SlideShare a Scribd company logo
1 of 15
Download to read offline
PERANGKAT TERMINAL TELEKOMUNIKASI




                                  Ir. Roedi Goernida, MT.
                                      (roedig@yahoo.com)


         Program Studi Sistem Informasi – Departemen Teknik Industri
                           Institut Teknologi Telkom
                                    Bandung
                                                                              1

                                            2009




                            Terminal Telekomunikasi

     ●   Terminal merupakan perangkat yang menjadi end-user dalam suatu
         sistem telekomunikasi, atau biasa disebut pesawat yang berfungsi
         sebagai antarmuka antara sumber informasi di pengguna dengan
         sistem.
     ●   Fungsinya untuk:
               –   Memanggil dan menerima secara bergantian.
               –   Memanggil saja
               –   Menerima saja

     ●   Sinyal yang berasal dari sumber terlebih dahulu diubah ke dalam
         bentuk sinyal yang sesuai dengan karakteristik saluran transmisi,
         dengan kata lain bahwa pesawat biasanya bekerja sebagai transducer
         (alat yang mampu mengubah suatu bentuk energi menjadi bentuk
         energi lainnya)


                                                                              2
Hand-out: Sistem Telekomunikasi             MK-02                         Hal. 1
Terminal Telekomunikasi

       Terminal telekomunikasi dikelompokan berdasarkan jenis sumber
       informasi berupa:

             1. Sinyal-sinyal suara:
                    ●   Pesawat radio penerima
                    ●   Pesawat telepon

             2. Sinyal-sinyal tulisan:
                    ●   Pesawat telegrafi
                    ●   Pesawat teleprinter

             3. Sinyal-sinyal gambar:
                    ●   Pesawat faximili
                    ●   Pesawat televisi

             4. Sinyal-sinyal data:
                    ●   Modem

             5. Sinyal-sinyal multimedia:
                    ●   Komputer
                                                                                         3
Hand-out: Sistem Telekomunikasi               MK-02                                  Hal. 2




                  Terminal Suara – Radio Penerima

       Kualitas radio penerima ditentukan oleh 3 karakteristik:

       1.    Sensitivitas.
                – kemampuan dari suatu radio penerima untuk menangkap sinyal-
                    sinyal yang dipancarkan oleh pengirim, baik yang kuat maupun
                    yang lemah sampai diperoleh daya tertentu di output radio
                    tersebut.
                – Sensisfitas diperbaiki dengan amplifier

       2.    Selektivitas.
                 – kemampuan radio penerima untuk membedakan antara sinyal
                    yang diinginkan dengan sinyal-sinyal lain disekitarnya yang
                    berdekatan, sehingga hanya menerima sinyal dengan frekuensi
                    band yang tertentu saja.
                 – Selektivitas ini dapat diperbaiki dengan Band Pass Filter

       3.    Fidelitas
                 – kemampuan untuk menjaga keaslian informasi yang dikirimkan
                     oleh pengirim sinyal, termasuk menghilangkan distorsi yang timbul
                     pada saat perambatannya.
                 – Tujuan untuk dapat menerima sinyal dengan jelas dan dimengerti
                     melainkan serta dapat menerima sinyal-sinyal dengan frekuensi
                     informasi yang bermacam-macam yang dikirimkan oleh pengirim.
                                                                                         4
Hand-out: Sistem Telekomunikasi               MK-02                                  Hal. 3
Jenis Radio Penerima


         ●   Dikelompokan menjadi 2 (dua) pesawat radio penerima, yaitu:
                   1. Straight Amplification Receiver.
                   2. Superheterodyne Receiver.

         ●   Bandwidth baseband: 40 Hz – 15 kHz

         ●   Frekuensi :
                       –   AM/MW        : 530 – 1600 kHz
                       –   SW           : 2.3 – 22MHz
                       –   FM           : 88 – 108 MHz


                                                                                                    5
Hand-out: Sistem Telekomunikasi                       MK-02                                     Hal. 4




                Straight-Amplification Receiver (1/2)

              Antena



                            Tuning         Radio                       Audio
                                         Frequency        Detector   Frequency
                            Circuit
                                          Amplifier                   Amplifier

                                                                                  Loudspeaker

     ●       Antena.
               Untuk menerima gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh
               antena pemancar.

     ●       Tuning circuit.
               Rangkaian filter yang frekuensi resonansinya sama dengan frekuensi yang
               diterima, sehingga memungkinkan untuk menseleksi dan memisahkan
               gelombang yang diperlukan dari gelombang-gelombang lainnya yang tidak
               diperlukan.

     ●       Radio Frequency Amplifier.
               Memperkuat gelombang yang diterima dan meredam gelombang-
               gelombang lain dari pemancar lain yang bercampur dengan gelombang
               dimaksud.
                                                                                                    6
Hand-out: Sistem Telekomunikasi                       MK-02                                     Hal. 5
Straight-Amplification Receiver (2/2)

                 Antena



                                    Tuning              Radio                                Audio
                                                      Frequency             Detector       Frequency
                                    Circuit
                                                       Amplifier                            Amplifier

                                                                                                         Loudspeaker
        ●
                Detector.
                      melakukan proses demodulasi, yaitu memisahkan sinyal informasi
                      yang dikirim dari gelombang pembawanya. Sinyal yang sudah
                      didemodulasi sudah mempunyai frekuensi sebesar audio

        ●       Audio Frequency Amplifier.
                      memperkuat sinyal keluran dari detector yang berfrekuensi audio yang
                      kemudian disalurkan ke Loudspekaer.

        ●       Loudspeaker.
                      mengubah sinyal elektrik untuk menjadi gelombang suara/ akustik.

        → Kelemahan: banyak timbulnya gangguan-gangguan yang tidak diinginkan,
        tidak stabil, sehingga outputnya sering terdistorsi
                                                                                                                                     7
Hand-out: Sistem Telekomunikasi                                         MK-02                                                    Hal. 6




                               Superheterodyne Receiver (1/2)

            Antena


                                           Radio        FR                  Intermediate                  Audio
                          Tuning
                                         Frequency             Mixer         Frequency     Detector     Frequency
                          Circuit
                                          Amplifier                           Amplifier                  Amplifier
                                                                   FO
                                                                                                                       Loudspeaker
                                                             Oscillator




    ●         Frekuensi sinyal keluaran RFA (fr) akan dicampur dengan suatu frekuensi
              sinyal terrtentu dari Oscillator (fo) pada Mixer, sehingga menghasilkan
              frekuensi superposisi fr dengan fo yang disebut superheterodyne.
    ●        Frekuensi baru tersebut berupa (fr + fo) & (fr – fo).
    ●        Frekuensi (fr – fo) → intermediate frequency (IF)



                                                                                                                                     8
Hand-out: Sistem Telekomunikasi                                         MK-02                                                    Hal. 7
Superheterodyne Receiver (1/2)

Antena


                             Radio      FR                Intermediate                          Audio
             Tuning
                           Frequency          Mixer        Frequency     Limiter   Detector   Frequency
             Circuit
                            Amplifier                       Amplifier                          Amplifier
                                                   FO
                                                                                                           Loudspeaker
                                             Oscillator




         ●
              Untuk FM memiliki tambahan:
                       ●    Limitter → membatasi perubahan tegangan yang timbul yang
                                  diakibatkan oleh bermacam-macam hal misalnya interference
                                  dan internal receiver noise
                       ●    Discriminator amplituda.




                                                                                                                     9
Hand-out: Sistem Telekomunikasi                                MK-02                                           Hal. 8




                                         Spektrum Frekuensi




                                                                                                                   10
Hand-out: Sistem Telekomunikasi                                MK-02                                           Hal. 9
Alokasi frekuensi pembawa




      Carrier frequency assignments for different methods of information transmission

                                                                                          11
Hand-out: Sistem Telekomunikasi            MK-02                                    Hal. 10




                            Terminal Suara - Telepon


     ●      Merupakan suatu bentuk terminal yang digunakan untuk menerima &
            mengirimkan sinyal suara, dimana pada sisi pengirim (source) gelombang
            suara tesebut diubah menjadi gelombang listrik yang selanjutnya
            dikirim/ditransmisikan melalu suatu media transmisi, dan pada sisi penerima
            sinyal listrik tersebut diubah kembali menjadi gelombang suara.

