Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Interaksi Sosial Dalam Hubungan Antar Manusia

Interaksi Sosial Dalam Hubungan Antar Manusia

Interaksi Sosial Dalam Hubungan Antar Manusia

  1. 1. Interaksi Sosial dalam Hubungan Antar Manusia Kegiatan Belajar 5 Psikologi Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan Jakarta 2013 Prodi Keperawatan
  2. 2. Interaksi Sosial adalah hubungan timbal balik antara dua atau lebih individu yang menyebabkan terjadinya perubahan tingkah laku dari individu tersebut. Pengertian
  3. 3. Bentuk Interaksi Sosial Berdasarkan bentuknya interaksi social dibedakan menjadi Kerja sama (cooperation), Persaingan (competetition), Pertentangan atau pertikaian (conflik), dan Akomodasi atau penyesuaian diri (accomadation).
  4. 4. ini merupakan bentuk interaksi social yang utama. Kerja sama adalah suatu usaha bersama antara orang per orang atau kelompok manusia untuk mencapai satu atau beberapa tujuan. Kerja sama (Cooperation) ditinjau dari pelaksanaannya, dibagi menjadi lima bentuk, yaitu :
  5. 5. a) Kerukunan, gotong royong dan tolong menolong b) Bergaining (tawar menawar), terjadi pada pelaksanaan perjanjian mengenai pertukaran barang dan jasa antara dua organisasi atau lebih c) Ko-optasi (Co-optation), yaitu suatu proses penerimaan unsure baru dalam kepemimpinan atau pelaksanaan politik suatu organisasi, sebagai suatu cara menghindari terjadinya goncangan dalam stabilitas organisasi orang yang bersangkutan. d) Koalisi, yaitu kombinasi antara dua organisasi atau lebih yang mempunyai tujuan yang sama. e) Join Venture, yaitu kerjasma dalam pengusahaan proyek-proyek tertentu. Bentuk Kerjasama
  6. 6. yaitu suatu proses social dimana individu atau kelompok manusia yang bersaing, mencari keuntungan melalui bidang kehidupan pada masa tertentu menjadi pusat perhatian umum. Tipe persaingan bersifat pribadi (revalry) dan bersifat tidak pribadi. Persaingan berfungsi untuk : menyalurkan keinginan individu atau kelompok yang bersifat kompetitif, sebagai jalan agar keinginan, kepentingan dan nilai-nilai tersalurkan dengan baik, untuk mengadakan seleksi atas dasar seks dan social, menyaring golongan fungsional. Persaingan (Competetition)
  7. 7. Pertentangan atau pertikaian (conflik), adalah suatu proses social dimana individu atau kelompok berusaha untuk memenuhi tujuannnya dengan jalan menantang pihak lawan yang disertai dengan anacaman dan atau kekerasan. Bentuk pertentangan antara lain pertentangan pribadi, pertentangan rasial, pertentangan antar kelas social, pertentangan politik dan pertentangan yang brsifat internasional. Akibat pertentangan yang terjadi adalah tambahnya solidaritas; goyah atau retaknya persatuan kelompok; perubahan kepribadian individu; hancurnya harta benda dan jatuhnya korban manusia; akomodasi, dominasi dan takluknya salah satu pihak. Pertentangan / Pertikaian (Conflik)
  8. 8. (accomadation), ini berarti adanya suatu keseimbangan (equilibrium) dalam interaksi antara orang perorangan atau kelompok manusia dalam kaitannya dengan norma dan nilai social yang berlaku dalam masyarakat. Akomodasi / Penyesuaian
  9. 9. untuk mengurangi pertentangan; mencegah meledaknya pertentangan secara temporer; memungkinkan terjadinya kerja sama dan mengusahakan peleburan antara kelompok social. Tujuan Akomodasi
  10. 10. Akomodasi Bentuk-bentuk
