Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Pmtct

Prevention Mother to Child Transmission of HIV

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Pmtct

  1. 1. © Nanang RuhyanaKepala Seksi Pemberantasan Penyakit
  2. 2. 88,9% HIV pd Usia produktif Akses ARV blm baik >90% bayi HIVditularkan mll ibu Bayi HIV  mengganngu TUMBANGBayi HIV  Hak hidup, sehat, pjg umur, produktif
  3. 3. Dilihat dari KELOMPOK UMUR Umur Frequency Percent1-10 th 4 1.611-20 th 17 6.821-30 th 128 51.231-40 th 80 32.041-50 th 17 6.8>50 th 4 1.6Total 250 100.0
  4. 4. Dilihat dari JENIS KELAMIN Kelamin Frequency PercentLaki-Laki 173 69.2Perempuan 77 30.8Total 250 100.0
  5. 5. Dilihat dari status PEREKAWINAN Status Frequency PercentKawin 120 48.0Blm Kawin 118 47.2Janda 6 2.4Duda 6 2.4Total 250 100.0
  6. 6. Dilihat dari cara PENULARAN Frequency PercentPMTS 177 70.8IDUS 72 28.8Perinatal 1 0.4Total 250 100.0
  7. 7. RAN 2010-2014 – MENKOKESRA & KEMENKES (sbg rangkaian pengendalian HIV-AIDS)Org PROFESI, ORMAS, KPA, LSM (PKBI, KOMUNAL, SERMUT, WARGA SIAGA) (sbg kerjasama LINSEK) Integrasi HIV-AIDS dgn program KIA (mencakup pemeriksaan rutin KTS/VCT, pemeriksaan IMS bagi HIV+)
  8. 8. Pencegahan Komprehensif• Prong 1 – Pencegahan penularan HIV pd perempuan usia reproduksi• Prong 2 – Pencegahan kehamilan yg tdk direncanakan pd perempuan HIV positiv• Prong 3 – Pencegahan penularan HIV dr bumil HIV positif ke bayi yg dikandung• Prong 4 – Pemberian dukungan psikologis, sosial dan perawatankpd ibu HIV positif beserta bayi & keluarganya 12
  9. 9. Keterkaitan MDG’s 4,5 & 6Pemberian ARV Bisa meng-eliminasi penularan HIV dari ibu ke bayi pd th 2015
  10. 10. Tujuan Penatalaksanaan Obstetri Persalinan yang aman Kondisi ibu baik Tidak terjadi penularan Ke Bayi Ke Tim Penolong Ke Pasien lainnya Tindakan efektif dan efisien Modul 4, 14
  11. 11. Risiko penularan HIV dari ibu ke bayi Periode transmisi Risiko •Kehamilan 5 - 10 % •Persalinan 10 - 20 % •Menyusui 10 - 15 % Total 25 - 45 % Risiko tertinggi Sumber: de Cock dkk, 2000 Modul 4, 15Mazami Enterprise © 2009
  12. 12. CD4 > 800 RENDAH penularan Merencanakan KEHAMILANCD4 < 350 VL rendah (<1000)TINGGI penularan
  13. 13. Alur pemberian ARV
  14. 14. Risiko penularan masa persalinan Modul 4, 18Mazami Enterprise © 2009
  15. 15. Penatalaksanaan Antenatal Asuhan Antenatal seperti biasanya Ukur Tinggi Badan, Berat Badan, Tinggi Fundus Uteri, Tekanan Darah, Status Tetanus Toksoid Laboratorium Hemoglobin, Proteinurin, GD puasa, Golongan darah, Thallasemia (bila ada faktor risiko) Pelihara kesehatan secara umum Pola hidup sehat (diit seimbang, tidak merokok, tidak minum alkohol, olahraga teratur, istirahat cukup) Modul 4, 19Mazami Enterprise © 2009
  16. 16. Penatalaksanaan Antenatal Kurangi kadar virus (Viral Load) Minum ARV profilaksis secara teratur Dianjurkan untuk pemeriksaan VL pada usia kehamilan 36 minggu ke atas Deteksi dini dan terapi faktor penyulit Infeksi Menular Seksual (Sifilis, Gonore, Kondiloma akuminata, Hepatitis dll), Malaria Tuberkulosis Modul 4, 20Mazami Enterprise © 2009
