewirausahaan 192 1. Produktif 1. Dasar Kompetensi Kejuruan 140 1. Kompetensi Kejuruan 1044 A. Muatan Lokal 192 A. Pengembangan Diri (192) 4710 STRUKTUR KURIKULUM SMK/MAK Kelompok: Pertanian
  2. 2. Keterangan Struktur Kurikulum SMKKeterangan Struktur Kurikulum SMK a) Durasi Waktu:a) Durasi Waktu: – Durasi waktu adalah jumlah jam minimal yang digunakanDurasi waktu adalah jumlah jam minimal yang digunakan oleh setiapoleh setiap KompetensiKompetensi KKeahlianeahlian.. – KompetensiKompetensi KKeahlianeahlian yang memerlukan waktu lebih, jamyang memerlukan waktu lebih, jam tambahannya diintegrasikan ke dalam mata pelajarantambahannya diintegrasikan ke dalam mata pelajaran yang sama di luar jumlah jam yang dicantumkan.yang sama di luar jumlah jam yang dicantumkan. (( contoh: matematika untuk Teknologi dan Rekayasa,contoh: matematika untuk Teknologi dan Rekayasa, jam terstruktur = 516. karena kebutuhan pendalaman,jam terstruktur = 516. karena kebutuhan pendalaman, dibutuhkan tambahan waktu 120 jam, maka jumlah jamdibutuhkan tambahan waktu 120 jam, maka jumlah jam tersruktur matematika menjadi 636)tersruktur matematika menjadi 636)
  3. 3. Keterangan Struktur Kurikulum SMK lanjutan… b)Kompetensi Kejuruan terdiri atas berbagai mata pelajaran yang ditentukan sesuai dengan kebutuhan Kompetensi keahlian. c)Jumlah jam terstruktur untuk kompetensi kejuruan sebagai hasil dari konversi jumlah jam ril kebutuhan standar kompetensi kerja yang berlaku di dunia kerja tidak boleh kurang dari 1044 jam. Jumlah jam terstruktur untuk Dasar kompetensi kejuruan sebagai hasil dari konversi jumlah jam ril, tetapi tidak boleh lebih dari 140 jam.
  4. 4. Keterangan Struktur Kurikulum SMK lanjutan… d) Pengembangan Diri ekuivalen dengan 2 jam pembelajaran per minggu. Alokasi waktu untuk Praktik Kerja Industri (Prakerin) diambil dari durasi waktu mata pelajaran Kompetensi Kejuruan (1044 jam). Total beban belajar bagi SMK - 3 tahun tidak boleh lebih dari 5700 jam pembelajaran (mg efktf 114 x 50 jp/mg), dan 7700 Jam pembelajaran bagi SMK- 4 tahun.
  5. 5. LANGKAH-LANGKAH PERHITUNGAN JAM TERSTRUKTUR 1. Analisis silabus 2. Estimasi kebutuhan jam tatap muka, jam praktik di sekolah dan jam praktik di industri 3. Konversi jam estimasi dengan perbandingan jam tatap muka : jam praktik di sekolah : jam praktik di industri = 1 : 2 : 4 4. Hitung jumlah total jam terstruktur sbb: Estimasi jam TM 1 + +Estimasi jam PS Estimasi jam PI 2 4
  6. 6. Contoh: Misalnya satu kompetensi dasar membutuhkan jam belajar sbb : – tatap muka (TM) = 8 jam – praktik di sekolah (PS)= 28 jam – praktik di industri (PI) = 20 jam Maka :  Jumlah jam terstruktur : 8/1 + 28/2 + 20/4 = 27 jam  Jumlah jam di sekolah : 8 + 28 = 36 jam  jumlah jam di industri (dalam bentuk prakerin) = 20 jam  Total jam belajar yang tercantum dalam jadwal adalah: 8 + 28 + 20 = 56 jam pelajaran
  7. 7. PERHITUNGAN JUMLAH JAM PRODUKTIF Kelompok Pelajaran Produktif terbagi ke dalam 2 bagian , yaitu : 1.Dasar Kejuruan yang disingkat DKK 2.Kompetensi Kejurua yang disingkat KK • DK dalam struktur kurikulum = 140 jam • Apabila diberikan di kelas X (38 minggu) => Jumlah jam DK perminggu = 140 : 38 = 4 jam per minggu • Apabila diberikan di kelas X dan XI (76 minggu) => Jumlah jam DK permingg u = 140 : 76 = 2 jam per minggu Struktur Pembelajaran (2 Semester) No. DK SEM 1 SEM 2 1 A 4 4 No. DK SEM 1 SEM 2 SEM 3 SEM 4 1 A 2 2 2 2 Struktur Pembelajaran (4 Semester)
  8. 8. PERHITUNGAN KK UNTUK MATA PELAJARAN PRODUKTIF 1. Dalam Struktur Kurikulum, jumlah jam produktif 1044 jam • Pembelajaran Prakerin • Pembelajaran teori praktek ( tatap muka ) di sekolah • Pembelajaran praktek di bengkel sekolah 2. Ketentuan Prakerin, lamanya minimal = 500 jam, (jam 45 menit) (ketentuan dalam instrumen akrediatasi) Apabila dihitung lamanya minggu praktik industri sbb: a. Perhitungan jumlah jam Prakerin Sekolah ke jumlah Prakerin industri = 500 x 45 / 60 = 375 jam (60 menit) b.Jumlah Jam Prakerin di industri/ minggu = 48 - 50 Jam(60 menit) c. Jadi lamanya Prakerin = 375 /48 x 1 minggu = 7,8 minggu di bulatkan = 8 Minggu = 2 Bulan. d.Jadi lamanya Prakerin minimal = 500 Jam (45 menit) = 375 Jam (60 Menit) = 2 Bulan.
