Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Karya Ilmiah Remaja

13,832 views

Published on

Penelitian perubahan warna pada buah apel

Published in: Education
  • ⇒ www.HelpWriting.net ⇐ This service will write as best as they can. So you do not need to waste the time on rewritings.
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Sex in your area is here: ❤❤❤ http://bit.ly/39pMlLF ❤❤❤
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Follow the link, new dating source: ♥♥♥ http://bit.ly/39pMlLF ♥♥♥
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • please comment if you see this :) thank you
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Karya Ilmiah Remaja

  1. 1. PENELITIAN PERUBAHAN WARNA PADA BUAH APEL Karya Ilmiah ini disusun untuk memenuhi tugas mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Oleh : Fadlah A.N Maysan Nelam Islami Nadya Uswatun Hasanah Nida Chofiya Nazia Teddi Nurvalid Guru Pembimbing : Ibu Fatiyah M.Pd Kelas : XII Lintas Minat Bahasa dan Sastra Indonesia MADRASAH ALIYAH NEGERI 19 JAKARTA SELATAN
  2. 2. i PENELITIAN PERUBAHAN WARNA PADA BUAH APEL KARYA ILMIAH Disusun untuk memenuhi tugas mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Oleh : Fadlah A.N Maysan Nelam Islami Nadya Uswatun Hasanah Nida Chofiya Nazia Teddi Nurvalid Guru Pembimbing : Ibu Fatiyah M.Pd Kelas : XII Lintas Minat Bahasa dan Sastra Indonesia MADRASAH ALIYAH NEGERI 19 JAKARTA SELATAN
  3. 3. ii LEMBAR PENGESAHAN Karya Ilmiah yang berjudul “Perubahan Warna Pada Buah Apel” telah disahkan dan disetujui pada : Hari : Tanggal : Disetujui oleh : Guru Pembimbing FATIYAH M.Pd NIP.1971041620025012007 Kepala Sekolah MAN 19 JAKARTA SELATAN Dr.MOHAMMAD YASIN M.Pd NIP.196904072002121010
  4. 4. iii ABSTRAK PENELITIAN PERUBAHAN WARNA PADA BUAH APEL Buah apel dapat mengalami kerusakan dan berakhir pada kebusukan selama penyimpanan. Pada penelitian ini buah Apel mengalami Proses Browning atau pencokelatan adalah proses di mana suatu zat, pada umumnya berupa makanan, berubah warna menjadi kecokelatan. Perubahan warna tersebut umumnya diikuti oleh perubahan rasa pada makanan yang mengurangi cita rasa makanan sehingga proses ini seringkali dianggap merugikan. Hal ini disebabkan karena pada buah apel memiliki suatu enzim yang disebut “oksidase polifenol (PPO) atau tryosinase.” Enzim inilah yang menyebabkan perubahan warna coklat pada apel. Enzim PPO bereaksi dengan oksigen diudara sehingga mengoksidasi senyawa fenolik yang dalam jaringan apel yaitu o-kuinon. O-kuinon sendiri kemudian menghasilkan produk-produk sekunder berwarna coklat yang merubah dari warna asli apel. Ketika apel terluka, ada beberapa sel yang menjadi rusak. Kerusakan sel ini akan mengekspos komponen fenolik pada apel sehingga fenolase dapat dengan mudah bereaksi dengan komponen fenolik tersebut. Proses pencokelatan terjadi ketika fenolase mengoksidasi komponen fenolik yang sudah terekspos dan membentuk senyawa melanin yang memberikan warna kecokelatan pada apel.