     ●    Jenis terminal telepon tediri dari:
              - Telepon Individu
              - Telepon Umum
              - Telepon tanpa kabel (cordless)
              - PBX/PABX (Private Branch Exchange/Automatix Branch Exchange)

     ●    Komponen pada terminal telepon terdiri dari
             - Microphone: arang & kondensator.
             - Speaker / earphone
             - Ringing
             - Dial button


                                                                                          12
Hand-out: Sistem Telekomunikasi            MK-02                                    Hal. 11
Komponen & cara kerja telepon (1/5)




                                                                                  13
Hand-out: Sistem Telekomunikasi               MK-02                          Hal. 12




                 Komponen & cara kerja telepon (2/5)

     ●    Transducer:
            - Mikropon.
              ● Arang → bekerja pada frekuensi 30 – 5000 Hz.

              ● Kondensator


            - Loudspeaker
               ● Electro-magnetis

               ● Electro-dinamis



     ●    Karakteristik kinerja Transducer:
            ●   Karakteristik kerja merupakan fungsi dari arah rambatan gelombang
            ●   Karakterikstik frekuensi
     ●    Dialing
            ●   Rotary system → 1 bit = 100 ms
            ●   Push button
                  ● Pulse mode

                  ● DTMF mode




                                                                                  14
Hand-out: Sistem Telekomunikasi               MK-02                          Hal. 13
Komponen & cara kerja telepon (3/5)

         Mikropon Arang

                                                                      Serbuk arang
                       Tekanan
                        suara


                                        Membran
                                                                                            RL
                                                                              E


                                                                           baterei




         Kelemahan:
         • Hissing effect disebabkan oleh adanya arus, sehingga timbul panas yang
            menyebabkan serbuk arang berserakan.
         • Packing effect juga karena arus Arustimbul panas sehingga Elastisitas
            serbuk menurun (serbuk melekat)
         • Serbuk arang turun yang menyebabkan efek tekanan membran berkurang,
            sehingga gelombang suara tidak sempurna

                                                                                                           15
Hand-out: Sistem Telekomunikasi                              MK-02                                    Hal. 14




                Komponen & cara kerja telepon (4/5)

         Mikropon Kondensator




                    Tekanan
                     suara                                                Membran tetap/dalam

                                                                                                 RL
                                 Membran Getar                                       E


                                                 Bahan antara dua membran (bisa
                                                 udara bebas)
                                                                                  baterei




                                                                                                           16
Hand-out: Sistem Telekomunikasi                              MK-02                                    Hal. 15
Komponen & cara kerja telepon (5/5)


      Loudspeaker elektro-magnetis                      Loudspeaker elektro-dinamis


                                                                              Moving coil
                              U


                                      Magnet            Magnet
       Membran                       Permanen           permanen              Membran




                              S


                        Kumparan




                                                                                                 17
Hand-out: Sistem Telekomunikasi                 MK-02                                       Hal. 16




                  Terminal Suara - Besaran & Level

      Gelombang suara dipengaruhi oleh suatu besaran yaitu:
           1. Amplitudo → kekerasan suara (loudness)
                 - Satuan:
                      - sone ( kekerasan suara dari tone dengan frekuensi 1000 Hz pada
                           level intensitas suara 40 dB).
                      - phone (level kekerasan suara untuk suatu tone dengan frekuensi
                          1000 Hz pada level intensitas suara 1 dB)

                 - Level kekerasan suara (Loudness Level)

                                       LL = 10 log        I
                                                         10-12
                      I = intensitas suara (watt/m2)

                 - Batas ambang pendengaran manusia = 0.0001 sone / 1 milisone

           2. Frekuensi → tinggi-rendah suara
                 Interval frekuensi suara manusia → 300 – 3400 Hz
                                                                                                 18
Hand-out: Sistem Telekomunikasi                 MK-02                                       Hal. 17
Terminal Tulisan – Telegrafi / Teleprinter


   ●     Merupakan suatu terminal tulisan dimana informasi yang dikirimkan
         dan yang diterima berupa tulisan atau huruf-huruf yang diwakili oleh
         kombinasi dari kode-kode tertentu.

   ●     Klasifikasi kode telegrafi:
            1. Morse → titik & garis
            2. Undulator → plus, minus & nol
            3. Telegraf printing
            4. Lima satuan (Boudut) → tiap karakter memiliki 5 elemen sinyal
            5. Enam satuan → digunakan di Jepang
            6. Tujuh satuan → setiap karakter: 3 arus (+) & 4 tidak ada arus (-).

   ●     Pada prinsipnya: kodefikasi huruf

                              Huruf   Kodefikasi      Pengirim



                                                                                    19
Hand-out: Sistem Telekomunikasi               MK-02                           Hal. 18




          Contoh terminal tulisan – Telegrafi / Teleprinter




                                                                                    20
Hand-out: Sistem Telekomunikasi               MK-02                           Hal. 19
Kode Morse




                                                                                                 21
Hand-out: Sistem Telekomunikasi                   MK-02                                     Hal. 20




             Terminal Gambar Diam – Facsimile (1/2)

                      mesin fax pengirim                         mesin fax penerima

                                                    Saluran                     Fax
   Informasi         Scanner      Modulator
                                                    telepon
                                                                 Demodulator
                                                                               printer   Informasi

                                               300 – 14400 bps

                                                  sinkronisasi



    ●    Merupakan terminal untuk mengirim informasi berupa gambar diam secara
         point-to-point.

    ●    Prinsip kerjanya: informasi berupa gambar terlebih dahulu di-scan dengan
         intensitas cahaya tertentu kemudian hasilnya di ubah kedalam sinyal elektrik
         kemudian dikirim via saluran transmisi dan di penerima sinyal tadi diubah
         kembali untuk kemudian dicetak kedalam lembar kertas.

    ●    Proses scanning menjadi sinyal elektrik 2 bentuk:
           1. Menggerakkan seberkas sinar pada gambar yang diam.
           2. Menggerakkan gambar melewati seberkas sinar yang diam.
                                                                                                 22
Hand-out: Sistem Telekomunikasi                   MK-02                                     Hal. 21
Terminal Gambar Diam – Facsimile (2/2)

        Proses scanning menjadi sinyal elektrik 2 bentuk:
              1. Menggerakkan seberkas sinar pada gambar yang diam.
              2. Menggerakkan gambar melewati seberkas sinar yang diam.




                                   D
                                                                                                                Lensa
                                                                                                                              Lampu




                                                                 PEC
                                                           Photo Electric Cell
                                                                                                                                           23
Hand-out: Sistem Telekomunikasi                                                MK-02                                                  Hal. 22




           Terminal Gambar Bergerak – Televisi (1/2)
    ●    Prinsip dasar dari facsimile dikembangkan menjadi prinsip dasar dari sistem
         televisi, dimana perbedaan pada pengiriman informasi berupa gambar bergerak.

    ●    Sinyal TV: Luminace (B/W), Chrominance (color) & sound.
    ●    Untuk menimbulkan kesan “gambar hidup”, maka diperlukan pergantian gambar
         sebanyak 25 gambar perdetik → satu gambar = 1/25 detik.

    ●    Sinkronisasi diperlukan untuk mensinkronisasikan waktu kecepatan dan fasa dari
         perabaan.
                              A                                      C                        C             A
                          1
                                                                                   2
                          3
                                                                                   4
                          5
                                                                                   6


                                          B                          B                            B
                                                                                    D                      D
                                  Odd lines in             Inactive lines in             Even lines in          Inactive lines in
                                  first vertical             first vertical             second vertical         second vertical
                                      trace                     retrace                     trace                   retrace




                                               first field = 312.5                            second field = 312.5
                                                       lines                                         lines


                                                                         Frame = 625 lines

                                                                                                                                           24
Hand-out: Sistem Telekomunikasi                                                MK-02                                                  Hal. 23
Terminal Gambar Bergerak – Televisi (2/2)

   Standar televisi berwarna:

   ●     NTSC (National Television System Committee).
          ● Dikembangkan di US & dipergunakan di US, Canada, Mexico & Jepang.