  9. 9. 3. Misal SMK ........ melaksanakan Prakerin selama 3 bulan a. Maka jumlah jam dapat dihitung, dengan : 3/2 x 500 jam = 750 jam (jam 45 menit) b. Ketentuan jam tatap muka adalah sebagai berikut : 1 jam tatap muka = 2 jam pembelajaran di bengkel sekolah = 4 jam pembelajaran industri c. Jadi 750 jam praktek industri = 750 : 4 x 1 jam tatap muka = 187,5 = 188 jam tatap muka
  10. 10. 4. Perhitungan Jumlah Jam sebagai berikut a. Jumlah jam KK = 1044 (jam teori praktek di sekolah + jam praktek di sekolah + jam praktek di industri) Sisa jam yang ada = 1044 – 188 jam = 856 jam. b. Tentukan perbandingan Pelajaran Teori dan Praktek, apakah 30 : 70 ataukah 40 : 60 c. Di SMK ........... ditentukan 30 : 70 d. Jadi jumlah jam teori = 30/100 x 856 = 256,8 jam = 257 jam TM dan praktek = 70/100 x 856 = 599,2 = 599 jam TM e. Jumlah jam yang tersedia dapat dihitung, dengan : Jam teori praktek = 257 x 1 = 257 jam Jam Praktek = 599 x 2 = 1198 jam Jumlah 1455 jam 1455/96 = 15,15 = 15 jam/minggu
  11. 11. Untuk menghitung jumlah jam produktif per minggu pada setiap mata pelajaran/ SK ataupun kalau diklasterkan dapat dihitung, dengan dua cara yaitu: 1.Berpedoman kepada perhitungan total jumlah jam 856 jam, dengan ketentuan : a. Tatap Muka ataupun total Tatap Muka jumlahnya = 30 % (257 jam) b. Pembelajaran praktek dihitung = 70 % (599jam ), tapi dalam penugasannya Jam Praktek harus dikali 2, sehingga jumlah totalnya = 1198 Jam. 2.Berpedoman pada jumlah total jam 1455 jam 3.Jumlah minggu efektif : kelas x = 38 minggu, Kelas XI = 38 minggu dan kelas XII = 20 minggu Jadi total minggu minimum = 96 minggu (dalam Permen 22 ditentukan jumlah minggu antara: minimal 32 maksimum 38 minggu)
  12. 12. CONTOH Misal ada 6 mata pelajaran produktif di 1 kompetensi keahlian, dan setelah dihitung oleh guru didapatkan data sbb:
  13. 13. Jika dimasukkan ke dalam struktur program
  14. 14. Untuk memudahkan perhitungan jumlah jam pada tiap-tiap mata pelajaran produktif, harus dibuat kluster/ mata pelajaran yang di dalamnya terdiri dari masing-masing SK dan KD, untuk selanjutnya hitung kebutuhan jam belajarnya sbb: No. Kluster/Mata Pelajaran SK KD Jmlh Jam 1 A A.1 A.2 Dst A1.1 A.1.2 A.1.3 X jam Y jam Z jam Jumlah jam SK A1 didapatkan dari penjumlahan A1.1 sd A.1.3 Sedangkan jumlah kluster A adalah, penjuumlahan banyaknya SK (SK A.1 + SK A.2 + dst)2 B B.1 B.2 Dst B.1.1 B.1.2 B.1.3 X jam Y jam Z jam Jumlah jam total kluster/mata pelajaran didapatkan dengan cara menjumlahkan seluruh kluster, yang jumlah totalnya harus minimal sebanyak 1435 jam
  15. 15. PERHITUNGAN JUMLAH JAM PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Yang Di jadikan Dasar Dalam Penghitung Jumlah Jam Produktif Per Minggu Per Semester, Adalah : Jumalah jam Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaraan (Total Jam = 1455 Jam). Dalam Contoh Format Di atas Dapat Dilihat : 1). Diperencanaan Jumlah Jam = 1044 Jam 2). Dipelaksanaan Jumlah Jam = 2205 Jam ( Apabila Dihitung TM Dan PS = 1455 Jam ) 3). Jadi 1044 Jam Struktur Kurikulum Setara Dengan 2205 Jam Pelaksanaan.
  16. 16. 16

×