  5. 5. iv KATA PENGANTAR Assalamualaikum. War. Wab. Puji syukur Alhamdulillah kami panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan kesempatan kepada kami, berterima kasih kepada Orang Tua kami, serta kepada Guru Pembimbing kami, sehingga dapat menyelesaikan tugas karya ilmiah ini dengana tepat waktu. Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk memenuh tugas mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, selain itu juga untuk bisa dijadikan sebagai bahan wacana buat teman-teman mengenai “Mengapa Buah Apel Dapat Berubah Warna” Karya ilmiah ini masih banyak kekurangan dan juga masih sangat jauh dari sempurna. Namun kami berharap semoga tetap makalah ini memberikan manfaat, baik itu untuk teman-teman maupun yang lainnya. Dan kami sangat harapkan kritik sekaligus saran yang bersifat membangun untuk lebih baik pembuatan karya ilmiah yang akan datang. Atas perhatian dan kepeduliannya, kami mengucapkan terima kasih. Wassalamualikum. War. Wab Penyusun
  6. 6. v DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL.................................................................................................. i LEMBAR PENGESAHAN....................................................................................... ii ABSTRAK................................................................................................................. iii KATA PENGANTAR............................................................................................... iv DAFTAR ISI..............................................................................................................v DAFTAR TABEL...................................................................................................... vi BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah...................................................................................... 1 B. Rumusan Masalah............................................................................................... 2 C. Tujuan Penelitian................................................................................................ 3 D. Hipotesis (Dugaan Sementara)............................................................................ 3 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. BUAH APEL...................................................................................................... 4 B. OKSIDASI.......................................................................................................... 5 BAB III METODE PENELITIAN A. JENIS PENELITIAN.......................................................................................... 6 B. OBJEK PENELITIAN........................................................................................ 6 C. LOKASI DAN WAKTU PENELITIAN............................................................ 6 D. METODE PENELITIAN.................................................................................... 6 E. PROSEDUR PENELITIAN............................................................................... 6 BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENGAMATAN........................................................................................... 8 BAB V KESIMPULAN
  7. 7. vi A. Kesimpulan Data Penelitian................................................................................ 9 B. Saran.................................................................................................................... 10 DAFTAR PUSTAKA............................................................................................... 11 LAMPIRAN.............................................................................................................. 12 DAFTAR TABEL Tabel 1.1..................................................................................................................9
  8. 8. 1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Apel adalah sejenis buah-buahan yang sangat popular di seluruh dunia. Setiap wilayah atau Negara memiliki jenis apel yang berbeda-beda dengan Negara atau wilayah lainya. Apel merupakan salah satu buah yang paling banyak di konsumsi di seluruh dunia. Pada awalnya apel ditanam di daerah Asia Tengah kemudian menyebar ke seluruh dunia. Nama ilmiah pohon apel dalam bahasa Latin ialah Malus domestica. Apel budidaya adalah keturunan dari Malus sieversii asal Asia Tengah, dengan sebagian genom dari Malus sylvestris (apel hutan/apel liar).Kebanyakan apel bagus dimakan mentah-mentah (tak dimasak), dan juga digunakan banyak jenis makanan pesta. Apel dimasak sampai lembek untuk dibuat saus apel. Apel juga dibuat untuk menjadi minuman sari buah apel. Makan apel segar setiap hari selalu baik untuk kesehatan. Dengan kandungan serat, vitamin A dan C, kalium, pektin, air, gula dan antioksidan, apel pun menjadi buah paling ideal untuk dikonsumsi setiap hari. Namun, apel harus segera dikonsumsi setelah dipotong-potong. Sebab, jika apel dipotong dan disimpan, rasanya akan berbeda. Berdasarkan penelitian, apel bisa mengurangi risiko kanker usus besar, kanker prostat, dan kanker paru-paru. Dibandingkan dengan buah lainnya dan sayuran,apel mengandung vitamin C yang tidak seberapa, tetapi kaya dengan senyawa antioksidan lainnya. Biarpun tidak sebanyak buah lain, namun konten serabut dalam apel membantu mengontrol pergerakan usus, maka mengurangi risiko kanker usus besar. Serat apel juga membendung penyakit jantung, serta mengontrol berat badan dan tingkat kolesterol, karena buah apel tidak mengandung kolesterol dan mempunyai serat yang mengurangi kolesterol dengan mencegah reabsorpsi.