          ● Horizontal Scanning gambar: 525 line/frame, 30 frame/detik.




   ●     PAL (Phase-alternating line)
          ● Dikembangkan di Jerman & dipergunakan di Asia, Eropa kecuali Perancis,

            Australia & Afrika.
          ● Horizontal Scanning gambar: 625 line/frame, 25 frame/detik.




   ●     SECAM (Sequentiel Couleur A Memoire)
          ● Dikembang Perancis & dipergunakan di Perancis, Rusia, Timteng & Afrika.




                                                                                                        25
Hand-out: Sistem Telekomunikasi                     MK-02                                          Hal. 24




         Terminal Gambar Bergerak – Pemancar Televisi



           Camera                                           RF Oscill
                        Sync. Pulse
            Scan                             Composite       (video
                         Generator
          Generator                         video Signal     carrier)


                          Video       Sync. Pulse
        Camera tube                                         Modulator   RF Amplifier
                         Amplifier     Generator
                                                                                       Combining
                                                                                         Unit
                                        Audio
                          Audio         Signal
            Mic          Amplifier
                                                            Modulator   RF Amplifier



                                                            RF Oscill
                                                             (audio
                                                             carrier)


                                                                                                        26
Hand-out: Sistem Telekomunikasi                     MK-02                                          Hal. 25
Terminal Gambar Bergerak – Penerima Televisi



                                                                               Line and field
                                                                              scan generator




                            RF Filters            Demodulator &                                 Cathode ray
                                                                             Video amplifier
                            & amplifier            sync. pulse                                  tube system




                                                                             Audio Amplifier    Loudspeaker




                                                                                                                   27
Hand-out: Sistem Telekomunikasi                           MK-02                                               Hal. 26




                         Terminal Data & Multimedia

    ●    Multimedia information → gambar diam (tulisan & grafik), gambar bergerak,
         suara, dan data sekaligus.

    ●   Data diolah oleh komputer yang terdiri dari:
        1. Input: keyboard, mouse, pointer dll
        2. Pengolah data: CPU, storage (memory, hardisk dll) & control unit.
        3. Output: layar monitor, printer, modem
        4. External storage: disket, flash-disk, hard-disk, memory card dll

                                                    Auxiliary storage




                              Input                     Main                       Output
                             Terminal                  Storage                    Terminal




                                                                            Central
                                        Control
                                                                        Processing Unit
                                         Unit
                                                                            (CPU)
                                                                                                                   28
Hand-out: Sistem Telekomunikasi                           MK-02                                               Hal. 27
End of slide




               29

More Related Content

What's hot

Cuál es la diferencia entre dato y señal
Cuál es la diferencia entre dato y señalCuál es la diferencia entre dato y señal
Cuál es la diferencia entre dato y señalJohan barraza gutierrez
 
Repetidor regenerativo
Repetidor regenerativoRepetidor regenerativo
Repetidor regenerativoDouglas
 
Redes Hsdpa 3.5 G
Redes Hsdpa 3.5 GRedes Hsdpa 3.5 G
Redes Hsdpa 3.5 Gjul pagui
 
05 signal encodingtechniques
05 signal encodingtechniques05 signal encodingtechniques
05 signal encodingtechniquesOrbay Yeşil
 
Lecture 12 representación espacial de señales
Lecture 12 representación espacial de señalesLecture 12 representación espacial de señales
Lecture 12 representación espacial de señalesnica2009
 
Telekomunikasi Analog dan Digital - Slide week 13 - modulasi gabungan (hybrid)
Telekomunikasi Analog dan Digital - Slide week 13 - modulasi gabungan (hybrid)Telekomunikasi Analog dan Digital - Slide week 13 - modulasi gabungan (hybrid)
Telekomunikasi Analog dan Digital - Slide week 13 - modulasi gabungan (hybrid)Beny Nugraha
 
Makalah phase shift keying
Makalah phase shift keyingMakalah phase shift keying
Makalah phase shift keyingampas03
 
Dasar Telekomunikasi - Slide week 5 Terminal Gambar dan Data
Dasar Telekomunikasi - Slide week 5 Terminal Gambar dan DataDasar Telekomunikasi - Slide week 5 Terminal Gambar dan Data
Dasar Telekomunikasi - Slide week 5 Terminal Gambar dan DataBeny Nugraha
 
9.3 sistemas de senalizacion
9.3 sistemas de senalizacion9.3 sistemas de senalizacion
9.3 sistemas de senalizacionEdison Coimbra G.
 
Uni fiee scm sesion 03 interfaz radio
Uni fiee scm sesion 03 interfaz radioUni fiee scm sesion 03 interfaz radio
Uni fiee scm sesion 03 interfaz radioc09271
 
Multiplexación por división de tiempo y de frecuencia
Multiplexación por división de tiempo y de frecuenciaMultiplexación por división de tiempo y de frecuencia
Multiplexación por división de tiempo y de frecuenciaPavel Crisóstomo
 
TECNOLOGIA PARA LA TRANSMISION DE DATOS CABLE MODEM
TECNOLOGIA PARA LA TRANSMISION DE DATOS CABLE MODEMTECNOLOGIA PARA LA TRANSMISION DE DATOS CABLE MODEM
TECNOLOGIA PARA LA TRANSMISION DE DATOS CABLE MODEMWilliam Villa
 
Reconfigurable antenna for research work
Reconfigurable antenna for research workReconfigurable antenna for research work
Reconfigurable antenna for research workpradeep kumar
 
Lalporan Pembangkit gelombang segitiga
Lalporan Pembangkit gelombang segitigaLalporan Pembangkit gelombang segitiga
Lalporan Pembangkit gelombang segitigaAbdurrochman Soewarno
 

What's hot (20)

Sistemas de comunicaciones satelitales
Sistemas de comunicaciones satelitalesSistemas de comunicaciones satelitales
Sistemas de comunicaciones satelitales
 
Cuál es la diferencia entre dato y señal
Cuál es la diferencia entre dato y señalCuál es la diferencia entre dato y señal
Cuál es la diferencia entre dato y señal
 
Repetidor regenerativo
Repetidor regenerativoRepetidor regenerativo
Repetidor regenerativo
 
Redes Hsdpa 3.5 G
Redes Hsdpa 3.5 GRedes Hsdpa 3.5 G
Redes Hsdpa 3.5 G
 
05 signal encodingtechniques
05 signal encodingtechniques05 signal encodingtechniques
05 signal encodingtechniques
 
Lecture 12 representación espacial de señales
Lecture 12 representación espacial de señalesLecture 12 representación espacial de señales
Lecture 12 representación espacial de señales
 
modulasi analog
modulasi analogmodulasi analog
modulasi analog
 
Chapter 5 noise
Chapter 5 noiseChapter 5 noise
Chapter 5 noise
 
Telekomunikasi Analog dan Digital - Slide week 13 - modulasi gabungan (hybrid)
Telekomunikasi Analog dan Digital - Slide week 13 - modulasi gabungan (hybrid)Telekomunikasi Analog dan Digital - Slide week 13 - modulasi gabungan (hybrid)
Telekomunikasi Analog dan Digital - Slide week 13 - modulasi gabungan (hybrid)
 
Radio Link budget
Radio Link budgetRadio Link budget
Radio Link budget
 
Makalah phase shift keying
Makalah phase shift keyingMakalah phase shift keying
Makalah phase shift keying
 
Dasar Telekomunikasi - Slide week 5 Terminal Gambar dan Data
Dasar Telekomunikasi - Slide week 5 Terminal Gambar dan DataDasar Telekomunikasi - Slide week 5 Terminal Gambar dan Data
Dasar Telekomunikasi - Slide week 5 Terminal Gambar dan Data
 
Señales
SeñalesSeñales
Señales
 
Antenas
AntenasAntenas
Antenas
 
9.3 sistemas de senalizacion
9.3 sistemas de senalizacion9.3 sistemas de senalizacion
9.3 sistemas de senalizacion
 
