Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
BAB I
PENDAHULUAN
I. Latar Belakang
Tumbuh-tumbuhan dan hewan, masih ada sumber senyawa
hidrokarbon sederhana yaitu batu b...
Senyawa hidrokarbon terdiri atas hidrogen dan karbon. Ikatan
karbon dan hidrogen dapat tersusun sebagai rantai terbuka ata...
dan isomer gugus fungsi dalam di gambarkan dalam tiga dimensi dengan
menggunakan model (molimod). Atau bell dan stick mode...
BAB II
TEORI PENDUKUNG
Senyawa hidrokarbon aromatik maupun olefin merupakan bahan
baku utama yang sangat penting dalam ber...
Berdasarkan jumlah ikatannya, senyawa hidrokarbon alifatik terbagi menjadi
senyawa alifatik jenuh dan tidak jenuh (Sukarmi...
tersebut di atas maka perlu dicoba praktek visualisasi model molekul sebagai
alternatif pembelajaran yang diharapkan dapat...
BAB III
METODE PRAKTIKUM
I. Alat dan Bahan
Alat atau bahan yang digunakan dalam praktiukum dengan
percobaan model hidrokar...
Molimod
Dibuat model untuk metana
Dihilangkan satu atom H hingga menjadi
metil
Dimasukkan atom bromida pada
subtituen koso...
Molimod
Dibuat model untuk C2H4
Digambarkan dalam dua dimensi
Diberikan nama
Etena
Molimod
Dibuat model senyawa dengan 4 a...
Molimod
Dibuat model
siklobutana

- Dibuat model
siklopropana

- Dibuat model
Siklopentana

- Digambarkan dalam dua dimens...
I. Data Pengamatan
No Nama
1.

Atom Karbon
Tetrahedral
a. Metana

Rumus
Molekul

Struktur Molekul
Dua Dimensi
Tiga Dimensi
H

CH4

H

C

H

H...
II. Pembahasan
Model molekul menggambarkan bentuk-bentuk molekul dalam
ruang atau secara tiga dimensi. Molekul merupakan z...
inilah yang di sebut tangan-tangan atom karbon yang digunakan untuk
berikatan.
Salah satu molekul yang mempunyai bentuk te...
dengan atom Br, maka akan terbentuk senyawa metil bromida. Senyawa
o

alkana umumnya memiliki panjang ikatan yang lebih be...
keisomeran geometeri (cis-trans). Pada senyawa etena, C2H4, untuk
membentuk ikatan dengan tiga atom lain, atom C menggunak...
Pada senyawa alkana, selain rantai lurus terdapat rantai melingkar
yang disebut sikloalkana. Salah satu contoh sikloalkana...
karena strukturnya tidak kaku sehingga ikatannya tidak mudah putus serta
interaksi antara atom-atomnya sangat kecil.
Benze...
propanol. Contoh dari isomer benzena yaitu dimetil benzena, metil benzena
dan lain sebagainya.

BAB V
PENUTUP
I. Kesimpula...
Berdasarkan hasil percobaan yang telah dilakukan, maka dapat
disimpulkan sebagai berikut :
1. Dengan molimod dan software ...
Haryanto, Rachmat dan Hermiyanto, Heri, 2006. Potensi batuan sumber (source
rock) hidrokarbon di Pegunungan Tigapuluh, Sum...
hidrokarbon yang rantainya tersusun terbuka disebut sebagai hidrokarbon alifatik.
Tujuan praktikum dari percobaan ini yait...
MODEL HIDROKARBON

OLEH :

NAMA

:

WA ODE AMALIA

STAMBUK

:

A1C4 12 051

KELOMPOK

:

III (TIGA)

ASISTEN PEMBIMBING

:...
OLEH :

NAMA

:

WA ODE AMALIA

STAMBUK

:

A1C4 12 051

KELOMPOK

:

III (TIGA)

ASISTEN PEMBIMBING

: LA ODE HARIMIN

LA...
b. 5, 6 dietil – 3, 3, 7 trimetil 2 nonanol
Jawab :
C2H5
H2C

C
C
H2
OH C2H5

H2
C

CH3
H
CH C CH
H3C

C2H5
H2
C
C
H2

H2
...
H2
H H2 H2
H3C C C C C C CH3
H2
CH3

H
C

H3C

H3C

2,5 dimetil heksana

4 metil heptana
CH3
H2
H2
H3C C C C C CH3
H2
CH3
...
4. Gambarkan rumus bangun isomer 2,4 heksadiena.
Jawab :
H3C C C C C CH3
H H H H
2,4 heksadiena
CH3