  11. 11. a. Coercion, yaitu bentuk akomodasi yang prosesnya dilaksanakan karena ada paksaan. b. Compromise, yaitu bentuk akomodasi dimana pihak yang terlibat saling mengurangi tuntutannya agar tercapai suatu penyelesaian terhadap perselisihan. c. Arbritation, yaitu suatu cara untuk mencapai compromise apabila pihak- pihak yang berhadapan tidak sanggup mencapainya sendiri. Disini compromise melalui pihak ketiga. d. Conciliation, yaitu suatu usaha untuk mempertemukan keinginan dari pihak-pihak yang berselisih demi tercapainya suatu persetujuan bersama. Bentuk-bentuk Akomodasi “ “
  12. 12. Jenis Interaksi Sosial Hakekat interaksi social terletak pada kesadaran yang mengarahkanorientasi timbal balik antara pihak-pihak yang bersangkutan tindakan pada orang lain. Atau harus ada tanpa menghiraukan isi perbuatannya. Berdasarkan hal tersebut interaksi social digolongkan menjadi : a. Interaksi antara individu dan individu, interaksi yang terjadi pada saat dua individu bertemu, meskipun pada pertemuan tesebut tidak terjadi apa-apa. Yang terpenting individu sadar bahwa ada pihak lain yang menimbulkan perubahan pada diri individu tersebut. b. Interaksi antara individu dan kelompok, bentuknya berbeda-beda sesuai keadaan. Interaksi jenis ini mencolok, manakala terjadi benturan antara kepentingan perorangan dengan kepentingan kelompok. c. Interaksi antara kelompok dengan kelompok,
  13. 13. Interaksi social dapat terjadi jika ada kontak social dan komunikasi. Kontak social, merupakan aksi individu atau kelompok dalam bentuk isyarat yang memiliki makna bagi pelaku dan penerima, jika aksi itu diikuti reaksi. Proses Interaksi Social
  14. 14. Jenis Kontak Sosial Dapat berupa…. a. Kontak langsung dan tidak langsung. Kontak langsung seperti berbicara, tersenyum dan penggunaan bahasa isyarat, sedangkan kontak tidak langsung, seperti melalui surat, media massa dan media elektronik. b. Kontak antara individu, antara kelompok dan antara individu dengan kelompok. c. Kontak positif dan negative. Kontak positif, misalnya seorang pedagang melayani pembeli dengan baik agar pembeli sehingga pembeli puas. Sedangkan kontak negative, mengarah pada suatu pertentangan, misalnya tawuran antar pelajar.
  15. 15. Jenis Kontak Sosial Dapat berupa…. d. Kontak primer dan sekunder. Kontak primer terjadi apabila individu mengadakan hubungan langsung bertemu dan bertatap muka, misalnya berjabatan tangan dan saling melempar senyum. Kontak sekunder, yaitu kontak yang memerlukan perantara atau media, misalnya bertelepon, menyurati dan menelegram.
  16. 16. Komunikasi, penekanannya pada pemahaman makna dari pesan yang disampaikan komunikator. Jadi sebenarnya antara kontak dengan komunikasi hampir sama. Perbedaannya kontak lebih ditekankan pada ada tidaknya interaksi, sedangkan pada komunikasi yang dipentingkan adalah pemrosesan pesan.
  17. 17. Interaksi Sosial Faktor yang mendasari
  18. 18. Imitasi (peniruan) adalah proses belajar dengan cara meniru atau mengikuti perilaku orang lain. Imitasi dapat dibedakan dari sifatnya yaitu : 1) Imitasi positif, yaitu imitasi yang mendorong individu mematuhi kaidah, nilai dan norma yang berlaku 2) Imitasi negatif yaitu imitasi yang mendorong individu mencontoh perilaku yang menyimpang, tidak sesuai norma, etika dan moral social
  19. 19. Sugesti, cara pemberian suatu pandangan atau pengaruh oleh seseorang kepada orang lain dengan cara tertentu sehingga orang tersebut mengikuti pengaruh/ pandangan tersebut tanpa pikir panjang, atau suatu proses interaksi social ketika individu menerima suatu pandangan atau pedoman perilaku dari individu lain tanpa kritik terlebih dahulu. Sugesti akan lebih berhasil bila yang memberikan sugestinya orang yang berwibawa atau orang tipe otoriter.