Uni fiee scm sesion 03 interfaz radio
Uni fiee scm sesion 03 interfaz radioUni fiee scm sesion 03 interfaz radio
Uni fiee scm sesion 03 interfaz radio
 
Multiplexación por división de tiempo y de frecuencia
Multiplexación por división de tiempo y de frecuenciaMultiplexación por división de tiempo y de frecuencia
Multiplexación por división de tiempo y de frecuencia
 
TECNOLOGIA PARA LA TRANSMISION DE DATOS CABLE MODEM
TECNOLOGIA PARA LA TRANSMISION DE DATOS CABLE MODEMTECNOLOGIA PARA LA TRANSMISION DE DATOS CABLE MODEM
TECNOLOGIA PARA LA TRANSMISION DE DATOS CABLE MODEM
 
Reconfigurable antenna for research work
Reconfigurable antenna for research workReconfigurable antenna for research work
Reconfigurable antenna for research work
 
Lalporan Pembangkit gelombang segitiga
Lalporan Pembangkit gelombang segitigaLalporan Pembangkit gelombang segitiga
Lalporan Pembangkit gelombang segitiga
 

Viewers also liked

Вискуб O
Вискуб OВискуб O
Вискуб OOlena Ursu
 
Global South Development Magazine October 2010 issue
Global South Development Magazine October 2010 issueGlobal South Development Magazine October 2010 issue
Global South Development Magazine October 2010 issueglobalsouth
 
Правила оформления деловых писем
Правила оформления деловых писемПравила оформления деловых писем
Правила оформления деловых писемАлиса Рябущенко
 
Michael jackson
Michael jacksonMichael jackson
Michael jacksonadykaiser
 
презентация
презентацияпрезентация
презентацияDemanessa
 
Christmas train 2011
Christmas train 2011Christmas train 2011
Christmas train 2011Scott Wemple
 
чаепитие в англии
чаепитие в англиичаепитие в англии
чаепитие в англииDemanessa
 
The Diamond Hanters- Digital Storytelling
The Diamond Hanters- Digital StorytellingThe Diamond Hanters- Digital Storytelling
The Diamond Hanters- Digital Storytellingprincestsro5
 
Матвійчук P
Матвійчук PМатвійчук P
Матвійчук POlena Ursu
 
примерные вопросы к зачету
примерные вопросы к зачетупримерные вопросы к зачету
примерные вопросы к зачетуDemanessa
 
Spring framework & inversion of control
Spring framework & inversion of controlSpring framework & inversion of control
Spring framework & inversion of controlNazim Sitmanbetov
 
Creech R Resume 101610
Creech R Resume 101610Creech R Resume 101610
Creech R Resume 101610Bob Creech
 
умп э мдк ск мартынова
умп э мдк ск мартыноваумп э мдк ск мартынова
умп э мдк ск мартыноваDemanessa
 

Viewers also liked (20)

Вискуб O
Вискуб OВискуб O
Вискуб O
 
Crop Assignment
Crop AssignmentCrop Assignment
Crop Assignment
 
Global South Development Magazine October 2010 issue
Global South Development Magazine October 2010 issueGlobal South Development Magazine October 2010 issue
Global South Development Magazine October 2010 issue
 
Правила оформления деловых писем
Правила оформления деловых писемПравила оформления деловых писем
Правила оформления деловых писем
 
Avax Dahili
Avax DahiliAvax Dahili
Avax Dahili
 
Michael jackson
Michael jacksonMichael jackson
Michael jackson
 
ΑΓΙΟ ΟΡΟΣ
ΑΓΙΟ ΟΡΟΣΑΓΙΟ ΟΡΟΣ
ΑΓΙΟ ΟΡΟΣ
 
Internet
InternetInternet
Internet
 
презентация
презентацияпрезентация
презентация
 
White
WhiteWhite
White
 
Christmas train 2011
Christmas train 2011Christmas train 2011
Christmas train 2011
 
чаепитие в англии
чаепитие в англиичаепитие в англии
чаепитие в англии
 
The Diamond Hanters- Digital Storytelling
The Diamond Hanters- Digital StorytellingThe Diamond Hanters- Digital Storytelling
The Diamond Hanters- Digital Storytelling
 
A410050066
A410050066A410050066
A410050066
 
Матвійчук P
Матвійчук PМатвійчук P
Матвійчук P
 
примерные вопросы к зачету
примерные вопросы к зачетупримерные вопросы к зачету
примерные вопросы к зачету
 
Spring framework & inversion of control
Spring framework & inversion of controlSpring framework & inversion of control
Spring framework & inversion of control
 
Creech R Resume 101610
Creech R Resume 101610Creech R Resume 101610
Creech R Resume 101610
 
умп э мдк ск мартынова
умп э мдк ск мартыноваумп э мдк ск мартынова
умп э мдк ск мартынова
 
Epag proet-entaji amea
Epag proet-entaji ameaEpag proet-entaji amea
Epag proet-entaji amea
 

Similar to IS1313 02-Terminal Devices

Slide week 4 terminal suara
Slide week 4   terminal suaraSlide week 4   terminal suara
Slide week 4 terminal suaraBeny Nugraha
 
100292398-Materi-Teknik-Radio-Compatibility-Mode.pdf
100292398-Materi-Teknik-Radio-Compatibility-Mode.pdf100292398-Materi-Teknik-Radio-Compatibility-Mode.pdf
100292398-Materi-Teknik-Radio-Compatibility-Mode.pdfBagusdepok
 
Memahami sifat dasar signal audio
Memahami sifat dasar signal audioMemahami sifat dasar signal audio
Memahami sifat dasar signal audioghufranaka aldrien
 
Bab 16 elektronik dan teknologi maklumat
Bab 16  elektronik dan teknologi maklumatBab 16  elektronik dan teknologi maklumat
Bab 16 elektronik dan teknologi maklumatrohaizah abd majid
 
Tugas Jaringan Wireless Kelompok V
Tugas Jaringan Wireless Kelompok VTugas Jaringan Wireless Kelompok V
Tugas Jaringan Wireless Kelompok VCoepielz Koto
 
608806035-Perkembangan-Teknologi-Microwave-Link-Pada-Teknik-Jaringan-Komputer...
608806035-Perkembangan-Teknologi-Microwave-Link-Pada-Teknik-Jaringan-Komputer...608806035-Perkembangan-Teknologi-Microwave-Link-Pada-Teknik-Jaringan-Komputer...
608806035-Perkembangan-Teknologi-Microwave-Link-Pada-Teknik-Jaringan-Komputer...BektiWidhianto
 
media_transmisi_komunikasi_data.pptx
media_transmisi_komunikasi_data.pptxmedia_transmisi_komunikasi_data.pptx
media_transmisi_komunikasi_data.pptxPutri Arifah
 
Bab 1.-pendahuluan-fakultas-teknik-elektro
Bab 1.-pendahuluan-fakultas-teknik-elektroBab 1.-pendahuluan-fakultas-teknik-elektro
Bab 1.-pendahuluan-fakultas-teknik-elektroFairuz Zabadi
 
Media transmisi wireless
Media transmisi wirelessMedia transmisi wireless
Media transmisi wirelessAnshari Nasrun
 
Berbagai peralatan teknologi informasi dan komunikasi
Berbagai peralatan teknologi informasi dan komunikasiBerbagai peralatan teknologi informasi dan komunikasi
Berbagai peralatan teknologi informasi dan komunikasiRasyad Tamzami
 
about Telecommunications System
about Telecommunications Systemabout Telecommunications System
about Telecommunications SystemS N M P Simamora
 
Yusri Aldiansyah - Transmisi dan Switching
Yusri Aldiansyah - Transmisi dan SwitchingYusri Aldiansyah - Transmisi dan Switching
Yusri Aldiansyah - Transmisi dan Switchingbelajarkomputer
 