CH2

H2
C C C C CH3
H...
5. Mengapa atom C dapat membentuk ikatan tunggal, rangkap dua dan rangkap
tiga dengan atom C yang lain ?
Jawab :
Atom C me...
berbeda dalam hal posisi gugus-gugus metil yang satu dengan yang lain.
Konformasi inilah yang disebut posisi stegart dan e...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

laporan praktikum hidrokarbon

32,920 views

Published on

Published in: Education
  • Login to see the comments

laporan praktikum hidrokarbon

  1. 1. BAB I PENDAHULUAN I. Latar Belakang Tumbuh-tumbuhan dan hewan, masih ada sumber senyawa hidrokarbon sederhana yaitu batu bara dan minyak bumi. Tumbuh-tumbuhan dan hewan tertentu merupakan sumber senyawa hidrokarbon yang kompleks, misalnya gula, amylum, protein, glukosida, antibiotika, minyak, lemak dan lain-lain. Dari batu bara diperoleh kokas, gas batu bara, batu bara yang mengandung berbagai senyawa organik. Minyak bumi merupakan campuran senyawa-senyawa karbon, terutama hidrokarbon jenuh dari zat cair yang mudah menguap. Berbagai senyawa kompleks tersebut terdiri dari berbagai unsur atau atom-atom, yang membentuk suatu molekul ataupun senyawa. Dalam suatu molekul atau senyawa memiliki bentuk-bentuk yang beragam yang disebut dengan bentuk molekul, dimana memiliki berbagai sifat pada tiap bentuk molekul tersebut Bentuk molekul merupakan konsep dasar dalam kimia organik. Molekul ini berbentuk tiga dimensi dan interaksi ruang dari suatu bagian molekul dengan bagian molekul lainnya sangat penting dalam menentukan sifat fisik dan kimia dari molekul-molekul tersebut. Bentuk molekul atau ion poliatom menyatakan bagaimana atom-atom pembentuk molekul tersusun dalam ruang yang nantinya dapat mempengaruhi sifat fisika senyawa atau ion poliatom tersebut. Sedangkan untuk sifat kimia senyawanya ditentukan oleh ikatan antar atom dalam molekul senyawa bersangkutan.
  2. 2. Senyawa hidrokarbon terdiri atas hidrogen dan karbon. Ikatan karbon dan hidrogen dapat tersusun sebagai rantai terbuka ataupun rantai tertutup. Senyawa hidrokarbon yang rantainya tersusun terbuka disebut sebagai hidrokarbon alifatik. Apabila ikatan karbon-karbon dalam senyawa tersusun atas ikatan sigma atau ikatan tunggal, maka disebut alkana. Atomatom penyusun senyawa alkana dapat memutari ikatan sigma tersebut sedemikian sehingga menghasilkan penataan yang beragam. Namun, kesemuanya itu merupakan senyawa-senyawa yang sama walaupun atomatomnya tertata dalam ruang secara berbeda. Berdasarkan pernyataan-pernyataan diatas maka perlunya praktikum model hidrokarbon yang bertujuan dapat membuat model-model molekul senyawa organik sehingga dapat mengetahui bentuk dari berbagai macam senyawa organik, tanpa perlu pengkhayalan serta dapat melihat langsung beberapa bentuk senyawa organik melalui model hidrokarbon ini. II. Tujuan Praktikum Tujuan praktikum dari percobaan ini yaitu sebagai berikut : 1. Dapat membuat model-model molekul senyawa organik. 2. Dapat menggambarkan struktur molekul senyawa organik dalam tiga dimensi. 3. Memberikan gambaran isomer. III. Prinsip Praktikum Prinsip praktikum dari percobaan ini yaitu model hidokarbon yang berupa karbon tetrahedral, alkana dan alkil, alkena dan alkuna, Sikloalkana
  3. 3. dan isomer gugus fungsi dalam di gambarkan dalam tiga dimensi dengan menggunakan model (molimod). Atau bell dan stick model .
  4. 4. BAB II TEORI PENDUKUNG Senyawa hidrokarbon aromatik maupun olefin merupakan bahan baku utama yang sangat penting dalam berbagai proses industri petrokimia. Saat ini, sumber utama senyawa tersebut masih mengandalkan pada ketersediaan sumber alam berupa gas dan minyak bumi hasil proses penyulingan. Menyadari semakin menipisnya cadangan minyak bumi tersebut. Pembentukan senyawa aromatik dapat berlangsung melalui reaksi kondensasi dan dehydrosklisasi molekul isobutelena daripada melalui reaksi siklisasi dienon Serbuk halus padatan katalis ZSM-5 komersial (berukuran partikel 3μm) dengan rasio Si/Al masingmasing adalah 25, 75 dan 100 digunakan sebagai sampel