Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Bahan kimia rumah tangga

Bahan Kimia Rumah Tangga

  • Login to see the comments

  • Be the first to like this

Bahan kimia rumah tangga

  1. 1. Nama Kelompok : `Isnaini AH. (10) `Magdalena Agundra. (14) `Salma FQN. (21) `Vivi rosa llina h. (28)
  2. 2. 1. BAHAN PEMBERSIH ( Sabun dan Detergen) A. Sabun Sabun telah dikenal sejak 2000 tahun yang lalu. Sabun dikenal ada dua macam sabun, yaitu sabun lunak (sabun mandi ) dan sabun keras (sabun cuci). Sabun merupakan suatu surfaktan. Surfaktan adalah singkatan dari surface active agents, yaitu suatu zat yang dapat menurunkan tegangan permukaan suatu cairan. Sabun terbuat dari basa , maka bersifat basa. Kelebihan sabun adalah lebih ramah lingkungan daripada detergen. Sedang kekurangan sabun adalah bahwa sabun tidak mampu berbusa atau bekerja secara optimal dalam air sadah.
  3. 3. B. Detergen Detergen, disebut juga dengan sabun yang menghasilkan larutan basa dalam air. Jenis bahan dasar pembuat getergen meliputi dua kelompok zat yaitu, : Ø Senyawa Linier Alkil Sulfonat Ø Senyawa – senyawa Natrium Alkil Banzena Sulfonat Kelebihan detergen adalah tetap bisa berbuih atau bekerja dengan baik pada kondisi air sadah. Sedang kekurangan detergen adalah tidak ramah lingkungan karena molekul detergen sulit diuraikan oleh mikroorganisme. Namun , sekarang telah diproduksi detergen yang lebih ramah lingkungan, yaitu detergen berbahan dasar Linier Alkil Sulfonat (LAS).
  4. 4. c. Pembersih Lantai Pembersih lantai umumnya mengandung formalin sebagai bahan aktif. Formalin berfungsi sebagai pembunuh kuman, akan tetapi beracun jika termakan. Untuk itu berhati- hatilah menggunakan pembersih lantai. Untuk lebih memberikan kenyamanan pada si pemakai, biasanya pembersih lantai diberi pewangi. Hal ini karena bau formalin yang tidak enak.
  5. 5. 2. Bahan Pemutih Pemutih adalah sejenis sabun, umumnya cair, namun bukan sabun. Pemutih umumnya memiliki bahan aktif klorin. Selain klorin, bahan aktif lainnya adalah sodium perborat. Sodium perborat berupa bubuk berwarna putih yang banyak digunakan untuk memutihkan tekstil. Tidak hanya pakaian yang menggunakan pemutih. Banyak wanita yang menggunakan pemutih wajah. Tetapi, berhati-hatilah dalam menggunakan pemutih wajah, karena ada yang menggunakan merkuri.
  6. 6. Fungsi Bahan Pemutih:  Digunakan untuk menghilangkan kotoran atau noda berwarna yang sukar dihilangkan.  Selain digunakan sebagai pemutih dan membersihkan noda, juga digunakan untuk desinfektan (membasmi kuman).
  7. 7. Dampak negatif dari penggunaan pemutih yang berlebihan  Bau yang ditimbulkan sangat menyengat.  Serat kain menjadi tipis.  Warna pakaian memudar.  Efek samping seperti tangan menjadi panas dan kulit bisa mengelupas.
  8. 8. 3. Bahan Pewangi Pewangi adalah bahan atau zat yang biasa digunakan sebagai pengharun ruangan, pengharum badan ataupun pengharum pakaian.  Pewangi ada 2 macam : 1. Pewangi Alami 2. Pewangi Sintetis
  9. 9. a. Pewangi Alami Diperoleh dari ekstraksi dari beberapa bunga ataupun tanaman sehingga diperoleh ekstrak dari tanaman atau bunga yang berbau harum. Ex : eugenol pada tanaman cengkeh , dan sitrat pada minyak jeruk.
  10. 10. b. Pewangi Sintetis Ex : alil kaproat, formaldehida, benzaldehida, butana.
  11. 11. Dampak Negatif dari penggunaan Pewangi  Dapat mengurangi lapisan ozon  Pewangi alami lebih mahal  Daya penciuman berkurang  Menimbulkan iritasi pada mata, hidung dan tengorokkan
  12. 12. 4. Pestisida Pestisida adalah racun yang digunakan oleh manusia untuk membasmi hama. Pestisida terdiri atas beberapa jenis : No Nama Senyawa Fungsi 1 Pestisida Membasmi Hama 2 Insektisida Membasmi Serangga 3 Herbisida Membasmi gulma 4 Nematisida Membasmi Cacing 5 Fungisida Membasmi Jamur 6 Rodentisida Membasmi Binatang Pengerat (Tikus)
  13. 13. Dampak Negatif dari Penggunaan Pestisida  Dapat membunuh organisme tanah  Membuat tanah menjadi tidak subur ( tandus dan gersang )  Dapat menyebabkan keracunan
  14. 14. Cara Pencegahannya :  Menggunakan bahan kimia yang alami  Mengurangi pemakaian dari insektisida  Selalu menjaga kebersihan lingkungan  Ikuti petunjuk-petunjuk mengenai aturan pakai dan dosis
  15. 15. Sekian presentasi kami, kami mohon maaf bila ada kekurangan.

×