3_4_Memahami_aspek-aspek_teknologi_komunikasi_data_dan_suara_.pdf
3_4_Memahami_aspek-aspek_teknologi_komunikasi_data_dan_suara_.pdf3_4_Memahami_aspek-aspek_teknologi_komunikasi_data_dan_suara_.pdf
3_4_Memahami_aspek-aspek_teknologi_komunikasi_data_dan_suara_.pdfNovitaRizkaYulaekha1
 
2. Dasar Transmisi Data.pptx
2. Dasar Transmisi Data.pptx2. Dasar Transmisi Data.pptx
2. Dasar Transmisi Data.pptxmateriunama
 
Juliyah - Intelligensi Transfer Sinyal
Juliyah - Intelligensi Transfer SinyalJuliyah - Intelligensi Transfer Sinyal
Juliyah - Intelligensi Transfer Sinyalbelajarkomputer
 
Antena dipole
Antena dipoleAntena dipole
Antena dipoleronalto20
 

Similar to IS1313 02-Terminal Devices (20)

IS1323 08-Modulasi
IS1323   08-ModulasiIS1323   08-Modulasi
IS1323 08-Modulasi
 
Slide week 4 terminal suara
Slide week 4   terminal suaraSlide week 4   terminal suara
Slide week 4 terminal suara
 
IS1323 09-Multiplexing
IS1323   09-MultiplexingIS1323   09-Multiplexing
IS1323 09-Multiplexing
 
100292398-Materi-Teknik-Radio-Compatibility-Mode.pdf
100292398-Materi-Teknik-Radio-Compatibility-Mode.pdf100292398-Materi-Teknik-Radio-Compatibility-Mode.pdf
100292398-Materi-Teknik-Radio-Compatibility-Mode.pdf
 
Memahami sifat dasar signal audio
Memahami sifat dasar signal audioMemahami sifat dasar signal audio
Memahami sifat dasar signal audio
 
Bab 16 elektronik dan teknologi maklumat
Bab 16  elektronik dan teknologi maklumatBab 16  elektronik dan teknologi maklumat
Bab 16 elektronik dan teknologi maklumat
 
Tugas Jaringan Wireless Kelompok V
Tugas Jaringan Wireless Kelompok VTugas Jaringan Wireless Kelompok V
Tugas Jaringan Wireless Kelompok V
 
608806035-Perkembangan-Teknologi-Microwave-Link-Pada-Teknik-Jaringan-Komputer...
608806035-Perkembangan-Teknologi-Microwave-Link-Pada-Teknik-Jaringan-Komputer...608806035-Perkembangan-Teknologi-Microwave-Link-Pada-Teknik-Jaringan-Komputer...
608806035-Perkembangan-Teknologi-Microwave-Link-Pada-Teknik-Jaringan-Komputer...
 
media_transmisi_komunikasi_data.pptx
media_transmisi_komunikasi_data.pptxmedia_transmisi_komunikasi_data.pptx
media_transmisi_komunikasi_data.pptx
 
5 topic8
5 topic85 topic8
5 topic8
 
Bab 1.-pendahuluan-fakultas-teknik-elektro
Bab 1.-pendahuluan-fakultas-teknik-elektroBab 1.-pendahuluan-fakultas-teknik-elektro
Bab 1.-pendahuluan-fakultas-teknik-elektro
 
Media transmisi wireless
Media transmisi wirelessMedia transmisi wireless
Media transmisi wireless
 
Berbagai peralatan teknologi informasi dan komunikasi
Berbagai peralatan teknologi informasi dan komunikasiBerbagai peralatan teknologi informasi dan komunikasi
Berbagai peralatan teknologi informasi dan komunikasi
 
about Telecommunications System
about Telecommunications Systemabout Telecommunications System
about Telecommunications System
 
Yusri Aldiansyah - Transmisi dan Switching
Yusri Aldiansyah - Transmisi dan SwitchingYusri Aldiansyah - Transmisi dan Switching
Yusri Aldiansyah - Transmisi dan Switching
 
3_4_Memahami_aspek-aspek_teknologi_komunikasi_data_dan_suara_.pdf
3_4_Memahami_aspek-aspek_teknologi_komunikasi_data_dan_suara_.pdf3_4_Memahami_aspek-aspek_teknologi_komunikasi_data_dan_suara_.pdf
3_4_Memahami_aspek-aspek_teknologi_komunikasi_data_dan_suara_.pdf
 
Repeater
RepeaterRepeater
Repeater
 
2. Dasar Transmisi Data.pptx
2. Dasar Transmisi Data.pptx2. Dasar Transmisi Data.pptx
2. Dasar Transmisi Data.pptx
 
Juliyah - Intelligensi Transfer Sinyal
Juliyah - Intelligensi Transfer SinyalJuliyah - Intelligensi Transfer Sinyal
Juliyah - Intelligensi Transfer Sinyal
 
Antena dipole
Antena dipoleAntena dipole
Antena dipole
 

More from Rodnovry Joshua L. Tobing

Presentasi Praktikum Fisika Modul Alat Ukur Besaran Listrik listrik
Presentasi Praktikum Fisika Modul Alat Ukur Besaran Listrik listrikPresentasi Praktikum Fisika Modul Alat Ukur Besaran Listrik listrik
Presentasi Praktikum Fisika Modul Alat Ukur Besaran Listrik listrikRodnovry Joshua L. Tobing
 
Presentasi Praktikum Fisika Modul Pengisian Kapasitor
Presentasi Praktikum Fisika Modul Pengisian KapasitorPresentasi Praktikum Fisika Modul Pengisian Kapasitor
Presentasi Praktikum Fisika Modul Pengisian KapasitorRodnovry Joshua L. Tobing
 

More from Rodnovry Joshua L. Tobing (20)

Analisis Sistem Post Paid PT.XL
Analisis Sistem Post Paid PT.XLAnalisis Sistem Post Paid PT.XL
Analisis Sistem Post Paid PT.XL
 
Presentasi Praktikum Fisika Modul GJB
Presentasi Praktikum Fisika Modul GJBPresentasi Praktikum Fisika Modul GJB
Presentasi Praktikum Fisika Modul GJB
 
Presentasi Praktikum Fisika Modul GMB
Presentasi Praktikum Fisika Modul GMBPresentasi Praktikum Fisika Modul GMB
Presentasi Praktikum Fisika Modul GMB
 
Presentasi Praktikum Fisika Modul Alat Ukur Besaran Listrik listrik
Presentasi Praktikum Fisika Modul Alat Ukur Besaran Listrik listrikPresentasi Praktikum Fisika Modul Alat Ukur Besaran Listrik listrik
Presentasi Praktikum Fisika Modul Alat Ukur Besaran Listrik listrik
 
Presentasi Praktikum Fisika Modul Pengisian Kapasitor
Presentasi Praktikum Fisika Modul Pengisian KapasitorPresentasi Praktikum Fisika Modul Pengisian Kapasitor
Presentasi Praktikum Fisika Modul Pengisian Kapasitor
 
Presentasi Praktikum Fisika Modul GLB
Presentasi Praktikum Fisika Modul GLBPresentasi Praktikum Fisika Modul GLB
Presentasi Praktikum Fisika Modul GLB
 
Makalah Pengling
Makalah PenglingMakalah Pengling
Makalah Pengling
 
Mahalnya biaya kuliah di Indonesia
Mahalnya biaya kuliah di IndonesiaMahalnya biaya kuliah di Indonesia
Mahalnya biaya kuliah di Indonesia
 
Pendahuluan
PendahuluanPendahuluan
Pendahuluan
 
IS1323 01-Basic Concept
IS1323 01-Basic ConceptIS1323 01-Basic Concept
IS1323 01-Basic Concept
 
IS1323 10-Sinyal
IS1323   10-SinyalIS1323   10-Sinyal
IS1323 10-Sinyal
 
IS1323 07-Routing
IS1323   07-RoutingIS1323   07-Routing
IS1323 07-Routing
 
IS1323 06-Penomoran & Pengalamatan
IS1323   06-Penomoran & PengalamatanIS1323   06-Penomoran & Pengalamatan
IS1323 06-Penomoran & Pengalamatan
 