katalis dalam reaksi konversi aseton fasa gas menjadi hidrokarbon aromatik (Setiadi, 2005). Senyawa hidrokarbon merupakan senyawa karbon yang paling sederhana. Dari namanya, senyawa hidrokarbon adalah senyawa karbon yang hanya tersusun dari atom hidrogen dan atom karbon. Dalam kehidupan sehari-hari banyak kita temui senyawa hidrokarbon, misalnya minyak tanah, bensin, gas alam, plastik dan lain-lain. Sampai saat ini telah dikenal lebih dari 2 juta senyawa hidrokarbon. Untuk mempermudah mempelajari senyawa hidrokarbon yang begitu banyak, para ahli mengolongkan hidrokarbon berdasarkan susunan atomatom karbon dalam molekulnya. Berdasarkan susunan atom karbon dalam molekulnya, senyawa karbon terbagi dalam 2 golongan besar, yaitu senyawa alifatik dan senyawa siklik. Senyawa hidrokarbon alifatik adalah senyawa karbon yang rantai C nya terbuka dan rantai C itu memungkinkan bercabang.
  5. 5. Berdasarkan jumlah ikatannya, senyawa hidrokarbon alifatik terbagi menjadi senyawa alifatik jenuh dan tidak jenuh (Sukarmin, 2004). Batuan sumber hidrokarbon (hydrocarbon source rock) biasanya dijumpai dalam batuan sedimen klastika halus yang kaya akan bahan organik, khususnya maseral liptinit. Di daerah penelitian, batuan sedimen klastika halus dan kaya akan bahan organik terdapat dalam Formasi Kelesa dan Formasi Lakat. Analisis bahan organik adalah untuk mengetahui jenis bahan tersebut dan mengukur reflektan maseral vitrinit yang terdapat secara tersebar (dispersed organic matter, DOM) dalam batulumpur karbonan sebagai batuan pembawa hidrokarbon. Analisis ini memberikan informasi tentang peran temperature terhadap bahan organik yang diketahui dari pengukuran reflektan vitrinit dan sekaligus juga merupakan parameter untuk mengetahui tingkat pembatubaraan (Haryanto, 2006). Beberapa konsep ilmu kimia khususnya pada skala molekuler dapat dipelajari dengan menggunakan model molekul. Contoh hal ini adalah kajian tentang ukuran atom dan periodisitas, bentuk geometri dari struktur molekul, stereokimia dan lain-lain. Model molekul pada mulanya diajarkan dengan menggunakan model tiga dimensional dengan menggunakan alat peraga berbentuk bola-bola dari bahan plastik atau kayu. Saat ini dengan adanya perkembangan teknologi komputer baik dari segi perangkat keras maupun perangkat lunak memungkinkan untuk pemodelan molekul dengan menggunakan komputer. Beberapa perangkat lunak yang tersedia di pasaran saat ini dapat digunakan untuk keperluan visualisasi model molekul. Beranjak dari kondisi
  6. 6. tersebut di atas maka perlu dicoba praktek visualisasi model molekul sebagai alternatif pembelajaran yang diharapkan dapat lebih menarik minat mahasiswa untuk mempelajari ilmu kimia secara lebih intensif (Tahir, 2006). Alkana adalah senyawa karbon yang memiliki ikatan sigma tunggal si antara atom karbonnya, dengan rumus umumC nH2n+2. alkana di sebut sebagai senyawa jenuh karena atom karbonnya berikatan dengan sebanyak mungkin atom hidrogen. Pada alkena adalah hidrokarbon yang memiliki ikatan ganda antara dua atom karbon yang berdampingan pada kerangka hidrokarbon, ikatan ganda tersebut bertindak sebagai gugus fungsional dominan dalam molekul tersebut, rumus umum untuk alkena adalah C nH2n . alkuna adalah hidrokarbon yang memiliki ikatan rangkap tiga antara dua atom karbon yang berdampingan pada kerangka hidrokarbon, ikatan rangkap tiga merupakan gugus fungsuional dominan, rumus umum untuk alkuna adalah CnH2n-2 (Bresnick, 2004).
  7. 7. BAB III METODE PRAKTIKUM I. Alat dan Bahan Alat atau bahan yang digunakan dalam praktiukum dengan percobaan model hidrokarbon yaitu molimod (model molekul). II. Prosedur Kerja 1. Atom Karbon Tetrahedral Molimod Digambarkan kedalam dua dimensi dengan subtituen atom H semua Metana Digambarkan kedalam dua dimensi dengan subtituen 2 atom H dan 2 atom C Etuna 2. Alkana dan Alkil