  9. 9. 2 Terbukti bahwa bahwa apel yang dibiakkan secara in vitro mengandung senyawa fenol yang dapat mencegah kanker dan menunjukan aktivitas antioksidan. Fitokimia fenol yang utama dalam apel adalah kuersetin, epikatekin,dan prosianidin B2. Biji apel sedikit beracun karena mengandung sedikit amigdalin, sejenis glikosida sianogen. Akan tetapi, racun ini tidak cukup berbahaya bagi manusia. Proses Browning atau pencokelatan adalah proses di mana suatu zat, pada umumnya berupa makanan, berubah warna menjadi kecokelatan. Perubahan warna tersebut umumnya diikuti oleh perubahan rasa pada makanan yang mengurangi cita rasa makanan sehingga proses ini seringkali dianggap merugikan. Namun, sesungguhnya ada pula proses pencokelatan yang diinginkan dan sengaja dilakukan pada bahan pangan. Proses browning juga di sebabkan oleh teroksidasinya Vitamin C pada buah apel oleh udara Oksigen dan di pengaruhi juga oleh suhu keadaan di sekitar buah apel. Proses pencokelatan juga dapat disebabkan oleh luka pada apel yang terjadi karena benturan-benturan pada permukaan apel. Ketika apel terluka, ada beberapa sel yang menjadi rusak. Kerusakan sel ini akan mengekspos komponen fenolik pada apel sehingga fenolase dapat dengan mudah bereaksi dengan komponen fenolik tersebut. Proses pencokelatan terjadi ketika fenolase mengoksidasi komponen fenolik yang sudah terekspos dan membentuk senyawa melanin yang memberikan warna kecokelatan pada apel. B. PERUMUSAN MASALAH Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan sebelumnya, maka dalam penulisan karya ilmiah ini dapat dirumuskan beberapa masalah yang akan dibahas yaitu : 1. Apa yang menjadi penyebab apel mengalami proses browning? 2. Bagaimana cara atau tindakkan untuk menghindari proses Browning pada buah apel? 3. Mengapa buah lemon dan air garam dapat mencegah terjadinya proses Browning pada apel?
  10. 10. 3 4. Adakah pengaruh cita rasa pada apel jika terkena proses browning? C. TUJUAN PENELITIAN Penulisan karya ilmiah ini bertujuan : 1. Mendeskripsikan penyebab terjadinya perubahan warna (oksidasi) pada apel. 2. Mengetahui apa saja yang dapat menghambat proses oksidasi pada buah apel. 3. Menjelaskan efek oksidasi pada buah apel 4. Mengetahui cara untuk mengatasi perubahan warna coklat pada buah apel tersebut D. HIPOTESIS Hipotesis atau dugaan sementara yang kami ketahui yaitu, penyebab buah apel menjadi berubah kecoklatan yaitu karena zat Vitamin C yang terkandung pada daging bagian dalam buah apel tersebut terkena/terkontaminasi oleh udara sekitar, atau lebih tepatnya terkena oleh Oksigen yang disebut oksidasi. Dan untuk menghambat proses oksidasi tersebut, kita hanya perlu menembahkan perasan air jeruk nipis/lemon dan bisa juga apel direndam pada rendaman air garam.
  11. 11. 4 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. BUAH APEL 1) PENGERTIAN Apel adalah jenis buah-buahan, atau buah yang dihasilkan dari pohon buah apel. Buah apel biasanya berwarna merah kulitnya jika masak dan (siap dimakan), namun bisa juga kulitnya berwarna hijau atau kuning. Kulit buahnya agak lembek, daging buahnya keras. Buah ini memiliki beberapa biji di dalamnya. 2) SEJARAH Pusat keragaman genus Malus adalah di Turki timur. Pohon apel mungkin merupakan tumbuhan awal yang menjadi tanaman pertanian, buah-buahannya diperbaiki melalui proses seleksi selama ribuan tahun. Iskandar Agung dihargai karena menemukan tumbuhan apel kerdil di Asia Kecil pada tahun 300 SM. Apel musim dingin, yang dipetik pada akhir musim gugur dan disimpan dalam suhu yang sedikit melebihi titik beku, telah menjadi makanan penting di Asia dan Eropa selama ribuan tahun, dan juga di Argentina dan Amerika Serikat sejak kedatangan bangsa Eropa. Apel dibawa masuk ke Amerika Utara bersama kolonis pada abad ke- 17. Pada abad ke-20, proyek irigasi di negeri Washington dilancarkan untuk memacu pembangunan industri buah bernilai ribuan jutaan dolar, yang dipelopori oleh spesies apel. Hingga abad ke-20, petani menyimpan apel dalam bilik-bilik antibeku pada musim dingin untuk mereka jual sendiri. Transportasi apel segar oleh kereta dan jalan yang terus berkembang berhasil menghilangkan kebutuhan untuk penyimpanan.