IS1323 05-Sistem Protokol
IS1323   05-Sistem ProtokolIS1323   05-Sistem Protokol
IS1323 05-Sistem Protokol
 
IS1323 04-Transmission Media
IS1323   04-Transmission   MediaIS1323   04-Transmission   Media
IS1323 04-Transmission Media
 
IS1323 03-Sentral Jaringan
IS1323   03-Sentral   JaringanIS1323   03-Sentral   Jaringan
IS1323 03-Sentral Jaringan
 
Perilaku Dasar Sistem
Perilaku Dasar SistemPerilaku Dasar Sistem
Perilaku Dasar Sistem
 
Pengembangan sistem
Pengembangan sistemPengembangan sistem
Pengembangan sistem
 
Pemikiran Sistemik
Pemikiran SistemikPemikiran Sistemik
Pemikiran Sistemik
 
Metodologi Pengembangan
Metodologi PengembanganMetodologi Pengembangan
Metodologi Pengembangan
 

Recently uploaded

adap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptx
adap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptxadap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptx
adap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptxmtsmampunbarub4
 
LATIHAN SOAL SISTEM PENCERNAAN KELAS 11pptx
LATIHAN SOAL SISTEM PENCERNAAN KELAS 11pptxLATIHAN SOAL SISTEM PENCERNAAN KELAS 11pptx
LATIHAN SOAL SISTEM PENCERNAAN KELAS 11pptxnataliadwiasty
 
Buku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdf
Buku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdfBuku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdf
Buku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdfWahyudinST
 
Jurnal Dwi mingguan modul 1.2-gurupenggerak.pptx
Jurnal Dwi mingguan modul 1.2-gurupenggerak.pptxJurnal Dwi mingguan modul 1.2-gurupenggerak.pptx
Jurnal Dwi mingguan modul 1.2-gurupenggerak.pptxBambang440423
 
P_E_R_I_L_A_K_U__K_O_N_S_E_L_O_R__v.1.ppt
P_E_R_I_L_A_K_U__K_O_N_S_E_L_O_R__v.1.pptP_E_R_I_L_A_K_U__K_O_N_S_E_L_O_R__v.1.ppt
P_E_R_I_L_A_K_U__K_O_N_S_E_L_O_R__v.1.pptAfifFikri11
 
Panduan Mengisi Dokumen Tindak Lanjut.pdf
Panduan Mengisi Dokumen Tindak Lanjut.pdfPanduan Mengisi Dokumen Tindak Lanjut.pdf
Panduan Mengisi Dokumen Tindak Lanjut.pdfandriasyulianto57
 
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...NiswatuzZahroh
 
rpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdf
rpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdfrpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdf
rpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdfGugunGunawan93
 
SBM_Kelompok-7_Alat dan Media Pembelajaran.pptx
SBM_Kelompok-7_Alat dan Media Pembelajaran.pptxSBM_Kelompok-7_Alat dan Media Pembelajaran.pptx
SBM_Kelompok-7_Alat dan Media Pembelajaran.pptxFardanassegaf
 
PRESENTASI PEMBELAJARAN IPA PGSD UT MODUL 2
PRESENTASI PEMBELAJARAN IPA PGSD UT MODUL 2PRESENTASI PEMBELAJARAN IPA PGSD UT MODUL 2
PRESENTASI PEMBELAJARAN IPA PGSD UT MODUL 2noviamaiyanti
 
Modul Ajar Bahasa Indonesia - Menulis Puisi Spontanitas - Fase D.docx
Modul Ajar Bahasa Indonesia - Menulis Puisi Spontanitas - Fase D.docxModul Ajar Bahasa Indonesia - Menulis Puisi Spontanitas - Fase D.docx
Modul Ajar Bahasa Indonesia - Menulis Puisi Spontanitas - Fase D.docxherisriwahyuni
 
Teknik Menjawab Kertas P.Moral SPM 2024.pptx
Teknik Menjawab Kertas P.Moral SPM  2024.pptxTeknik Menjawab Kertas P.Moral SPM  2024.pptx
Teknik Menjawab Kertas P.Moral SPM 2024.pptxwongcp2
 
Demonstrasi Kontekstual Modul 1.2. pdf
Demonstrasi Kontekstual  Modul 1.2.  pdfDemonstrasi Kontekstual  Modul 1.2.  pdf
Demonstrasi Kontekstual Modul 1.2. pdfvebronialite32
 
RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...
RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...
RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...Kanaidi ken
 
Sejarah Perkembangan Teori Manajemen.ppt
Sejarah Perkembangan Teori Manajemen.pptSejarah Perkembangan Teori Manajemen.ppt
Sejarah Perkembangan Teori Manajemen.pptssuser940815
 
SKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptx
SKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptxSKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptx
SKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptxg66527130
 
1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdf
1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdf1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdf
1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdfShintaNovianti1
 
Pertemuan 3-bioavailabilitas-dan-bioekivalensi.ppt
Pertemuan 3-bioavailabilitas-dan-bioekivalensi.pptPertemuan 3-bioavailabilitas-dan-bioekivalensi.ppt
Pertemuan 3-bioavailabilitas-dan-bioekivalensi.pptNabilahKhairunnisa6
 
MATERI 1_ Modul 1 dan 2 Konsep Dasar IPA SD jadi.pptx
MATERI 1_ Modul 1 dan 2 Konsep Dasar IPA SD jadi.pptxMATERI 1_ Modul 1 dan 2 Konsep Dasar IPA SD jadi.pptx
MATERI 1_ Modul 1 dan 2 Konsep Dasar IPA SD jadi.pptxrofikpriyanto2
 
PLaN & INTERVENSI untuk sekolah yang memerlukan
PLaN & INTERVENSI untuk sekolah yang memerlukanPLaN & INTERVENSI untuk sekolah yang memerlukan
PLaN & INTERVENSI untuk sekolah yang memerlukanssuserc81826
 

Recently uploaded (20)

adap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptx
adap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptxadap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptx
adap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptx
 
LATIHAN SOAL SISTEM PENCERNAAN KELAS 11pptx
LATIHAN SOAL SISTEM PENCERNAAN KELAS 11pptxLATIHAN SOAL SISTEM PENCERNAAN KELAS 11pptx
LATIHAN SOAL SISTEM PENCERNAAN KELAS 11pptx
 
Buku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdf
Buku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdfBuku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdf
Buku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdf
 
Jurnal Dwi mingguan modul 1.2-gurupenggerak.pptx
Jurnal Dwi mingguan modul 1.2-gurupenggerak.pptxJurnal Dwi mingguan modul 1.2-gurupenggerak.pptx
Jurnal Dwi mingguan modul 1.2-gurupenggerak.pptx
 
P_E_R_I_L_A_K_U__K_O_N_S_E_L_O_R__v.1.ppt
P_E_R_I_L_A_K_U__K_O_N_S_E_L_O_R__v.1.pptP_E_R_I_L_A_K_U__K_O_N_S_E_L_O_R__v.1.ppt
P_E_R_I_L_A_K_U__K_O_N_S_E_L_O_R__v.1.ppt
 
Panduan Mengisi Dokumen Tindak Lanjut.pdf
Panduan Mengisi Dokumen Tindak Lanjut.pdfPanduan Mengisi Dokumen Tindak Lanjut.pdf
Panduan Mengisi Dokumen Tindak Lanjut.pdf
 
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...
 
rpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdf
rpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdfrpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdf
rpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdf
 
SBM_Kelompok-7_Alat dan Media Pembelajaran.pptx
SBM_Kelompok-7_Alat dan Media Pembelajaran.pptxSBM_Kelompok-7_Alat dan Media Pembelajaran.pptx
SBM_Kelompok-7_Alat dan Media Pembelajaran.pptx
 
PRESENTASI PEMBELAJARAN IPA PGSD UT MODUL 2
PRESENTASI PEMBELAJARAN IPA PGSD UT MODUL 2PRESENTASI PEMBELAJARAN IPA PGSD UT MODUL 2
PRESENTASI PEMBELAJARAN IPA PGSD UT MODUL 2
 
Modul Ajar Bahasa Indonesia - Menulis Puisi Spontanitas - Fase D.docx
Modul Ajar Bahasa Indonesia - Menulis Puisi Spontanitas - Fase D.docxModul Ajar Bahasa Indonesia - Menulis Puisi Spontanitas - Fase D.docx
Modul Ajar Bahasa Indonesia - Menulis Puisi Spontanitas - Fase D.docx
 
Teknik Menjawab Kertas P.Moral SPM 2024.pptx
Teknik Menjawab Kertas P.Moral SPM  2024.pptxTeknik Menjawab Kertas P.Moral SPM  2024.pptx
Teknik Menjawab Kertas P.Moral SPM 2024.pptx
 
Demonstrasi Kontekstual Modul 1.2. pdf
Demonstrasi Kontekstual  Modul 1.2.  pdfDemonstrasi Kontekstual  Modul 1.2.  pdf
Demonstrasi Kontekstual Modul 1.2. pdf
 
RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...
RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...
RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...
 