  8. 8. Molimod Dibuat model untuk metana Dihilangkan satu atom H hingga menjadi metil Dimasukkan atom bromida pada subtituen kosong Digambarkan struktur 2 dimensinya Diberikan nama Metil Bromida Dipegang satu atom H, diputar Digambarkan struktur tiap perpindahan atom Br Struktur dua dimensi metil bromid Dibuat model untuk etana Dibuat posisi Stegger dan Ekslip Digambarkan dalam dua dimensi Gambar dua dimensi Etana posisi stegger dan ekslip Molimod Dibuat model untuk butana Dibuat sehingga atom C2 dan C3 menjadi atom pusat Dibuat posisi stegger dan ekslip Digambar dalam dua dimensi Gambar dua dimensi Butana posisi stegger dan ekslip Molimod Dibuat model untuk pentana Dibuat isomer-isomernya Digambarkan dalam dua dimensi 3. Gambar dua dimensi Pentana dan isomernya Alkena dan Alkuna
  9. 9. Molimod Dibuat model untuk C2H4 Digambarkan dalam dua dimensi Diberikan nama Etena Molimod Dibuat model senyawa dengan 4 atom karbon dan ikatan rangkap 2 Dibuat kemungkinan isomernya Diberikan nama n-butena, 2-butena dan 2-metil propena Molimod Dibuat model untuk C2H2 Digambarkan dalam dua dimensi Diberikan nama Etuna Molimod Dibuat model untuk senyawa dengan 4 atom karbon dan ikatan rangkap 3 Dibuat kemungkinan isomernya Diberikan nama n-butuna dan 2-butuna 4. Sikloalkana
  10. 10. Molimod Dibuat model siklobutana - Dibuat model siklopropana - Dibuat model Siklopentana - Digambarkan dalam dua dimensi Model siklopropana Model siklobutana Model siklopentana - Dibandingkan kedua sudutnya - Diperkirakan kestabilannya - Dibandingkan ketiga sudutnya - Diperkirakan kestabilannya Siklopentana>siklobutana>siklopropana 5. Isomer Gugus Fungsi Molimod Dibuat model untuk senyawa C3H8O Dibuat kemungkinan isomernya Diberikan nama Propanol, 2-propanol dan metoksi etana Molimod Dibuat model untuk senyawa C2H6O Dibuat kemungkinan isomernya Diberikan nama Etanol dan metoksi metana BAB IV HASIL PENGAMATAN
  11. 11. I. Data Pengamatan
  12. 12. No Nama 1. Atom Karbon Tetrahedral a. Metana Rumus Molekul Struktur Molekul Dua Dimensi Tiga Dimensi H CH4 H C H H H C H H b. Etuna 2. C2H2 Alkana dan Alkil a. Metana CH4 H H H H H C H C H H H C H H H H b. Metil Bromida CH3Br Br C H H H H C H H Br H C2H6 C H C H c. Etana H H H H H (Stegger) H C H H H H H H H C H C4H10 H3C H C H H C C CH3 H H C H C H H C H C H C C H H C C C H C C H H CH3 H H H H C H H H C H C H H d. Butana H H (Eklips) H H H H H H
  13. 13. II. Pembahasan Model molekul menggambarkan bentuk-bentuk molekul dalam ruang atau secara tiga dimensi. Molekul merupakan zat yang tersusun atas dua atau lebih atom dari unsur-unsur yang sama ataupun dari unsur-unsur yang berbeda. Molekul-molekul membentuk senyawa. Senyawa hidrokarbon terdiri atas hidrogen dan karbon. Ikatan karbon dan hidrogen dapat tersusun sebagai rantai terbuka ataupun rantai tertutup. Senyawa hidrokarbon yang rantainya tersusun terbuka disebut sebagai hidrokarbon alifatik. Apabila ikatan karbonkarbon dalam senyawa tersusun atas ikatan sigma atau ikatan tunggal, maka disebut alkana. Atom-atom penyusun senyawa alkana dapat memutari ikatan sigma tersebut sedemikian sehingga menghasilkan penataan yang beragam. Namun, kesemuanya itu merupakan senyawa-senyawa yang sama walaupun atom-atomnya tertata dalam ruang secara berbeda. Pada percobaan model hidrokarbon ini betujuan untuk membuat model molekul senyawa organik, menggambarkan struktur molekul senyawa organik dalam tiga dimensi serta memberikan gambaran umum isomer gugus fungsinya. Pada percobaan ini dilakukan pengamatan pada molimod, yang dibentuk dalam berbagai bentuk struktur senyawa. Adapun bentuk struktur yang akan divisualisasikan dalam molimod yaitu atom karbon tetrahedral, alkane dan alkilnya, alkena, alkuna, sikloalkana, dan isomer gugus fungsi. Atom karbon, dengan nomor atom 6 mempunyai konfigurasi elektron 1s22s22p2 memiliki elektron valensi 4 mampu membentuk ikatan kovalen baik kovalen tunggal maupun rangkap. Empat buah elektron valensi