  17. 17. Penatalaksanaan Antenatal Konseling persiapan persalinan Perlu dilakukan konseling kepada ibu, pasangan dan keluarga mengenai manfaat dan risiko persalinan pervaginam dan persalinan dengan seksio sesarea berencana Tempat persalinan dianjurkan di RS rujukan ARV Modul 4, 21Mazami Enterprise © 2009
  18. 18. Penatalaksanaan Antenatal Konseling pemberian makanan bayi Perlu dilakukan konseling kepada ibu, pasangan dan keluarga mengenai manfaat dan risiko pemberian ASI Eksklusif dan Susu Formula Eksklusif Perlu diberikan dukungan terhadap ibu mengenai keputusan terhadap pilihan pemberian makanan bayi. Apabila pilihan adalah ASI Eksklusif maka dijelaskan mengenai manajemen laktasi. Apabila pilihan adalah Susu Formula Eksklusif maka dijelaskan mengenai syarat dan cara pemberian dengan aman. Modul 4, 22Mazami Enterprise © 2009
  19. 19. Penatalaksanaan Persalinan Kewaspadaan standar Dilakukan pada SEMUA penatalaksanaan persalinan Prinsip kewaspadaan standar Cuci tangan Penggunaan alat pelindung diri (topi, kacamata, masker, apron, sarung tangan, sepatu) untuk mencegah transmisi HIV melalui cairan Penanganan alat medis tajam, baik dalam penggunaan, serah terima, penyimpanan maupun pembuangan sebagai limbah medis Penerapan budaya aman dalam kamar operasi dan kamar bersalin Modul 4, 23Mazami Enterprise © 2009
  20. 20. Penatalaksanaan Persalinan Seksio sesarea Merupakan cara persalinan yang memiliki risiko transmisi terkecil Akan mengurangi risiko penularan HIV dari ibu ke bayi sebesar 50-66% Persalinan pervaginam Konseling Risiko penularan meningkat apabila terjadi Proses Persalinan (inpartu) dan Ketuban Pecah Dini Modul 4, 24Mazami Enterprise © 2009
  21. 21. Penatalaksanaan Persalinan Informasi saat konselingMetode Keuntungan KerugianSeksio Risiko penularan Lama perawatan ibusesarea rendah Perlu fasilitas &elektif Terencana sarana pendukung Biaya mahalPer Mudah dilakukan di Risiko penularanvaginam sarana kesehatan tinggi terbatas (kecuali bila ibu minum ARV teratur & VL tidak terdeteksi) Biaya murah Modul 4, 25
  22. 22. Penatalaksanaan Pascanatal Perawatan nifas umum Pemeriksaan tanda vital, involusi uterus Higiene genitalia dan payudara Nutrisi cukup, istirahat cukup Perawatan nifas khusus Pastikan ibu telah menentukan pilihan pemberian makanan untuk bayi. Anjuran pemeriksaan CD4, untuk menilai kelayakan terapi ARV berikutnya Modul 4, 26Mazami Enterprise © 2009
  23. 23. Kontrasepsi Bertujuan untuk mencegah penularan HIV pada kehamilan berikutnya Sterilisasi bukan merupakan indikasi absolut untuk ibu dengan HIV Kondom merupakan kontrasepsi pilihan karena bersifat proteksi ganda (terhadap kehamilan dan penularan IMS) Kondom Laki-lakiMazami Enterprise © 2009 Kondom Perempuan Modul 4, 27
  24. 24. Terima ka Music : GOING HOME by Kenny G

×