  20. 20. Identifikasi, adalah kecenderungan atau keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain. Prosesnya berlangsung secara sengaja atau tidak sengaja, biasanya memerlukan orang yang memiliki tipe ideal dalam hidupnya.
  21. 21. Simpati, adalah perasaan tertarik yang timbul dalam diri seseorang dan membuatnya merasa seolah-olah berada dalam keadaan yang lain. Simpati adalah suatu proses seseorang yang merasa tertarik pada perasaan pihak lain, tanpa logika
  22. 22. Lingkungan Hubungan individu dengan Lingkungan mengandung pengertian yang luas, baik fisik, psikologis dan rohaniah. Ada empat hubungan individu dengan lingkungan,yaitu …
  23. 23. terjadi apabila individu merasa lingkungan disekitarnya bertentangan dengan dirinya, mungkin disebabkan norma atau nilai yang dimiliki berbeda dengan normal dan nilai yang berlaku di masyarakat 1. Individu bertentangan dengan Lingkungan
  24. 24. Individu memanfaatkan lingkungan, terjadi ketika individu merasa bahwa lingkungan dapat memberikan manfaat bagi perkembangan dirinya. 2. Individu memanfaatkan lingkungan
  25. 25. Individu berpartisipasi dalam kegiatan lingkungan, terjadi ketika individu akan berpartisipasi dengan lingkungan apabila ia merasa ada manfaatnya bagi dirinya maupun lingkungannya 3. Individu Berpartisipasi dalam Kegiatan Lingkungan
  26. 26. terjadi ketika individu menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan tempat ia berada. Bentuk penyesuaianya bisa bersifat autoplastis atau alloplastis. Autoplastis sifatnya pasif, dimana individu menyesuaikan diri dengan lingkungan. Sedangkan alloplastis, yaitu individu mengubah lingkungan agar sesuai dengan keadaan atau keinginan dirinya. 4. Individu menyesuaikan diri dengan Lingkungan
  27. 27. dalam Keperawatan Hubungan antar Manusia Hubungan perawat dalam proses keperawatan menunjukan kemampuan seorang perawat dalam mengkomunikasikan hasil kajian yang didapat kepada klien, keluarga dan tidak terlepas hubungan setiap petugas keperawatan yang ada bersama, serta selalu berkomunikasi dan berdiskusi dalam tim keperawatan, termasuk dokter dan ahli lainya yang berhubungan dalam upaya penanganan masalah kesehatan atau keperawatan
  28. 28. Faktor-faktor yang mempengaruhi Interaksi Perawat-Klien Yaitu…. a. Adanya rasa percaya, sikap mengandalkan perilaku orang lain untuk mencapai tujuan yang dikehendaki tidak akan berjalan baik dan lancar bila tidak ada rasa saling percaya. b. Sikap suportif, sikap yang mengurangi sikap melindungi diri (defensive) dalam komunikasi (mau menerima, jujur dalam interaksi) c. Sikap terbuka, ini sangat besar pengaruhnya dalam menumbuhkan komunikasi interpersonal yang efektif.
  29. 29. Masalah yang mempengaruhi Hubungan Perawat-Klien Yaitu…. a. Ketidakpahaman peran, masyarakat belum memahami peran dan wewenang tenaga kesehatan memberikan penjelasan yang benar tentang peran masing- masing petugas kesehatan b. Konflik tanggung jawab, klien terbuka tentang kondisinya dan perawat tulus mendengarkan keluhan yang disampaikan perawat bertanggung jawab memberikan penjelasan, ataupun support c. Perbedaan status, perawat merasa mempunyai kemampuan lebih, menyebabkan perawat lebih dominan komunikasi berlangsung searah dan otoriter d. Perbedaan persepsi, penggunaan istilah dan bahasa perawat yang tidak dipahami klien menjadi masalah komunikasi yang umum terjadi.