  14. 14. inilah yang di sebut tangan-tangan atom karbon yang digunakan untuk berikatan. Salah satu molekul yang mempunyai bentuk tetrahedral yaitu metana (CH4). Pada molekul CH4, karena terdapat empat ikatan, geometri CH4 adalah tetrahedral. Tetrahedron memiliki empat sisi atau muka (awalan tetra berarti “empat”), yang semuanya merupakan segitiga sama sisi. Dalam molekul tetrahedral, atom pusatnya (dalam kasus ini C) terletak pada pusat tetrahedron dan empat atom lainnya terletak pada sudut-sudutnya.Molekul CH4 memiliki empat pasangan elektron ikatan dan tidak mempunyai pasangan elektron bebas. Sudut ikatan antara pasangan elektron ikatan yang satu sama besar dengan pasangan elektron ikatan yang lain, karena tidak terganggu oleh pasangan elektron bebas. Sudut ikatannya adalah 109,5°. Alkana merupakan senyawa hidrokarbon alifatik jenuh, alkana berupa senyawa hidrokarbon dengan rantai terbuka dan semua ikatan antara karbonnya berupa ikatan tunggal. Rumus umun alkana yaitu CnH2n+2. Apabila salah satu atom H dari alkana di hilangkan, maka akan terbentuk gugus pengganti (sibtituen) yang disebut alkil, rumusnya adalah C nH2n+1. alkil bukan merupakan suatu senyawa tetapi merupakan gugus pengganti . adapun nama alkil sesuai dengan nama di alkananya akan tetapi akiharan –ana diganti dengan –il. Contoh alkil yaitu metil yang berasal dari metana yang kehilangan 1 atom H. gugus metil tidak berbentuk tetrahedral tetapi berbentuk segitiga planar, dengan sudut ikatan 120o. jika atom H yang di hilangkan tadi di ganti
  15. 15. dengan atom Br, maka akan terbentuk senyawa metil bromida. Senyawa o alkana umumnya memiliki panjang ikatan yang lebih besar (1,497 A ) Bentuk molekul mempengaruhi sifat-sifatnya. Pada etana berdasarkan proyeksi namun terdapat 2 konfirmasi bersilang (staggerd) dan konformasi berimpit (eklips). Konformasi staggerd mempuyai energi yang paling rendah dengan sudut dihedral 60o sedangkan pada konformasi eklips mempunyai energi desakan sebesar 2,9 kkal/mol sehingga perbedaan energi di antara kedua konformasi itu adalah 2,9 kkal/mol. Jika dibandingkan keduanya, posisi eklips lebih stabil dibandingkan posisi stegert karena adanya tolakmenolak antar awan elektron atom H terhadap elektron ikatan sehingga menyebabkan jarak ikatan antar atomnya mendekati sudut kestabilan antar atom. Pada butana juga memiliki dua konformasi yaitu konformasi steggerd dan eklips. Konformasi steggerd pada butana ini ada dua yaitu staggerd ganche dan steggerd anti atau staggerd trans. Staggerd ganche tarjadi pada pemutaran dengan sudut 60o dan 300o sedangkan staggerd anti pada sudut 180o. Pada pengamatan atom C2 dan C3 menjadi atom pusat. Pada pengamatan alkena dan alkuna yaitu membuat struktur etena dan etuna. Senyawa alkena merupakan deret hidrokarbon yang di berikan yang di cirikan oleh adanya ikatan rangkap 2 yang menghubungkan 2 atom karbon yang berdekatan. Rumus umum dari alkena yaitu C nH2n. Adanya ikatan rangkap 2 pada alkena menunjukkan ketidak jenuhan serta menunjukkan reaksi adisi. Selain itu, senyawa-senyawa alkena juga menunjukkan adanya
  16. 16. keisomeran geometeri (cis-trans). Pada senyawa etena, C2H4, untuk membentuk ikatan dengan tiga atom lain, atom C menggunakan tiga orbital bastar yang ekivalen sp2, yang terbentuk dengan percampuran sat orbital s dan dua orbital p. orbital sp2 terletak pada satu bidang dan berarah ke tiga sudut segitiga sama sisi, sehingga sudut antara masing-masing orbital sebesar 120 o. Senyawa etena, tidak seperti senyawa etana C2H6, rotasi dari dua gugus metil terhadap ikatan tunggal karbon-karbon (yang berupa ikatan sigma) adalah cukup bebas. Pada molekul yang mengandung ikatan rangkap seperti etena C2H4, selain ikatan sigma ada satu ikatan pi antara kedua atom karbon. Rotasi disekitar atom karbon-karbon tidak mempengaruhi ikatan sigma itu, akan tetapi hal itu menyebabkan dua orbital 2pz pindah keluar bidang tumpangtindih, dan karena itu merusak sebagian atau seluruh ikatan phi. Proses ini memerlukan input energi sebesar 270 kJ/mol. Dengan alasan ini, rotasi ikatan rangkap dua karbon-karbon menjadi terbatas, tetapi tidak mustahil. Senyawa alkuna merupakan deret hidrokarbon yang di hubungkan oleh ikatan rangkap 3 yang menghubungkan 2 atom kabon berdekatan. Alkuna juga menunjukkan reaksi adisi pada alkena , dan pada alkuna adisi terjadi dua kali . misalnya etuna jika di adisi dengan H2 maka akan menghasilkan etena dan jika di adisi lagi dengan H2 maka akan terbentuk etana. Alkuna mempunyai rumus umum yaitu CnH2n-2, misalnya etuna yang merupakan o contoh dari akuna. Pada senyawa alkuna mempunyai panjang ikatan(1,470 A ). Perbedaan antara panjang ikatan alkana dan alkuna menyebabkan jarak antar inti pada senyawa alkana lebih kecil dibandingkan pada senyawa alkuna.