  12. 12. 5 3) MANFAAT BAGI KESEHATAN Dari faktor kesehatan buah apel memiliki banyak manfaat, diantaranya :  Mencegah Penyakit Asma  Mengurangi Berat Badan  Mencegah Pertumbuhan Kanker  Memperkuat Tulang  Menurunkan Kolesterol  Menormalkan Kadar Gula Dalam Darah  Membersihkan Dan Menghilangkan Bau Mulut B. OKSIDASI Oksidasi adalah reaksi pelepasan elektron. Fenol mengalami oksidasi, berarti fenol melepaskan elektron. Siapa yang mengambil elektron dari fenol? Oksigenlah yang mengambil elektron fenol. Oksgen bergabung dengan fenolase, bekerja sama menarik elektron fenol, sehingga fenol tertarik dan bergabung bersama oksigen dan fenolase. Pada saat terjadi transfer elektron, warna fenol berangsur-angsur menjadi coklat, pertanda mulai terbentuk melanin. Setelah fenol berubah menjadi melanin, lepaslah melanin.
  13. 13. 6 BAB III METODE PENELITIAN A. JENIS PENELITIAN : Meneliti Perubahan Warna Pada Buah Apel B. OBJEK PENELITIAN : Buah Apel C. LOKASI DAN WAKTU PENELITIAN Lokasi : di Rumah setiap anggota kelompok Waktu : 20 Oktober 2016 D. METODE PENELITIAN Percobaan penelitiaan ini menggunakan metode : 1) Melakukan percobaan secara langsung. 2) Menyusun Hipotesis 3) Meneliti Hasil Percobaan Atau Penelitian. 4) Mencari Serta Mengumpulkan Beberapa Data dari Sarana Teknologi (Internet) Yang Berkaitan dengan Penelitian yang Kami Telaah. E. PROSEDUR PENELITIAN  Alat dan Bahan Alat : 1. Pisau 2. Alat Pengukur Waktu/Stopwatch Bahan : 1. 100 gr Buah Apel/ 1 buah Apel 2. 1 Buah Jeruk Nipis/Lemon 3. Air 100cc  Langkah-langkah penelitian : 1. Cuci bersih apel,jeruk nipis/lemon dan pisau yang hendak digunakan dalam penelitian. 2. Ambil 1 buah apel lalu potong menjadi 3 bagian. 3. Apel A di tetesi perasan jeruk nipis/lemon pada bagian dagingnya. 4. Selagi menunggu apel A, persiapkan apel B, apel B tidak perlu diberi campuran apapun.
  14. 14. 7 5. Persiapkan Apel C yang kemudian ditetesi perasan jeruk nipis/Lemon namun hanya pada bagian setengahnya saja, agar mengetahui perbedaan yang lebih jelas antara Apel A serta Apel B. 6. Setelah apel bagian A selesai ditetesi perasan jeruk nipis/Lemon, lalu simpanlah di tempat terbuka, begitu juga dengan apel B. 7. Diamkan dan amatilah perubahan dan perbedaan warna pada daging apel A dengan apel B serta Apel C.