  30. 30. Gambar Refrensi http://socialinteractions.org/wp-content/uploads/2012/09/hands.jpg http://www.medixteam.com/blog/wp-content/uploads/2013/08/Business_TeamWork__28567.jpg http://linguagarden.com/wp-content/uploads/2013/05/jam_home.png http://www.wornthrough.com/blog/wp-content/uploads/2013/01/social-media10.jpg http://www.google.com/url?sa=i&source=images&cd=&docid=QR2qAEgmzmRsXM&tbnid=8vu3ns99jTwGJM:&ved=0CAUQjBwwAA&url=http%3A%2F%2F2.b p.blogspot.com%2F_Ts2kcdh1hWg%2FS6ssdjCuiCI%2FAAAAAAAAADI%2FCP8Cia_suR8%2Fs320%2Fgambar%2B1.jpg&ei=6XclUqK9DJDKrAeX3ID4AQ&psig=AF QjCNH7FDmEXWHjjWM3H5BDGXWdFA5NLA&ust=1378273641319584 http://www.google.com/url?sa=i&source=images&cd=&docid=LtAg36XU54xNVM&tbnid=nofAWmG5gc6_qM:&ved=0CAUQjBwwAA&url=http%3A%2F%2F4.b p.blogspot.com%2F_KaIof6pS5dU%2FTUK11Qqo12I%2FAAAAAAAAAsc%2FklfJIuxuPTI%2Fs320%2F4.JPG&ei=DXYlUt_aEs2XrAeStoHQDg&psig=AFQjCNHkm3C _J3PL73yuMcj-DbeAGGSr8w&ust=1378273165411376 http://assets.dnainfo.com/generated/photo/2013/05/cricket-13682102326495.jpg/extralarge.jpg http://www.launchpadwebservices.com/wp-content/uploads/2012/08/shake-hands.png http://www.lemonadedivorce.com/wp-content/uploads/2011/03/relationship-conflict.jpg http://www.stevewiens.com/wp-content/uploads/2013/05/COMPETION-1.jpg http://www.team-building-techniques.com/images/iStock_000010634487XSmallArrow.jpg http://azzuralhi.files.wordpress.com/2010/05/collective_intelligence1.jpg?w=698 http://3.bp.blogspot.com/-vmfOUy9leFE/Ty-Gb9x3mzI/AAAAAAAAADA/G0HxlcoOqGk/s1600/Interaksi+sosial.jpg http://abelpetrus.files.wordpress.com/2012/10/imitasi.jpg?w=400&h=400 http://retnodamayanthi.files.wordpress.com/2008/10/z61.jpg http://commgeeks.com/wp-content/uploads/2013/03/image2.jpg http://www.ipotnews.com/images/contentnews/14425.jpg http://abelpetrus.files.wordpress.com/2012/10/identifikasi.jpg http://3.bp.blogspot.com/-4o6TfGz7DoM/TkvC9CZxymI/AAAAAAAAEcc/gzVIwNdy8Bs/s1600/DSC_0148.JPG http://3.bp.blogspot.com/-4o6TfGz7DoM/TkvC9CZxymI/AAAAAAAAEcc/gzVIwNdy8Bs/s1600/DSC_0148.JPG http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSy24BL6dJntWEO26mv6uWjV6_gBKb_GnSlUn07ewUzt4uZSIjXQA http://www.stikes-surabaya.net/filemanager/foto/BIDAN/DSC01306.JPG http://www.beritajepang.com/wp-content/uploads/2010/07/KesulitanmempelajarihurufKanjicalonperawatasalIndonesiasulitbertahan.jpg http://southwestdayspa.com/wp-content/uploads/2012/10/m1.jpg http://ambon.bpk.go.id/wp-content/uploads/2013/02/81.jpg http://insidetech.monster.com/nfs/insidetech/attachment_images/0012/8645/make_friends_at_the_office_crop380w.jpg?1281723061 http://pad1.whstatic.com/images/thumb/4/47/Recognize-Someone-With-Antisocial-Personality-Disorder-Step-2.jpg/550px-Recognize-Someone-With- Antisocial-Personality-Disorder-Step-2.jpg http://3.bp.blogspot.com/-GJSffIGBudw/UPIgpllXbMI/AAAAAAAAAFs/fiqbPbKE6To/s320/sosiologi-budaya.jpg http://3.bp.blogspot.com/-4o6TfGz7DoM/TkvC9CZxymI/AAAAAAAAEcc/gzVIwNdy8Bs/s1600/DSC_0148.JPG

×