  17. 17. Pada senyawa alkana, selain rantai lurus terdapat rantai melingkar yang disebut sikloalkana. Salah satu contoh sikloalkana yaitu siklopropana dan siklobutana. . Siklopropana merupakan siklo rantai melingkar dengan 3 atom C, sudut yang terbentuk adalah 60o yang di bentuk antara C-C, hal ini menunjukkan siklopropane kurang stabil, di karenakan sudut yang terbentuk sangat jauh perbedaannya dengan sudut tetrahedral, sedangkan sudut tetrahedral merupakan sudut yang paling stabil. Siklobutana juga merupakan alkana rantai melingkar dengan 4 atom C. sudut ikatan C-C adalah 90o, kedua senyawa ini kurang stabil karena interaksi antara atom H yang terikat pada atom C sangat kuat karena jaraknya berdekatan sehingga ikatannya mudah putus/patah. Pada penggambaran struktur dari sikloheksena mampu membentuk 2 bentuk yaitu sikloheksena bentuk perahu dan sikloheksena bentuk kursi. Dari kedua konformasi ini yang paling di sukai adalah konformasi bentuk kursi, di mana semua sudut C-C-C normal 109,5 o, serta semua proyeksi bersilang dengan sempurn. Pada konformasi kursi juga semua H terbagi dalam dua macam yaitu aksial dan ekuatorial. Tiga H aksial terletak di atas di bidang rata-rata cincin C dan tiga lainnya berada di bawah bidang rata-rata cincin C dan tiga lainnya berada di bawah bidang. Selain itu juga pada konformasi kursi, atom H tersusun rapi dan kedudukan aksial dan ekuatorial dan menurut Newman tidak ada konformasi tindih yang terjadi. Keadaan ini menunjukkan interaksi atom H sangat kecil. Tingkat kestabilan antara siklopropana, siklobutana dan siloheksana, maka yang lebih stabil adalah sikloheksena
  18. 18. karena strukturnya tidak kaku sehingga ikatannya tidak mudah putus serta interaksi antara atom-atomnya sangat kecil. Benzena merupakan senyawa hidrokarbon dengan 6 buah atom C dengan tiga ikatan tunggal, sehingga mampu mengikat 6 atom H (C6H6). Oleh karena pengaruh dua ikatan ini, maka struktur benzena adalah datar. Dengan posisi tiga ikatan dan ikatan tunggal yang berselang-seling. Benzena dapat beresonansi sehingga benzena sering sebagai segi 6 dengan bulatan ditengah, hal ini belum di benarkan di karenakan tidak mungkin semua ikatan membentuk ikatan rangkap. Hasil mensubtitusi dari benzene tidak memiliki isomer tetapi di subtitusi memiliki tiga isomer yaitu orto, meta dan para. Selain itu panjang ikatan antara karbon-karbon sama besarnya yaitu berada di antara panjang ikatan tunggal C dan C rangkap. Isomer adalah senyawa-senyawa dengan rumus molekul yang sama tetapi dengan sifat fisika atau kimia yang berbeda, karena letak atom-atommya yang berbeda. Isomer secara struktural terdiri atas isomer rantai, isomer posisi, isomer fungsi dan isomer geometri. Isomer rantai yaitu isomer yang berbedabeda pada struktur rantai C. Isomer struktur adalah isomer yang mempunyai rantai yang sama, tetapi letak gugus fungsi atau subtutiuennya berbeda, namun tidak mengubah kerangka atom karbonnya. Isomer fungsi adalah isomer dengan rumus molekul yang sama tetapi gugus fungsinya berbeda. Pada alkohol dan eter, dengan rumus umum CnH2n+2O. Isomer yang bisa dibuat yaitu isomer fungsi, isomer rantai dan isomer posisi, misalnya isomer dari C 3H7OH yaitu isomer fungsinya metoksi etana, serta isomer rantainya yaitu 2-
  19. 19. propanol. Contoh dari isomer benzena yaitu dimetil benzena, metil benzena dan lain sebagainya. BAB V PENUTUP I. Kesimpulan