Sejarah Perkembangan Teori Manajemen.ppt
Sejarah Perkembangan Teori Manajemen.pptSejarah Perkembangan Teori Manajemen.ppt
Sejarah Perkembangan Teori Manajemen.ppt
 
SKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptx
SKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptxSKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptx
SKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptx
 
1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdf
1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdf1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdf
1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdf
 
Pertemuan 3-bioavailabilitas-dan-bioekivalensi.ppt
Pertemuan 3-bioavailabilitas-dan-bioekivalensi.pptPertemuan 3-bioavailabilitas-dan-bioekivalensi.ppt
Pertemuan 3-bioavailabilitas-dan-bioekivalensi.ppt
 
MATERI 1_ Modul 1 dan 2 Konsep Dasar IPA SD jadi.pptx
MATERI 1_ Modul 1 dan 2 Konsep Dasar IPA SD jadi.pptxMATERI 1_ Modul 1 dan 2 Konsep Dasar IPA SD jadi.pptx
MATERI 1_ Modul 1 dan 2 Konsep Dasar IPA SD jadi.pptx
 
PLaN & INTERVENSI untuk sekolah yang memerlukan
PLaN & INTERVENSI untuk sekolah yang memerlukanPLaN & INTERVENSI untuk sekolah yang memerlukan
PLaN & INTERVENSI untuk sekolah yang memerlukan
 