  15. 15. 8 BAB IV PEMBAHASAN Buah Apel A yang sebelumnya ditetesi oleh jeruk nipis/lemon, setelah diamati beberapa saat, daging buahnya masih terlihat segar dengan tanda daging buahnya yang masih berwarna putih dan cita rasanya pun masih terasa manis segar. Berbeda dengan buah Apel B yang tidak di campuri oleh bahan apapun, daging buah Apel B cenderung berwarna kecoklatan setelah didiamkan pada udara terbuka dan rasanya pun terasa sedikit sepet serta kandungan air pada Apel pun sudah tidak ada lagi. Pada Apel C terlihat perbedaan dan perubahan warna diantara Apel A dan Apel B. Hal ini disebabkan karena pada buah apel memiliki suatu enzim yang disebut “oksidase polifenol (PPO) atau tryosinase.” Enzim inilah yang menyebabkan perubahan warna coklat pada apel. Enzim PPO bereaksi dengan oksigen diudara sehingga mengoksidasi senyawa fenolik yang dalam jaringan apel yaitu o-kuinon. O-kuinon sendiri kemudian menghasilkan produk-produk sekunder berwarna coklat yang merubah dari warna asli apel. Dimana Oksidasi itu sendiri merupakan jenis reaksi kimia yang melibatkan pengikatan oksigen, pelepasan hidrogen, atau pelepasan elektron. Proses oksidasi adalah peristiwa alami yang terjadi di alam dan dapat terjadi dimana-mana tak terkecuali di dalam tubuh kita. Proses tersebut dapat disebut juga sebagai proses Browning atau pencokelatan. Selain itu perubahan warna coklat pada buah apel juga dipengaruhi oleh luka pada apel yang terjadi karena benturan-benturan pada permukaan apel. Ketika apel terluka, ada beberapa sel yang menjadi rusak.
  16. 16. 9 BAB V KESIMPULAN A. KESIMPULAN DATA PENELITIAN Proses oksidasi yaitu proses udara oksigen yang beroksidasi dengan buah Apel lah yang menyebabkan perubahan warna apel, selain merubah warna daging apel, proses oksidasi juga merubah cita rasa buah apel menjadi kurang sedap di banding buah apel yang masih segar, dan air dari buah apel tersebut juga ikut hilang. Tabel 1.1 SUBJEK PENELITIAN MENIT AWAL 30 MENIT 45 MENIT 60 MENIT APEL A Daging buah tampak segar berwarna putih serta terdapat air Daging buah masih tetap berwarna putih serta masih terdapat air Daging buah masih tampak segar walaupun air dalam daging buah sedikit berkurang Daging buah masih terlihat segar dengan daging buah yang masih berwarna putih dan kandungan airnyapun tetap ada APEL B Daging buah terlihat masih putih segar dengan masih adanya kandungan air pada apel Daging buah mulai terlihat sedikit berubah kecoklatan dengan tampak air dalam apel mulai sedikit Daging buah berwarna coklat tetapi belum keseluruhannya dan tampak air mulai mengering Seluruh daging buah berubah menjadi coklat gelap dan tampak pula air pada apelpun telah kering total
  17. 17. 10 B. SARAN Gunakanlah penelitian ini sebaik-baik mungkin, dan juga ambillah ilmu yang bermanfaat dari makalah ini. Jika berminat atau penasaran dengan penelitian kami, cobalah buktikan dan praktekkan sendiri olehmu atau teman kelompokmu. Hasil penelitian ini juga bisa untuk di praktekkan oleh seluruh pembaca.
  18. 18. 11 DAFTAR PUSTAKA http://etnarufiati.guruindonesia.net/artikel_detail16455.html http://www.youtube.com/watch?v=eUw02AKtj08 http://hasbihtc.blogspot.com/2012/04/11-manfaat-buah-apel-bagi-kesehatan.html http://teknologi.kompasiana.com/terapan/2011/05/13/proses-pencokelatan-pada- buah-apel/ http://id.wikipedia.org/wiki/Apel#Konsumsi_oleh_manusia http://samsulrailfans.blogspot.co.id/2013/01/ipa-smk-kelas-xi-contoh-makalah- ipa.html http://setyowatiajja.blogspot.co.id/p/blog-page_26.html
  19. 19. 12 LAMPIRAN DIBERI PERASAN JERUK NIPIS/LEMON (APEL A) TIDAK DIBERI PERASAN JERUK NIPIS/LEMON (APEL B) SETENGAH ANTARA APEL A DAN APEL B (APEL C)

×