  20. 20. Berdasarkan hasil percobaan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut : 1. Dengan molimod dan software kimia kita mampu memvisualisasikan model-model molekul hidrokarbon beserta strukturnya. 2. Panjang ikatan dan sudut ikatan pada senyawa organik berbeda satu sama lain tergantung pada molekul yang dibentuknya. 3. Senyawa hidrokarbon memiliki isomer gugus fungsi. Misalnya pada C3H7OH yang memiliki isomer dalam bentuk alkohol dan eter. II. Saran Adapun saran yang saya ajukan setelah mengikuti percobaan model hidrokarbon ini yaitu molekul digambar dengan benar, dan bahan yang digunakan dalam hal ini molimod dibuat dalam bentuk yang lebih bagus lagi. DAFTAR PUSTAKA Bresnick, Stephen, M.D., 2004. Intisari Kimia Organik. Hipokrates. Jakarta
  21. 21. Haryanto, Rachmat dan Hermiyanto, Heri, 2006. Potensi batuan sumber (source rock) hidrokarbon di Pegunungan Tigapuluh, Sumatera Tengah. Jurnal Geologi Indonesia. Vol. 1 No. 1. Pusat Survei Geologi. Bandung. (diakses tanggal 1 Desember 2013). Setiadi, 2005. Uji Kinerja Katalis ZSM-5 dalam Konversi Aseton menjadi Hidrokarbon Aromatik. Riset Grup Chemical Reaction Engineering and Catalysis, Departemen Teknik Kimia. Fakultas Teknik, Universitas Indonesia, Kampus UI : Depok. (diakses tanggal 1 Desember 2013). Sukarmin, 2004. Hidrokarbon dan Minyak Bumi. Bagian Proyek Pengembangan Kurikulum Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta. (diakses tanggal 1 Desember 2013). Tahir, I. 2006. Pemanfaatan Software Kimia Komputasi Untuk Pembelajaran IlmuKimia Tingkat Smu Melalui Visualisasi Model Molekul. Vol 5(2):12 Universitas Gadjah Mada: Yogyakarta. (diakses tanggal 1 Desember 2013). ABSTRAK Senyawa hidrokarbon terdiri atas hidrogen dan karbon. Ikatan karbon dan hidrogen dapat tersusun sebagai rantai terbuka ataupun rantai tertutup. Senyawa
  22. 22. hidrokarbon yang rantainya tersusun terbuka disebut sebagai hidrokarbon alifatik. Tujuan praktikum dari percobaan ini yaitu dapat membuat model-model molekul senyawa organik, dapat menggambarkan struktur molekul senyawa organik dalam tiga dimensi, serta memberikan gambaran isomer. Prinsip praktikum dari percobaan ini yaitu model hidokarbon yang berupa karbon tetrahedral, alkana dan alkil, alkena dan alkuna, Sikloalkana dan isomer gugus fungsi dalam di gambarkan dalam tiga dimensi dengan menggunakan model (molimod). Atau bell dan stick model. Berdasarkan susunan atom karbon dalam molekulnya, senyawa karbon terbagi dalam 2 golongan besar, yaitu senyawa alifatik dan senyawa siklik. Senyawa hidrokarbon alifatik adalah senyawa karbon yang rantai C nya terbuka dan rantai C itu memungkinkan bercabang. Sedangkan Senyawa hidrokarbon siklik adalah senyawa karbon yang rantai C nya melingkar dan lingkaran itu mungkin juga mengikat rantai samping. Pada percobaan ini bentuk molekul yang akan dibentuk yaitu atom karbon tetrahedral misalnnya metana. Alkana dan alkilnya misalnya etana dan butane. Alkena dan alkuna misalnya etena dan etuna. Sikloalkana misalnya siklopentana dan sebagainya. Membuat struktur benzene (C6H6). Serta isomer gugus fungsi. Kesimpulan setelah melakukan percobaan ini yaitu Dengan molimod dan software kimia kita mampu memvisualisasikan model-model molekul hidrokarbon beserta strukturnya. Panjang ikatan dan sudut ikatan pada senyawa organik berbeda satu sama lain tergantung pada molekul yang dibentuknya. Senyawa hidrokarbon memiliki isomer gugus fungsi. Misalnya pada C3H7OH yang memiliki isomer dalam bentuk alkohol dan eter. Kata kunci : hidrokarbon, model molekul, senyawa organik, isomer LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I PERCOBAAAN II
  23. 23. MODEL HIDROKARBON OLEH : NAMA : WA ODE AMALIA STAMBUK : A1C4 12 051 KELOMPOK : III (TIGA) ASISTEN PEMBIMBING : LA ODE HARIMIN LABORATORIUM PENGEMBANGAN UNIT KIMIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS HALU OLEO KENDARI 2013 TUGAS SETELAH PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I PERCOBAAAN II MODEL HIDROKARBON