IS1313 02-Terminal Devices

  • 1. PERANGKAT TERMINAL TELEKOMUNIKASI Ir. Roedi Goernida, MT. (roedig@yahoo.com) Program Studi Sistem Informasi – Departemen Teknik Industri Institut Teknologi Telkom Bandung 1 2009 Terminal Telekomunikasi ● Terminal merupakan perangkat yang menjadi end-user dalam suatu sistem telekomunikasi, atau biasa disebut pesawat yang berfungsi sebagai antarmuka antara sumber informasi di pengguna dengan sistem. ● Fungsinya untuk: – Memanggil dan menerima secara bergantian. – Memanggil saja – Menerima saja ● Sinyal yang berasal dari sumber terlebih dahulu diubah ke dalam bentuk sinyal yang sesuai dengan karakteristik saluran transmisi, dengan kata lain bahwa pesawat biasanya bekerja sebagai transducer (alat yang mampu mengubah suatu bentuk energi menjadi bentuk energi lainnya) 2 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 1
  • 2. Terminal Telekomunikasi Terminal telekomunikasi dikelompokan berdasarkan jenis sumber informasi berupa: 1. Sinyal-sinyal suara: ● Pesawat radio penerima ● Pesawat telepon 2. Sinyal-sinyal tulisan: ● Pesawat telegrafi ● Pesawat teleprinter 3. Sinyal-sinyal gambar: ● Pesawat faximili ● Pesawat televisi 4. Sinyal-sinyal data: ● Modem 5. Sinyal-sinyal multimedia: ● Komputer 3 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 2 Terminal Suara – Radio Penerima Kualitas radio penerima ditentukan oleh 3 karakteristik: 1. Sensitivitas. – kemampuan dari suatu radio penerima untuk menangkap sinyal- sinyal yang dipancarkan oleh pengirim, baik yang kuat maupun yang lemah sampai diperoleh daya tertentu di output radio tersebut. – Sensisfitas diperbaiki dengan amplifier 2. Selektivitas. – kemampuan radio penerima untuk membedakan antara sinyal yang diinginkan dengan sinyal-sinyal lain disekitarnya yang berdekatan, sehingga hanya menerima sinyal dengan frekuensi band yang tertentu saja. – Selektivitas ini dapat diperbaiki dengan Band Pass Filter 3. Fidelitas – kemampuan untuk menjaga keaslian informasi yang dikirimkan oleh pengirim sinyal, termasuk menghilangkan distorsi yang timbul pada saat perambatannya. – Tujuan untuk dapat menerima sinyal dengan jelas dan dimengerti melainkan serta dapat menerima sinyal-sinyal dengan frekuensi informasi yang bermacam-macam yang dikirimkan oleh pengirim. 4 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 3
  • 3. Jenis Radio Penerima ● Dikelompokan menjadi 2 (dua) pesawat radio penerima, yaitu: 1. Straight Amplification Receiver. 2. Superheterodyne Receiver. ● Bandwidth baseband: 40 Hz – 15 kHz ● Frekuensi : – AM/MW : 530 – 1600 kHz – SW : 2.3 – 22MHz – FM : 88 – 108 MHz 5 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 4 Straight-Amplification Receiver (1/2) Antena Tuning Radio Audio Frequency Detector Frequency Circuit Amplifier Amplifier Loudspeaker ● Antena. Untuk menerima gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh antena pemancar. ● Tuning circuit. Rangkaian filter yang frekuensi resonansinya sama dengan frekuensi yang diterima, sehingga memungkinkan untuk menseleksi dan memisahkan gelombang yang diperlukan dari gelombang-gelombang lainnya yang tidak diperlukan. ● Radio Frequency Amplifier. Memperkuat gelombang yang diterima dan meredam gelombang- gelombang lain dari pemancar lain yang bercampur dengan gelombang dimaksud. 6 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 5
  • 4. Straight-Amplification Receiver (2/2) Antena Tuning Radio Audio Frequency Detector Frequency Circuit Amplifier Amplifier Loudspeaker ● Detector. melakukan proses demodulasi, yaitu memisahkan sinyal informasi yang dikirim dari gelombang pembawanya. Sinyal yang sudah didemodulasi sudah mempunyai frekuensi sebesar audio ● Audio Frequency Amplifier. memperkuat sinyal keluran dari detector yang berfrekuensi audio yang kemudian disalurkan ke Loudspekaer. ● Loudspeaker. mengubah sinyal elektrik untuk menjadi gelombang suara/ akustik. → Kelemahan: banyak timbulnya gangguan-gangguan yang tidak diinginkan, tidak stabil, sehingga outputnya sering terdistorsi 7 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 6 Superheterodyne Receiver (1/2) Antena Radio FR Intermediate Audio Tuning Frequency Mixer Frequency Detector Frequency Circuit Amplifier Amplifier Amplifier FO Loudspeaker Oscillator ● Frekuensi sinyal keluaran RFA (fr) akan dicampur dengan suatu frekuensi sinyal terrtentu dari Oscillator (fo) pada Mixer, sehingga menghasilkan frekuensi superposisi fr dengan fo yang disebut superheterodyne. ● Frekuensi baru tersebut berupa (fr + fo) & (fr – fo). ● Frekuensi (fr – fo) → intermediate frequency (IF) 8 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 7
  • 5. Superheterodyne Receiver (1/2) Antena Radio FR Intermediate Audio Tuning Frequency Mixer Frequency Limiter Detector Frequency Circuit Amplifier Amplifier Amplifier FO Loudspeaker Oscillator ● Untuk FM memiliki tambahan: ● Limitter → membatasi perubahan tegangan yang timbul yang diakibatkan oleh bermacam-macam hal misalnya interference dan internal receiver noise ● Discriminator amplituda. 9 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 8 Spektrum Frekuensi 10 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 9
  • 6. Alokasi frekuensi pembawa Carrier frequency assignments for different methods of information transmission 11 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 10 Terminal Suara - Telepon ● Merupakan suatu bentuk terminal yang digunakan untuk menerima & mengirimkan sinyal suara, dimana pada sisi pengirim (source) gelombang suara tesebut diubah menjadi gelombang listrik yang selanjutnya dikirim/ditransmisikan melalu suatu media transmisi, dan pada sisi penerima sinyal listrik tersebut diubah kembali menjadi gelombang suara. ● Jenis terminal telepon tediri dari: - Telepon Individu - Telepon Umum - Telepon tanpa kabel (cordless) - PBX/PABX (Private Branch Exchange/Automatix Branch Exchange) ● Komponen pada terminal telepon terdiri dari - Microphone: arang & kondensator. - Speaker / earphone - Ringing - Dial button 12 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 11
  • 7. Komponen & cara kerja telepon (1/5) 13 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 12 Komponen & cara kerja telepon (2/5) ● Transducer: - Mikropon. ● Arang → bekerja pada frekuensi 30 – 5000 Hz. ● Kondensator - Loudspeaker ● Electro-magnetis ● Electro-dinamis ● Karakteristik kinerja Transducer: ● Karakteristik kerja merupakan fungsi dari arah rambatan gelombang ● Karakterikstik frekuensi ● Dialing ● Rotary system → 1 bit = 100 ms ● Push button ● Pulse mode ● DTMF mode 14 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 13
  • 8. Komponen & cara kerja telepon (3/5) Mikropon Arang Serbuk arang Tekanan suara Membran RL E baterei Kelemahan: • Hissing effect disebabkan oleh adanya arus, sehingga timbul panas yang menyebabkan serbuk arang berserakan. • Packing effect juga karena arus Arustimbul panas sehingga Elastisitas serbuk menurun (serbuk melekat) • Serbuk arang turun yang menyebabkan efek tekanan membran berkurang, sehingga gelombang suara tidak sempurna 15 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 14 Komponen & cara kerja telepon (4/5) Mikropon Kondensator Tekanan suara Membran tetap/dalam RL Membran Getar E Bahan antara dua membran (bisa udara bebas) baterei 16 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 15
  • 9. Komponen & cara kerja telepon (5/5) Loudspeaker elektro-magnetis Loudspeaker elektro-dinamis Moving coil U Magnet Magnet Membran Permanen permanen Membran S Kumparan 17 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 16 Terminal Suara - Besaran & Level Gelombang suara dipengaruhi oleh suatu besaran yaitu: 1. Amplitudo → kekerasan suara (loudness) - Satuan: - sone ( kekerasan suara dari tone dengan frekuensi 1000 Hz pada level intensitas suara 40 dB). - phone (level kekerasan suara untuk suatu tone dengan frekuensi 1000 Hz pada level intensitas suara 1 dB) - Level kekerasan suara (Loudness Level) LL = 10 log I 10-12 I = intensitas suara (watt/m2) - Batas ambang pendengaran manusia = 0.0001 sone / 1 milisone 2. Frekuensi → tinggi-rendah suara Interval frekuensi suara manusia → 300 – 3400 Hz 18 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 17
  • 10. Terminal Tulisan – Telegrafi / Teleprinter ● Merupakan suatu terminal tulisan dimana informasi yang dikirimkan dan yang diterima berupa tulisan atau huruf-huruf yang diwakili oleh kombinasi dari kode-kode tertentu. ● Klasifikasi kode telegrafi: 1. Morse → titik & garis 2. Undulator → plus, minus & nol 3. Telegraf printing 4. Lima satuan (Boudut) → tiap karakter memiliki 5 elemen sinyal 5. Enam satuan → digunakan di Jepang 6. Tujuh satuan → setiap karakter: 3 arus (+) & 4 tidak ada arus (-). ● Pada prinsipnya: kodefikasi huruf Huruf Kodefikasi Pengirim 19 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 18 Contoh terminal tulisan – Telegrafi / Teleprinter 20 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 19
  • 11. Kode Morse 21 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 20 Terminal Gambar Diam – Facsimile (1/2) mesin fax pengirim mesin fax penerima Saluran Fax Informasi Scanner Modulator telepon Demodulator printer Informasi 300 – 14400 bps sinkronisasi ● Merupakan terminal untuk mengirim informasi berupa gambar diam secara point-to-point. ● Prinsip kerjanya: informasi berupa gambar terlebih dahulu di-scan dengan intensitas cahaya tertentu kemudian hasilnya di ubah kedalam sinyal elektrik kemudian dikirim via saluran transmisi dan di penerima sinyal tadi diubah kembali untuk kemudian dicetak kedalam lembar kertas. ● Proses scanning menjadi sinyal elektrik 2 bentuk: 1. Menggerakkan seberkas sinar pada gambar yang diam. 2. Menggerakkan gambar melewati seberkas sinar yang diam. 22 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 21
  • 12. Terminal Gambar Diam – Facsimile (2/2) Proses scanning menjadi sinyal elektrik 2 bentuk: 1. Menggerakkan seberkas sinar pada gambar yang diam. 2. Menggerakkan gambar melewati seberkas sinar yang diam. D Lensa Lampu PEC Photo Electric Cell 23 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 22 Terminal Gambar Bergerak – Televisi (1/2) ● Prinsip dasar dari facsimile dikembangkan menjadi prinsip dasar dari sistem televisi, dimana perbedaan pada pengiriman informasi berupa gambar bergerak. ● Sinyal TV: Luminace (B/W), Chrominance (color) & sound. ● Untuk menimbulkan kesan “gambar hidup”, maka diperlukan pergantian gambar sebanyak 25 gambar perdetik → satu gambar = 1/25 detik. ● Sinkronisasi diperlukan untuk mensinkronisasikan waktu kecepatan dan fasa dari perabaan. A C C A 1 2 3 4 5 6 B B B D D Odd lines in Inactive lines in Even lines in Inactive lines in first vertical first vertical second vertical second vertical trace retrace trace retrace first field = 312.5 second field = 312.5 lines lines Frame = 625 lines 24 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 23
  • 13. Terminal Gambar Bergerak – Televisi (2/2) Standar televisi berwarna: ● NTSC (National Television System Committee). ● Dikembangkan di US & dipergunakan di US, Canada, Mexico & Jepang. ● Horizontal Scanning gambar: 525 line/frame, 30 frame/detik. ● PAL (Phase-alternating line) ● Dikembangkan di Jerman & dipergunakan di Asia, Eropa kecuali Perancis, Australia & Afrika. ● Horizontal Scanning gambar: 625 line/frame, 25 frame/detik. ● SECAM (Sequentiel Couleur A Memoire) ● Dikembang Perancis & dipergunakan di Perancis, Rusia, Timteng & Afrika. 25 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 24 Terminal Gambar Bergerak – Pemancar Televisi Camera RF Oscill Sync. Pulse Scan Composite (video Generator Generator video Signal carrier) Video Sync. Pulse Camera tube Modulator RF Amplifier Amplifier Generator Combining Unit Audio Audio Signal Mic Amplifier Modulator RF Amplifier RF Oscill (audio carrier) 26 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 25
  • 14. Terminal Gambar Bergerak – Penerima Televisi Line and field scan generator RF Filters Demodulator & Cathode ray Video amplifier & amplifier sync. pulse tube system Audio Amplifier Loudspeaker 27 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 26 Terminal Data & Multimedia ● Multimedia information → gambar diam (tulisan & grafik), gambar bergerak, suara, dan data sekaligus. ● Data diolah oleh komputer yang terdiri dari: 1. Input: keyboard, mouse, pointer dll 2. Pengolah data: CPU, storage (memory, hardisk dll) & control unit. 3. Output: layar monitor, printer, modem 4. External storage: disket, flash-disk, hard-disk, memory card dll Auxiliary storage Input Main Output Terminal Storage Terminal Central Control Processing Unit Unit (CPU) 28 Hand-out: Sistem Telekomunikasi MK-02 Hal. 27