  24. 24. OLEH : NAMA : WA ODE AMALIA STAMBUK : A1C4 12 051 KELOMPOK : III (TIGA) ASISTEN PEMBIMBING : LA ODE HARIMIN LABORATORIUM PENGEMBANGAN UNIT KIMIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS HALUOLEO KENDARI 2013 TUGAS SETELAH PRAKTIKUM 1. Gambar rumus struktur dari : a. 10-(1-metil pentil eikosana)
  25. 25. b. 5, 6 dietil – 3, 3, 7 trimetil 2 nonanol Jawab : C2H5 H2C C C H2 OH C2H5 H2 C CH3 H CH C CH H3C C2H5 H2 C C H2 H2 C CH3 2. Tuliskan struktur dan nama isomer dari C8H18 Jawab : H2 H2 H2 H2 H3C C C C C C CH3 H2 n-oktana H2 H2 H2 H H3C C C C C C H2 H3C 2 metil heptana CH3 H2 H2 H H2 H3C C C C C C CH3 H2 CH3 3 metil heptana CH3 H2 H2 H3C C C C C CH3 H2 H3C 2,2 dimetil heksana CH3 H H2 H3C C CH C C CH3 H2 H3C 2,3 dimetil heksana H3C H C H3C H2 CH3H2 C C C CH3 H 2,4 dimetil heksana
  26. 26. H2 H H2 H2 H3C C C C C C CH3 H2 CH3 H C H3C H3C 2,5 dimetil heksana 4 metil heptana CH3 H2 H2 H3C C C C C CH3 H2 CH3 H3C H H2 H3C C CH C C CH3 H2 CH3 3,4 dimetil heksana 3,3 dimetil heksana CH3 H2 H H3C C C C H2 H C C C CH3 H2 CH3 CH3 H3C CH3 CH3 CH3 H H CCH C CH3 2,3,3 trimetil pentana Jawab : H3C C H2 CH2 H3C C H2 HO n-butanol CH3 H3C CH CH2 H C CH3 HO 2-butanol H2 H3C C O H2 C CH3 HO isopropil alkohol H3C O H C CH3 CH3 etil isopropil eter CH3 2,3,4 trimetil pentana 3. Tuliskan struktur dan nama isomer dari C4H8O H2 C CH3 dietil eter H3C O H2 H2 C C CH3 etil propil eter
  27. 27. 4. Gambarkan rumus bangun isomer 2,4 heksadiena. Jawab : H3C C C C C CH3 H H H H 2,4 heksadiena CH3 CH2 H2 C C C C CH3 H H 2,3 heksadiena H2 C C C C CH3 H H H 2,5 heksadiena H2 H2C C C C C CH3 H H H 1,4 heksadiena H2 H2 C C C CH3 H 1,2 heksadiena H2C C H2 C CH3 H2C C C C H H H 1,3 heksadiena H 2 H2 H2C C C C C CH2 H H 1,5 heksadiena H2C C H2 C C CH3 CH3 3 metil 1,2 pentadiena H2C C H C C CH3 H C H3 4 metil 1,2 pentadiena H2C C C C CH3 H H CH3 3 metil 2,4 pentadiena H2C C C H CH3 C CH3 H 2 metil 2,4 pentadiena H2C C C C CH3 H H CH3 3 metil 1,3 pentadiena H2 CH2 H2C C C C H CH3 H H2C C C C CH2 H H CH3 2 metil 1,4 pentadiena H H H2C C C C CH3 CH3 4 metil 1,3 pentadiena H H H2C C C H C CH2 CH3 3 metil 1,5 heksadiena 3 metil 1,4 pentadiena H2C C H H C C CH3 CH3 2 metil 1,3 pentadiena H H2 CH3 H2C C C C CH2 2 metil 1,5 heksadiena CH3 H3C C C C CH3 H 2 metil 2,3 pentadiena
  28. 28. 5. Mengapa atom C dapat membentuk ikatan tunggal, rangkap dua dan rangkap tiga dengan atom C yang lain ? Jawab : Atom C memiliki 4 elektron valensi pada kulit terluarnya. Keempat elektron ini digunakan untuk berikatan dengan sesamanya atau dengan atom yang lain untuk mencapai oktet. Keadaan ini memungkinkan atom C untuk melakukan hibridisasi sp3, sp2, dan sp. Dalam setiap molekul, setiap atom karbon terikat pada empat atom lain dalam keadaan hibrida sp3 dan keempat ikatan karbon inilah yang dinamakan ikatan sigma. Bila karbon terikat pada empat atom lain hibridisasi sp3membolehkan tumpang tindih maksimal dan menempatkan keempat atom yang menempel pada jarak maksimum yang satu dari yang lain. Pada hibridisasi sp2, setiap atom karbon yang terikat pada tiga atom lain memungkinkan adanya orbital p pada karbon sp 2 yang tumpang tindih dengan orbital p lain yang berdekatan, yang dapat berupa atom karbon lain atau suatu atom dari unsur lain. Tumpang tindih orbital p inilah yang membentuk ikatan phi ( τ ). 6. Mengapa butana dapat membentuk posisi stegert dan eklips ? Mana yang lebih stabil dari posisi tersebut ? Terangkan Jawab : Karena dalam butana terdapat dua gugus metil yang relatif besar, terikat pada dua karbon pusat. Dipandang dari kedua karbon pusat, hadirnya gugus-gugs metal ini menyebabkan terjadinya dua macam konformasi goyang yang
  29. 29. berbeda dalam hal posisi gugus-gugus metil yang satu dengan yang lain. Konformasi inilah yang disebut posisi stegart dan eklips. Jika dibandingkan keduanya, posisi eklips lebih stabil dibandingkan posisi stegert karena adanya tolak-menolak antar awan elektron atom H terhadap elektron ikatan sehingga menyebabkan jarak ikatan antar atomnya mendekati sudut kestabilan antar atom.

×